
Tiga hari sudah Zio dirawat dirumah sakit dan selama itu juga Arsain tidak pernah bertemu dengan Hasna.
Meski keduanya masih setia menemani Zio,namun bagaikan main kucing kucingan.Disaat Arsain datang Hasna sudah pulang dan disaat Arsain pulang Hasna yang datang.
Sungguh kegiatan yang membuat Arsain galau sendiri.Bahkan siang ini terlihat banyak melamun dan tidak fokus saat mengikuti materia dikelasnya.
"Ar,kamu sakit?"suara lembut Naya membangunkan nya dari lamunan panjang tentang gadis berhijab yang sudah 3 hari ini tidak dia temui.
Kini Arsain yang ditemani Naya tengah makan siang dikantin kampus setelah menyelesaikan jam pertama kuliahnya yang cukup membosankan menurut Arsain yang tengah dilanda galau karena belum juga bertemu dan menjelaskan prihal yanh dilihat Hasna 3 hari lalu,disaat Arsain memeluk Naya.
"Hah?kamu nanya apa?maaf aku kurang enak badan jadi kurang fokus"jawab nya sembari membenarkan posisi duduknya menjadi agak sedikit tegak.
Mendengar jawaban Arsain reflek Naya mengulurkan tangan nya kearah dahi Arsain untuk mengecek suhu tubuh pria bertubuh kekar itu.
"Astaghfirullah al Adzim,kamu ngapain?"tanya Arsain yang kaget saat tangan Naya menyentuh dahi nya dan reflek menjauhkan wajahnya dari tangan Naya.
"Aku cuma mau cek suhu tubuh kamu Ar,katanya tadi kamu nggak enak badan"
"Sudah,aku nggak apa apa kok"jawab Arsain sembari menegakkan duduknya lalu mengalihkan tatapan nya kesembarang arah.
Lagi lagi kedekatannya dengan Naya harus tertangkap oleh sepasang mata yang kini hanya menatap datar keduanya.
Tidak ada air mata diwajah cantik itu meski rasa kecewa begitu tinggi terhadap pria yang sudah 3 hari ini begitu dia hindari.
__ADS_1
Niat untuk mengisi perutnya yang sudah keroncongan pun urung dia lakukan.Hasna berbalik dan pergi begitu saja dari sana, terlalu sakit untuknya jika terus menerus menyaksikan kedekatan Arsain bersama wanita lain namun tanpa Hasna duga jika Arsain ternyata mengejar dirinya dan menarik pergelangan tangannya,agar Hasna menghentikan langkahnya
"Kamu mau ke mana aja?kenapa selalu menghindariku?ayo kita bicara,banyak hal yang ingin aku katakan padamu"ucap Arsain saat Hasna menghentikan langkahnya
"Apa yang ingin Mas bicarakan?"jawab Hasna
"Jangan di sini,ayo kita pulang"
"Tapi aku tidak bisa,masih ada kelas nanti siang"
"Ya sudah nanti sore kita pulang bareng"
"Insya Allah"
Menjelang sore Hasna bergegas menuju pintu gerbang untuk menepati janji nya pulang bersama dengan suami untuk pertama kalinya.
Hasna mempercepat langkahnya karena takut jika sang suami menunggunya terlalu lama di sana
Namun lagi-lagi pemandangan yang begitu enggan Hasna lihat terulang kembali.Saat tiba didekat pintu gerbang ternyata Arsain tidak sendirian melainkan bersama seorang wanita yang kemarin Hasna lihat ada dalam pelukan Arsain.
Hasna tetap melanjutkan langkahnya namun saat akan mendekati Aesain Hasna melihat sosok pria yang kemarin mengantarkannya pulang didekat sebuah mobil yang terparkir di parkiran tempat sebelah Hasna berdiri
Hasna yang enggan mendengar ucapan Arsain tentang siapa wanita itu dan bagaimana perasaannya kepada wanita itu pun memilih berbelok
__ADS_1
Mendekati pria yang hendak masuk ke dalam mobil
"Assalamualaikum"ucapan Hasna mengucap salam pada pria yang sudah memasukkan setengah tubuhnya ke dalam mobil
"Waalaikumsalam,Eh kamu?ada apa?"tanya Rayyan
"Kak boleh nebeng nggak sampai halte?"tanya Hasna ragu-ragu
"Oh jadi kamu mau nebeng?"
"Iya Kak jika diperbolehkan"
"Ya sudah sana masuk,soalnya aku buru-buru mau ke kantor papa"
"Iya Kak,sebelumnya terima kasih ya"
"oke setelah mendapat izin dari Rayyan Hasna pun mulai mengitari mobil lalu masuk dan duduk di jok penumpang.
Hasna yang masih belum siap mendengar kejujuran Arsain tentang siapa wanita itu pun memilih menghindar untuk menata hatinya kembali dan mencoba ikhlas melepaskan meskipun rasanya begitu sakit.
...****************...
Note.Maaf ya baru bisa up,berhubung dua hari kemarin bener bener sibuk didunia nyata 🙏🙏🥰🥰
__ADS_1