Mengejar Maaf Saina

Mengejar Maaf Saina
Seasion 2(Part.17)


__ADS_3

Rayyan menyerahkan ponsel yang ternyata tengah berbunyi dengan nama 'Mas Ar' tertera dilayar itu.


"Terima kasih"Hasna pun segera menekan tombol watna merah guna menolak panggilan itu dan segera masuk setelah berpamitan dengan Rayyan yang masih berdiri didepan pintu gerbang rumah itu.


Kebersamaan Hasna dan Rayyan tadi pun tidak luput dari tatapan marah dari seseorang yang kini tengah berdiri dibalkon kamarnya yang melihat secara langsung saat Hasna di antar pulang oleh seorang pria yang cukup familiar dimatanya.


Kedua tangan Arsain terkepal kuat saat melihat Hasna tersenyum ramah pada pria itu. Arsain pun menahan diri untuk tidak masuk dulu kedalam kamar demi menetralkan perasaan nya yang begitu bergemuruh dipenuhi rasa marah dan juga kecewa.


Hasna yang tidak menyadari jika Arsain ada disana,langsung melesat kekamar mandi demi membersihkan diri dan berganti pakaian.


Hasna memekik kaget saat membuka pintu Kamar mandi Arsain sudah berdiri didepan nya dengan mata yang menatap tajam ke arahnya.


Hasna yang hanya menggunakan handuk yang menutupi dada serta setengah pahanya itu tentu dibuat kaget serta malu tidak ketulungan.


Reflek Hasna pun segera menutup kembali pintu kamar mandi itu,namun sayang gerakkan nya kurang cepat karena Arsain sudah menahan pintu itu agar tetap terbuka.


"Ma_Mas"ucap Hasna terbata saat Arsain memajukan langkahnya dan ikut masuk kedalam kamar mandi.

__ADS_1


Hasna yang melihat ada yang aneh dengan sikap Arsain pun mundur perlahan sembari menutupi bagian dadanya dengan kedua tangan nya.


"Ma_Mas mau pakai kamar mandi ya?ka_kalau begitu i_ijinkan aku keluar dulu"Hasna semakin gugup dan takut kala Arsain terus maju mengikis jarak dengan nya.


"Mas,ada apa?kenapa diam saja?"tanya Hasna yang kebingungan melihat suaminya hanya diam namun tetap bergerak mendekat.


"Siapa dia?kenapa tidak menemuiku dan malah pergi dengan nya?"tanya Arsain akhirnya membuka suara setelah tubuhnya menempel ditubuh Hasna.


"Dia teman Mas,hanya teman tidak lebih"


"Aku_aku hanya belum siap mendengar semua penjelasan Mas tentang nya.Aku_aku tahu mas tidak mencintaiku dan mungkin menerima pernikahan ini dengan terpaksa,aku hanya belum siap saat Mas mungkin akan melepas ikatan ini,aku mohon tolong beri aku waktu untuk menata hati dan ikhlas menerima semua ini"lirih Hasna yang kini hanya bisa menundukan kepalanya.


Ketegaran yang ingin ditujukan olehnya didepan Arsain nyatanya tidak bisa dia lakukan kala sesak itu datang lagi mengingat bagaimana Arsain mungkin akan melepaskan ikatan suci diantara mereka demi mempertahankan cintnya pada wanita lain.


"Apa yang kamu bicarakan,hah?penjelasan tentang dia?memang ada apa dengan nya?"tanya Arsain lagi semakin mengikis jarak antara dirinya san juga Hasna.


"Bu_bukan kah Mas,menyukainya?dan Mas mau melepaskanku demi dia"lirih Hasna lagi.

__ADS_1


Mendengar ucapan Hasna Arsain hanya bisa menyatukan kedua alisnya.Dia tidak menyangka jika Hasna sudah berpikir sejauh itu hanya melihat dirinya memeluk Naya.


Gemes dengan jawaban yang Hasna uapkan serta rasa cemburu yang menyelimuti dirinya.Dengan gerak cepat Arsain menarik tengkuk Hasna dan mempertemukan bibir keduanya untuk pertama kalinya selama pernikahan mereka yang sudah memasuki tahun ke dua.


Hasna membulatkan matanya saat mendapatkan serangan dari Arsain.Hasna yang bingung harus melakukan apa hanya bisa mencengkram kuat kemeja yang dikenakan oleh Arsain hingga pangutan yang Arsain lakukan terlepas.


"Mas"lirih Hasna ditengah nafas yang memburu akibat pangutan yang dilakukan oleh suaminya.


"Jangan pernah tersenyum apalagi pergi dengan pria lain tanpa seijinku lagi,aku tidak suka.Mengerti?"


Arsain kembali menyatukan bibirnya dengan bibir Hasna setelah mendapatkan jawaban sebuiah anggukan dari istrinya itu.


Hasna yang diawal hanya diam kini mulai memberanikan diri membalas ciuman suaminya,meski masih kaku dan begitu amatiran keduanya pun larut dalam gelora hasrat yang kini menyelimuti keduanya.


Dan hanya dengan berbekal insting Hasna dan juga Arsain akhirnya,setelah menikah hampir dua tahun keduanya pun baru melaksanakan atau memberikan kewajiban nafkah batin untuk keduanya.


🌸🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2