Mengejar Maaf Saina

Mengejar Maaf Saina
Seasion 2(Part.27)


__ADS_3

Dua tahun sudah usia pernikahan Arsain dan juga Hasna saat ini.Tidak ada pesta atau perayaan apapun untuk memperingati hari jadi pernikahan mereka.


Hasna dan juga Arsain sepakat hanya akan merayakan hari jadi pernikahan mereka yang kedua dengan berbagi.


Maka tepat dihari sabtu yang merupakan hari libur kuliah Arsain dan juga Hasna pergi mendatangi sebuah panti asuhan dengan membawa bingkisan bingkisan yang sudah disiapkan menejak dua hari yang lalu yang dibantu oleh para keluarga Maladewa termasuk Zio yang menyumbang dana cukup besar sebagai hadiah karena sang anak sudah melalui dua tahun pernikahan dengan baik.


Berhubung hadiah yang diterima dari ayah dan kakek Ardana cukup besar makan Hasna dan Arsain pun membagi nya menjadi empat bagian.


Dengan empat tempat yang berbeda,dan salah satunya adalah pondok Al Hasan.Arsain dan juga Hasna menyisikan seperempat rezeki yang mereka dapat sebagai hadiah pernikahannya untuk berbagi dengan teman teman dipondok sang ayah dari Hasna.


Dan hal itu pun disambut baik oleh Ustad Ilham yang kini sudah resmi menjadi pemilik pondok karena Kyai Hasan sudah menyerahkan urusan pondok sepenuhnya pada Ustad Ilham.


Sebenarnya Arsain pun pernah diminta untuk bertanggung jawab didalam kepengurusan pondok sebagai perwakilan dari Hasna,karena Hasna seorang wanita yang dimana seorang wanita sangat dilarang keras oleh Kyai Hasan masuk kedalam kepengurusan,


Maka suaminyalah yang akan menggantikan tanggung jawab dari Hasna sebagai bagian dari pondok dan juga salah satu anak dari sipemilik pondok itu sendiri.

__ADS_1


Namun Arsain tentu menolaknya karena tanggung jawab Arsain untuk perusahaan nya juga begitu besar dan itu tidak bisa diwakilkan seperti Hasna yang masih memiliki Ilham dan juga Ilyas kedua kakaknya bisa mewakilkan Hasna untuk kepengurusan pondok.


Namun untuk Arsain sendiri yang merupakan anak tunggal dari ayah yang juga anak tunggal tentu tidak memiliki saudara yang bisa dia andalkan dalam kepengurusan perusahaan milik ayah dan juga sang kakek yang sudah pasti akan ditanggung jawab oleh Arsain sendirian.


*


*


Setelah menghabiskan waktu selama satu jam perjalanan.Akhirnya mobil yang dibawa oleh Arsain dan juga satu mobil lagi yang dibawa oleh Zio mulai memasuki halaman sebuah panti yang menjadi tempat pertama kunjungan nya hari ini.


Seorang mualaf wanita yang membangun panti itu seorang diri tanpa bantuan orang lain.Hatinya begitu tergerak saat mendatangi tempat itu ada banyak anak yang terlantar dan hidup dijalanan.


Dengan menggunakan seluruh tabungan dan juga gajihnya sebagai seorang model,Maria Ursula membangun sebuah panti untuk anak jalanan yang sengaja dia bawa untuk tinggal disana dan memberikan semua anak anak terlantar itu pendidikan dan juga kasih sayangnya.


Bahkan diantara anak anak yang pernah dia asuh kini ada beberapa yang sudah sukses sebagai pengusaha diberbagai bidang yang berbeda.

__ADS_1


Sebuah senyuman hangat menyambut kedatangan keluarga lengkap Maladewa itu.Bu Maria pun beranjak dari duduknya dan menghampiri keluarga yang akan berbagi dengan anak anak asuhnya itu.


"Assalamuaalaikum"


"Waallaikum'salam,selamat datang dipanti 'Sayang Bunda'.Mari silahkan masuk"jawab Bu Maria sembari mempersilahkan tamunya masuk.


Wanita berhijab dan berpakaian syar'i itu pun membawa tamunya untuk masuk kedalam ruangan yang diperuntukan untuk para tamu yang datang kesana untuk berbagi rezeki dengan anak anak asuhnya.


"Mari semuanya,silahkan duduk"


Semua tamu pun ikut duduk disofa yang ada disana.Setelah semuanya duduk nampak seorang gadis muda muncul dari balik pintu ruangan lain didalam panti itu dengan sebuah nampan berisi minuman untuk para tamunya.


*


🌸🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2