
Sementara Saina sendiri masih betah mengurung diri didalam kamar yang tidak terlalu luas namun masih nyaman untuk ditempati.
"Bagaimana apa kamu sudah bicarakan dengan ketua RW disini tentang kondisi Saina?"tanya Mang Maman yang merupakan paman Bu Nilam dari pihak ayahnya.
"Kemarin kami sudah bermusyawah dengam beliau dan beberapa perwakilan warga Mang,meski awalnya banyak yang menentang dan menolak kehadiran Saina dalam keadaan hamil seperti ini tapi setelah mendengarkan penjelasan nya.Akhirnya semua setuju untuk menerima dan membantu jika Saina membutuhkan bantuan"jelas Nilam pada Mang Maman.
"Syukurlah jika begitu,tapi apa sebaiknya anakmu dinikahkan saja?kasihan anaknya jika tidak memiliki status"
"Belum terpikirkan Mang,lagi pula siapa yang mau menerima wanita hamil untuk dijadikan istri Mang?akan sulit nantinya"
"Ya dicoba dulu atuh,siapa tahu ada yang bersedia"
"Siapa atuh Mang yang mau?Sari kan juga baru disini masa langsung cari calon mantu?"jawab Bu Nilam terkekeh mendengar permintaan sang paman.
Bu Nilam adalah Sari,seorang gadis desa yang jatuh cinta pada pria yang salah.Berbeda kasta membuat Bu Nilam atau Sari sadar betul untuk tidak berharap banyak meski pun seribu janji terucap indah dari mulut sang kekasih.Dan memang saat bersama dengan keluarga dia memanggil dirinya Sari.
(Sudah bisa ditebakkan siapa Bu Nilam dan apa hubungan nya dengan Ardana kan?kepo kisah selanjutnya?simak terus disini ya 🤗🤗).
__ADS_1
Tidak jauh berbeda dengan Saina.Zio pun kini lebih banyak menghabiskan waktunya didalam kamar.
Bahkan ke acara kelulusannya pun Zio tidak datang.Penyesalan nya terhadap Saina semakin hari semakin bertambah dan membuatnya sesak.
Bayangan bagaimana wajah sedih dan kecewa Saina diterakhir mereka bertemu selalu berseliweran dibenaknya.
Seakan alam tidak mengijinkan Zio untuk melupakan hal menyedihkan bagi Saina.Hatinya semakin terasa diremas saat kembali mengingat kata kata kasar yang dia lontarkan pada gadis lugu itu.
Zio mengutuk dirinya sendiri saat kini menyadari betapa polosnya Saina dan akan sangat tidak mungkin mampu menjajakan tubuhnya kepada sembarang pria.
Bukan nya mereka tidak datang namun Ziolah yang menolak kehadiran Raja dan Angga karena untuk Bayu sendiri dia sudah terlebih dahulu terbang ke London untuk melanjutkan studinya disana.
Meski awalnya Bagu ragu dan menolak saran sang ayah yang menyuruhnya berkuliah luar karena pikiran nya masih dipenuhi oleh rasa khawatir akan nasib Saina.
Tapi yang dikatakan sang ayah pun ada benarnya.Biarkan Saina menata hidup tanpa kehadiran mereka.Tunjukan pada Saina dan perjuangkan dia setelah kamu sukses dan mapan.
Yakin dan percaya jika Saina dimana pun dia berada dia akan baik baik saja dan akan bangkit dari keterpurukan nya.Begitulah ayah Bayu meyakinkan nya agar menerima tawarannya melanjutkan studinya di London.
__ADS_1
"Bangkitlah,merenung terus menerus tidak akan merubah semuanya dan tidak akan mengembalikan semua ketempat semula.Bangulah dan berusahalah,pantaskan dirimu untuk memperjuangkan Saina kelak.Jika tuhan berkendak maka sejauh apa pun dan selama apapun kalian berpisah maka suatu saat kalian pasti akan dipertemukan kembali dan persatukan kembali"ucap Papah Ardana yang sudah tidak sanggup melihat keponakan yang berada didalam keterpurukkan.
"Apa masih belum ada kabar tentang mereka Pah?"lirih Zio yang sudah kehilangan semangat hidupnya.
Bahkan hari harinya tidak pernah lepas dari ranjang.Zio hanya akan meninggalka ranjang saat mandi dan makan saja sisanya dia akan kembali berbaring dan kadang menangis saat tidak ada juga kabar tentang nasib Saina diluar sana.
"Mungkin tuhan masih belum cukup menghukummu Nak,bersabarlah dan bangkit jadilah manusia sukses agar kamu bisa dengan mudah diberi jalan untuk memperjuangkan nya kembali"
Mendengar ucapan Papah Ardana,Zio pun hanya mengangguk lemah.Mungkin benar merenung saja tidak akan pernah cukup untuk menghilangkan rasa penyesalan nya.
Zio harus bangkit,dia harus punya setidaknya dukungan yang kuat agar kelak tidak kehilangan Saina kembali.Zio pun mulai menata kembali hidupnya.
Melanjutkan kuliahnya adalah langkah awal untuk Zio agar bisa menggapai tempat persembunyian Saina.Meski belum tahu Saina kini ada dimana.
Setidaknya itu akan mudah jika Zio menjadi orang yang sukses dan berkuasa.Karena dengan dukungan materi yang berlimpah akan memudahkan segalanya.
...****************...
__ADS_1