
Arsain mengembangkan senyum nya saat melihat sesosok wanita cantik berhijab warna moca polos,senada dengan gamis bermotif bunga yang dia kenakan hari ini.
Arsain pun segera bangkit dari duduknya untuk menyambut kedatangan bidadari hatinya yang baru saja masuk dan menghampirinya diperpustakaan tempat Arsain menunggu kepulangannya sembari menyelesaikan tugas kuliahnya.
"Assalamualaikum,Mas"
"Waalaikum'salam sayang,baru beres ya kelasnya?"
"Iya,maaf nunggu lama ya?"
"Nggak berasa kok,kan sambil nugas juga"
"Tugas Mas nya mau diselesaikan disini apa dibawa kerumah?"
"Bawa kerumah aja,Nenek barusan nelpon.Katanya nggak boleh pulang telat biar bisa makan malam bareng"
"Ya sudah,lebih baik kita pulang sekarang"
__ADS_1
"Boleh,ayo"
Arsain pun segera membereskan buku buku dan laptopnya untuk dimasukan kedalam tas ransel yang selalu dia bawa kekampus.
Dengan menautkan jari jemari nya ditangan Hasna,Arsain membawa sang bidadari pemilik hatinya itu pergi meninggalkan perpustakaan kampus dan juga area kampus untuk kembali kerumah.
Dan lagi lagi,kemesraan Arsain dan sang istri tertangkap oleh netra Naya yang sengaja balik lagi kekampus untuk mencari keberadaan Arsain setelah mendapat info dari Bumi kalau Arsain masih stay dikampus.
Kedua tangan Naya terkepal kuat saat melihat Arsain kembali menggandeng tangan Hasna.Bahkan terlihat begitu erat menggengam tangan mungil wanita berhijab itu.
Sementara Arsain sendiri tidak pernah melepaskan tangan Hasna meski kini keduanya tengah berada didalam mobil.
"Mas lepas dulu tangannya,kamu lagi nyetir loh.Bahaya"protes Hasna yang mendadak khawatir saat Arsain menyetir mobil hanya dengan satu tangan.
"Ga mau,sudah terlalu nyaman.Lagian kamu tenang saja,dulu waktu masih jamannya sekolah aku ini seorang pembalap handal dan juga petarung yang jago.Jadi tenang saja,bersamaku kamu aman"
"Ck,sendirinya aja sampe dimasukkan kepondok sok sok an mau jagain aku"cebik Hasna sedikit meledek sang suami yang langsung mengingatkannya akan sebuah tempat yang menjadi tempat bersatunya mereka.
__ADS_1
"Kamu benar juga ya,tapi tenang saja.Kini Arsain yang sekarang bukan Arsain yang dulu.Oh iya,ngomong ngomong masalah pondok apa kamu sudah mendengar kabar tentang Nurma?"
Deg...
Jantung Hasna bagai berhenti saat mendengar satu nama yang membuatnya terlibat skandal memalukan hingga berakhir menikah dengan pria yang tidak Hasna kenali sebelumnya.
Melihat perubahan raut wajah dari istrinya saat mendengar nama yang menjebaknya dimalam itu bersama dengan Arsain hingga menjadikan keduanya sebagai pasangan halal padahal waktu itu mereka sama sekali tidak saling mengenal satu sama lain nya.
"Ikhlaskan yang telah terjadi,kita ambil hikmahnya saja.Toh dia sudah dengan tulus meminta maaf dan mengakui kesalahan nya"Arsain semakin mempererat genggaman nya saat melihat Hasna yang berubah muram saat mendengar nama 'Nurma'.
"Insya Allah aku sudah ikhlas Mas.Hanya saja masih terlalu sakit saat teringat kembali semua yang dia lakukan,karena dia aku membuat malu Abi dan Ummi,Bang Ilham dan juga Kak Aida.Karena dia juga aku harus menikah dengan pria asing.Padahal selama ini dia adalah orang terdekat aku Mas,dia bahkan tahu semua boroknya aku.Aku tidak menyangka jika dia tega berbuat itu sama aku Mas"lirih Hasna saat mengingat kembali kejadian dua tahun yang lalu.
Tepat satu bulan pernikahan Hasna dan Arsain keduanya kembali dihubungi oleh Ustad Ilham jika dalang dibalik skandal memalukan yang menimpa Hasna dan juga Arsain sudah ditemukan dan Ustad Ilham meminta Hasna dan Arsain kembali kepondok untuk menemui si pelaku.
.
🌸🌸🌸
__ADS_1