
menjelang malam dan setelah menjalankan shalat magrib berjamaah yang dilaksanakan disalah satu sudut rumah yang sudah direnovasi menjadi mushola,keluarga Maladewa kini tengah makan malam bersama dengan formasi lengkap ditambah dengan satu anggota baru dirumah itu.
Hasna yang masih nampak kikuk dan canggung berusaha melayani Arsain layaknya seorang istri.Lahir dan tumbuh dikeluarga yang harmonis membuat Hasna sedikitnya tahu apa yang harus dilakukan seorang istri.
Belajar dari pengalaman dan juga melihat bagaimana Ummi Nurmala dan juga Kak Aida memperlakukan sang suami membuat Hasna sedikit tahu bagaimana melayani suami setidaknya saat akan menyantap makanan.
Arsain sendiri hanya bisa tersenyum melihat bagaimana piawai nya Hasna mengambilkan nasi dan beberapa lauk untuk disantap olehnya.
"Ini Mas makanan"ujar Hasna menyodorkan satu porsi nasi lengkap dengan sayur kesukaan Arsain yang sebelumnya sudah diberi tahukan oleh Nenek Nilam.
"Terima kasih"
"Sayang nya mana?kok nggak ada kata sayang nya?"tanya Kakek Ardana yang gemas melihat kedua pasutri baru itu.
"Ma_maksud Kakek apa?"
"Gini ya Ar,kunci keluarga harmonis itu ada disuami yang tidak segan dan tidak malu untuk mengungkapkan kata maaf,terima kasih dan juga sayang.Dan biasakan panggil seorang istri itu dengan kata sayang biar hubungan dan perasaan kalian menyatu seutuhnya"jelas Ardana yang memang sebucin itu terhadap pasangan nya meski tidak lagu muda.
"Biarkan mereka beradaptasi dulu Pah,mereka kan baru kenal beberapa hari langsung nikah"kini Nenek Nilam yang menjawab karena melihat Arsain dan Hasna sudah terlihat sama sama malu dan juga gugup.
"Itu jauh lebih baik,dari pada kita harus kehilangan dulu baru bisa meresmikan hubungan"lanjut Kakek Ardana tiba tiba menjadi sendu.
__ADS_1
"Jangan dibuat sedih Pah,kita sudah buat dia menderita selama sisa hidupnya.Biarkan dia tenang sekarang dengan melihat orang yang dia tinggalkan hidup bahagia"sambung Zio saat menyadari siapa yang Ardana maksudkan.
"Sudah sudah lebih baik kita mulai makan,sebentar lagi waktu isya tiba"ujar Nenek Nilam yang selalu menjadi penengah.
Kelimanya pun kompak menyantap makan malam yang kini diisi dengan obrolan ringan tentang pekerjaan dan juga rencana Arsain melanjutkan kuliah nya.
Setelah merampungkan makan malam serta shalat isya berjamaah semuanya pun kompak masuk kedalam kamar masing masing guna mengistirahatkan tubuh lelah mereka.
Kecanggungan nampak lagi dikamar Arsain dan juga Hasna.Kedua anak muda itu bukan nya merebahkan tubuh malah sama sama berdiri didepan ranjang king size milik Arsain dengan wajah yang sama sama kebingungan.
"I_ini sudah larut Na,lebih baik kamu tidur"ucap Arsain membuka suara setelah hampir setengah jam keduanya terdiam membisu.
"Mas juga,ki_kita tidur bareng"jawab Hasna malu malu.
"Ah,ma_maksud Hasna tidur sama sama"
"Oh kirain sudah siap"
"Siap apa?"
"Tidur bareng"
__ADS_1
"Na_nanti ya Mas,Hasna masih masa priode"
"Priode?priode apa?priode nemerima aku sebagai suami gitu,atau ptiode apa?"
"Ya ampun ini orang nilai akademinya berapa sih?masa iya harua aku jelasin kalau aku lagi datang bulan,ya Allah kan malu"gumam Hasna dalam hati.
"Bu_bukan itu,ta_tapi Hasna lagi kedatangn tamu bulanan Mas"
"Tamu bulanan?kamu punya utang bulanan?eh tunggu dulu,perasaan dari tadi tidak ada tamu deh?tamu yang mana Na?"
"Ya Allah,ya Gusti,ya Robb...punya suami kok gini amat ya?"
"Astaghfirullah Mas,masa harus aku jelasin kalau aku lagi datang bulan?masih ga tahu juga?aku lagi haid Mas lagi haid.Susah ah aku mau tidur"
Merasa kesal dengan sikap konyol Arsain Hasna pun mendahului suaminya naik ke atas ranjang lalu merebahkan dirinya disana.
Sementara Arsain sendiri hanya bisa tersenyum melihat sikap Hasna yang ternyata seorang cewek yang ngambekan.
Arsain bukan nya tidak tahu apa yang dimaksud oleh Hasna,hanya saja itu dia lakukan agar kecanggungan diantara mereka hilang secara alami.
Setelah melihat Hasna tertidur Arsain pun ikut naik ka atas ranjang nya dan berbaring disamping Hasna.
__ADS_1
Keduanya pun nampak terlelap tidak lama setelah keduanya berbaring diranjang yang sama.
...****************...