Mengejar Maaf Saina

Mengejar Maaf Saina
Seasion 2(Part.9)


__ADS_3

"Ya sudah kalau gitu,ayo ikut ke meja yang akan kamu tempati yang ada didekat meja aku"ujarnya tersenyum kikuk demi menutupi rasa malu karena sudah lancang menggengam tangan seorang wanita muslimah yang sholehah.


Tanpa menunggu lagi Pemuda itu berjalan ke arah belakang ruang kelas yang ternyata ada dua buah kursi kosong dibagian ujung.


Dengan perasaan sedikit ragu Hasna pun mengikuti langkah pemuda yang belum diketahui siapa dia karena memang belum berkenalan.


"Nah ini kursinya,ayo duduk.Nggak apa apa kan kalau duduk dibelakang gini?"


"Iya nggak masalah,terima kasih"


"Sama sama,kenalin nama aku Rey kalau kamu?"


"Hasna"


"Hasna ya?namanya bagus"


"Terima kasih"


"Terima kasih mulu,jangan sungkan jika butuh bantuan kamu bisa bilang sama aku"


"Baiklah"


Keduanya pun duduk menempati kursi masing masing setelah Dosen yang akan memberikan materia datang.

__ADS_1


Menjelang sore Hasna memutuskan pulang sendiri menggunakan taksi yang sebelumnya sudah dia pesan lewat aplikaai diponselnya.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya taksi yang dipesan Hasna tiba namun saat akan naik kedalam taksi itu.


Pandangan nya teralihkan pada sebuah mobil yang baru saja melewatinya dengan menampilkan Arsain dengan seorang wanita berada didalam mobil yang sama.


"Mas Arsain?dia sama siapa?bukan nya tadi bilang masih ada kelas ya?"gumam Hasna saat melihat suaminya pergi dengan seorang gadia yang tidak dia kenali.


"Neng jadi pesan nggak?"tanya supir taksi itu membangunkan lamunan Hasna.


"Astaghfirullah,maaf Pak jadi kok inj juga mau masuk"


Hasna pun akhinya masuk kedalam taksi meski didalam benaknya masih dipenuh rasa penasaran tentang siapa wanita yang bersama dengan suaminya itu.


*


*


Hasna bahkan begitu kecewa saat Arsain berbohong padanya dengan mengatakan tidak bisa pulang bersama karena masih ada kelas.


Namun nyatanya pria yang sudah menjadi suaminya selama satu tahun itu tidak ada kelas melainkan pergi dengan wanita lain.


Sakit,namun tidak ada alasan untuk mwrasa sakit toh selama ini Arsain jelas jelas memberi mereka jarak.Meski sudah menikah selama satu tahun Arsain tidak pernah terlihat menaruh hati padanya

__ADS_1


Bahkan meski tidur satu ranjang yang sama Arsain seperti tidak memiliki hasrat untuk menyentuhnya.Hasna sendiri sampai detik ini masih belum berani untuk bertanya karena Arsain selalu menghindarinya.


*


*


"Assalamualaikum"ucapan salam dari seseorang mencuri atensi Hasna yang bermula fokus pada tugas kuliahnya kini menoleh ke arah suara.


"Waalaikum'salam.Mas baru pulang?memang nya Mas dari mana?kok baru pulang selarut ini?"


Untuk pertama kalinya selama pernikahan mereka Hasna begitu antusian dengan kegiatan Arsain sehingga melontarakn banyak pertanyaan begitu melihat suaminya pulang.


"Hanya dikampus lalu kecafe kumpul sama anak anak"


"Dengan siapa saja Mas?"


"Sama Bumi dan Rasyid"


"Oh,ya sudah lebih baik Mas bersih bersih lalu istirahat"


Terlihat jelas raut wajah kekecewaan dari Hasna saat Arsain tidak menyebutkan nama gadis itu.Karena jikalau pun jujur Hasna tidak akan keberatan selama hubungan mereka murni sebagai teman biasa.


Namun nampaknya Arsain tidak berniat terbuka prihal gadis itu dan Hasna tidak bisa memaksa Arsain agar terbuka tentang nya.

__ADS_1


Hasna pun hanya menghela nafas panjang dan berat sebelum akhirnya memutuskan untuk membaringkan tubuh lelahnya diranjang besar dikamar itu.


Sesak rasanya saat melihat sang suami lebih nyaman dengan wanita lain dari pada dirinya yang seharusnya lebih bisa membuatnya nyaman.


__ADS_2