
"Tapi kami tidak berbuat apa apa Abi,demi Allah dan Rasullnya ini hanya salah paham"ucap seorang gadis barnama Hasna yang merupakan putri bungsu kyai Hasan disela isak tangisnya
Yang ditemani Ummi Nurmala dan juga Aida Kakak Iparnya.Dua wanita itu menghimpir Hasna dan memeluk erat tubuh kecil Hasna yang berada ditengah tengah mereka.
Kini kedua keluarga tengah berkumpul disatu ruangan keluarga yang terdapat dirumah utama sang kyai.
Zio dan Bu Nilam yang begitu kaget mendapati kabar Arsain dari orang pondok pun langsung mendatangi tempat yang sudah dua tahun ini dihuni oleh putra tunggal keluarga Maladewa itu.
Dengan perasaan yang berkecamuk menjadi satu kedua keluarga itu kini bertemu dan berkumpul untuk mengetahui kronologi kejadian yang sebenarnya.
"Kami tahu Nak,tapi semua penghuni pondok sudah terlanjur melihat kalian ada didalam ruangan yang sama dan keluar saat dini hari,bahkan Abi dan juga Bang Ilham ikut menyaksikan kalian keluar dari sana secara bersamaan.Dan hal itu membuat semua berpikiran negatif Hasna.Abi tahu putri Abi pasti tidak akan melakukan hal memalukan seperti itu dan Abi yakin kalau putri Abi bisa menjaga marwahnya"ucap Kyai Hasan menenangkan putri bungsunya yang nampak begitu terpukul dengan insiden yang dia alaminya dengan Arsain kemarin malam.
"Tapi tetap saja kalian harus menikah agar semua praduga dan tuduhan buruk itu tidak terus berlanjut yang akan membuat namamu jelek bahkan hina dimata umum Nak.Terima dengan ikhlas takdirmu Nak,Abi yakin Allah mempunyai rencana indah dibalik musibah ini"lanjut Kyai Hasan yang sebenarnya berat untuk menikahkan putrinya di usia yang masih mudah.
Bahkan belum genap 20 tahun.Tapi fitnah yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab itu membuat Kayia Hasan mau tidak mau harus segera menikahkan putrinya dengan pria yang terlibat skandal itu.
Zio sendiri masih menatap tak percaya pada putra tunggalnya itu.Selama ini Arsain sudah menunjukan pribadi yang jauh lebih baik.
__ADS_1
Namun entah karena apa dan karena masalah apa Arsain kini terlibat skandal memalukan yang membuat seisi pondok lumayan heboh.
"Apa kamu mencintai gadis itu?"tanya Zio yang diperbolehkan berbicara 4 mata dengan putranya disebuah kamar tamu dirumah besar milik Kyai Hasan sebelum acara sakral keduanya dilaksanakan.
"Tidak Yah,aku bahkan tidak mengenalnya"lirih Arsain.
"Lalu kenapa kalian bisa ada didalam sana dan baru keluar dini hari?"tanya Zio lagi setelah mendengar cerita tentang apa yang dilakukan sang putra dengan gadis yang ternyata anak dari si pemilik pondok.
"Aku disana untuk membersihkan tempat itu,dan untuk gadis itu sepertinya ada yang sengaja mengurungnya disana karena dia dimasukkan kesana dengan tangan terikat dan matanya juga tertutup kain"jelas Arsain menjelaskan apa yang terjadi malam itu.
"Apa sudah diselidiki?"
"Namun tetap saja kalian harus menikah Ar"
"Jika itu yang terbaik maka akan aku lakukan Yah"
"Lakukanlah dulu,untuk kedepan nya kita pikirkan nanti.Setidaknya masalah ini tidak akan berkembang dan menjadi lebih buruk dengan kalian menikah"
__ADS_1
"Iya Yah,aku akan menikahinya"
*
*
“Saya terima nikahnya dan kawinnya Hasna Khumaira Hidayat binti Hasan Malik Hidayat dengan mas kawinnya yang tersebut, tunai.”
"Bagaimana saksi?sah?"
"Sah"
"Sah"
Derai air mata Hasna mengiringi kata 'Sah' yang baru saja terucap dari para saksi dihari pernikahan dadakan yang dilakukan oleh Arsain dan juga Hasna.
Dua muda mudi yang tidak saling mengenal itu tidak pernah menyangka akan dipersatukan dalam ikatan suci karena sebuah insiden memalukan.
__ADS_1
...****************...