Mengejar Maaf Saina

Mengejar Maaf Saina
Seasion 2(Part.24)


__ADS_3

Naya membeku ditempatnya saat melihat Arsain keluar dari mobilnya dengan seorang wanita berhijab.


Bahkan menatap tidak suka saat Arsain tersenyum hangat pada wanita yang entah itu siapa,yang pasti Naya tidak mengenalnya.


Hati Naya semakin memanas kala Arsain mengulurkan tangan nya untuk disentuh bahkan dicium oleh gadis itu.


hal yang begitu tidak disukai Arsain saat dirinya mencoba menyantuh tangan kekar milik pria idaman hatinya.


Naya mempercepat langkahnya guna mengatahui siapa wanita yang begitu teramat lancang itu,yang dengan pede dan beraninya menyentuh bahkan mencium tangan Arsain.


Namun sayang,saat Naya tiba didekat mobil Arsain,Hasna sudah pergi meninggalkan tempat itu menuju ke gedung fakultasnya berada.


Sedangkan Arsain sendiri masih setia menatap punggung sang istri yang perlahan menjauh dan hilang di ujung lorong yang menuju ke tempat dimana wanita cantik nan ayu itu menimba ilmu.


"Siapa dia Ar?"tanya Naya toi the point saat tiba didekat Arsain yang masih berdiri disamping mobilnya menatap kepergian sang istri.


"Astaghfirullah al adzim Naya,kaget tahu nggak"


"Dia siapa Ar?kok tumben kamu datang bareng cewek?"tanya Naya setengah mengintrograsi dirinya.


"Nyonya Arsain Maladewa"jawab Arsain santai sembari berlalu dari hadapan Naya dan itu membuat hati Naya semakin jengkel dibuatnya.


"Becanda kamu nggak lucu Ar"selak Naya yang kesal dengan jawaban Arsain sembari mengekori pria yang sudah lama dia sukai itu.


"Terserah,percaya atau nggak itu urusan kamu,bukan urusan aku"


Merasa tidak ada yang perlu Arsain jelaskan pada wanita yang kini sudah duduk dikursi disamping nya itu.Arsain pun mengabaikan kekesalan Naya dan memilih fokus dengan materi yang kini tengah diterangkan oleh dosen dikelasnya.

__ADS_1


*


*


["Pulang jam berapa Yank?"] ~ Hubby


"Satu jam lagi Mas,kalau Mas?"


["Ini lagi beres beres mau pulang"] ~ Hubby


"Oh gitu ya,ya sudah Mas duluan saja.Nanti aku pulang naik taksi"


["Nggak,aku tungguin kamu diperpustakaan kampus ya.Sekalian ada tugs yang mau aku selesaikan"] ~ Hubby


"Boleh jika Mas tidak keberatan"


"Me too"


Hasna tidak henti hentinya tersenyum malu saat membaca tiap pesan yang suaminya kirimkan ke ponselnya.


Hal itu tentu memancing rasa penasaran untuk pria yang sejak awal masuk kuliah sudah jadi teman untuk Hasna selama dikampus.


"Dari siapa?cowok kamu ya?"tanya Rey kepo


"Hah,bu_bukan,eh iya,eh bukan.Duh gimana bilangnya ya?"gumam Hasna yang membuat Rey menyatukan dahinya.


"Jawab itu yang jelas dong,paar atau bukan?"

__ADS_1


"Eeemmm,lebih tepatnya pacar halal"gumam Hasna masih malu malu mengakui statusnya karena hal ini belum dia bicarakan dengan Arsain.


Hasna bukannya mau menutupi pernikahan dan juga statusnya.Hanya saja,Hasna takut Arsain merasa tidak nyaman jika status keduanya di umbar.


"Hah,maksud kamu,kamu udah merried?"pekik Rey yang langsung dibungkam sebuah buku oleh Hasna.


'Sssttt,jangan keras keras.Ini masih rahasia,aku bilang kekamu biar tidak ada kesalahpahaman nantinya"jelas Hasna setengah berbisik.


"Wah,kamu benar benar buat aku jantungan Na"


"Ya maaf,tidak bermaksud begitu"


"Anak kampus ini juga?"


"Iya"


"Siapa?aku kenal?"


"Mungkin,tapi untuk sekarang aku tidak bisa bilang,soalnya belum dibicarakan.Takutnya beliau tidak berkenan jika status kami diketahui banyak orang.Apalagi kami masih sama sama mahasiswa"


"kejutan banget sih Na,tapi yang pasti aku ikut senang.Semoga pernikahan kamu langgeng hingga maut memisahkan"


"Aamiin Allahumma Aamiin".


.


🌸🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2