Mengejar Maaf Saina

Mengejar Maaf Saina
Seasion 2(Part.20)


__ADS_3

Tok tok tok...


Mendengar suara ketukan pintu redflek Hasna mendorong dada Arsain agar menjauh dari tubuhnya.


"Ar,Hasna ayo kita jemaah dulu Nak,habis itu kita makan malam Nak"seru Nenek Nilam dari balik pintu kamar Arsain.


Hasna pun segera bangkit dan turun dari ranjang.Beruntung hijab yang dia kenakan adalah sebuah bergo yang cukup lebar dan panjang jadi bisa menutupi gamis bagian dadanya yang terbuka.


Hasna pun segera membukakan pintu untuk sang Nenek yang sengaja mendatangi kamar cucunya untuk mengajak makan malam bersama.


"Iya Nek"ucap Hasna begitu pintu terbuka dan menampilkan wajah cantik Nenek Nilam meski sudah tidak muda lagi.


"Ayo turun,Ayah sama Kakek sudah menunggu kalian dimushola"


"Iya Nek,ayo Mas kita turun"


"Iya sayang,ayo"


Nenek Nilam tercengang hingga membeku ditempatnya berdiri,saat untuk pertama kalinya beliau mendengar Arsain memanggil Hasna dengan panggilan 'sayang'.

__ADS_1


"Kenapa Nek,kok bengong?ayo kita turun"ajak Hasna menggandeng tangan Nenek Nilam agar sama sama pergi mushola yang ada didalam rumah mewah itu..


"Hasna minta maaf ya Nek,tadi tidak sempat membantu menyiapkan makan malam nya"lanjut Hasna yang melihat Nenek Nilam hanya diam saja.


"Tidak apa apa Nak,kamu juga pasti cape dengan tugas kuliah mu.Tidak perlu memikirkan itu karena disini juga sudah ada art yang membantukan?lebih baik kamu fokus dengan kuliah dan juga suamimu"


"Iya Nek baiklah,terima kasih.Maaf jika Hasna merepotkan"


"Tidak sayang,kami justru senang saat kamu masuk kedalam keluarga ini dan mejadi bagian dari keluarga ini.Tolong maafkan Arsain jika dia melakukan hal yang membuatmu kurang nyaman atau mungkin menyakitimu secara disengaja atau pun tidak disengaja ya Nak"


"Iya Nek,Hasna akan mencoba terus belajar memahami dan memaklumi Mas Ar,Hasna juga akan berusaha menjadi istri sekaligus teman untuk Mas Ar"


"Tapi apa hubungan kalian sudah ada kemajuan?sepertinya tadi Nenek dengar jika Ar memanggilmu 'Sayang'?Nenek tidak salah dengarkan?"


Meski membutuhkan waktu dua tahun untuk Arsain mengakui pernikahan itu dan menganggap Hasna ada sebagai istri untuknya.


"Alhamdulillah,tentu sayang,Doa Nenek akan selalu menyertai kalian"


Kedua wanita beda usia itu pun berjalan berdampingan menuju kemushola untuk melakukan sholat Magrib berjamaah lalu setelah nya akan makan malam bersama dilanjut dengan kembali sholat Isya berjamaah.

__ADS_1


Setelah itu kegiatan bersama keluarga pun selesai.Selebihnya mereka akan melakukan kegiatan masing masing.


*


*


Pasangan pasutri itu pun kembali kekamar setelah menyelesaikan makan malam bersama dan juga ibadah berjamaah.


Dan untuk pertama kalinya Arsain menggandeng tangan sang istri saat berjalan menuju ke kamar mereka.


Hasna sendiri tidak bisa menutupi rona merah diwajahnya saat Arsain begitu erat menggenggam tangan mungilnya.


Rasa bahagia sungguh tengah mereka rasakan saat ini,dimana keduanya baru saja mengungkapkan perasaan mereka satu sama lain.


Kecemburuan dan kesalahpahaman diantara keduanya membawa mereka kedalam pusara cinta yang telah lama terpendam.


Senyum dan rona bahagia pun kini selalu terlihat diwajah keduanya.Bahkan Arsain sudah tidak segan segan lagi menampilkan kemesraan nya didepan keluarga.


Dan itu membuat Zio merasa lega,karena akhirnya Arsain bisa menerima Hasna dan memperlakukan Hasna sebagai seorang istri.

__ADS_1


.


🌸🌸🌸


__ADS_2