Mengejar Maaf Saina

Mengejar Maaf Saina
Seasion 2(Part.30)


__ADS_3

"Loh nggak masuk dulu mbak?sekalian ikut makan siang sama kami"


"Tidak terima kasih Mbak,maaf saya pamit dulu masih ada yang harus saya lakukan"


"Oh baiklah,terima kasih sudah mau mengantarkan apa yang Mas Ar butuhkan"


"Iya sama sama Mbak.Ar aku pamit ya,permisi Mbak saya pamit"


"Ok,thank ya Nay"


"Iya Mbak,sekali lagi terima kasih"


Naya menjawab hanya dengan anggukan kepala lalu beranjak untuk pulang dengan membawa rasa kecewa dan juga sesak didada saat mengetahui kenyataan tentang Arsain.


Meski belum memastikan hubungan kedunya,namun Naya bukan orang bodoh yang tidak tahu jika antara Arsain dan juga Hasna memiliki hubungan khusus.


Ditambah lagi dengan Arsain yang memanggil Hasna dengan sebutan 'sayang' dan juga pelukan serta ciuman yang diberikan Arsain untuk Hasna.


Naya bisa menyimpulkan jika Arsain telah terikat sebuah ikatan suci dengan wanita berhijab itu.Penampilan Hasna yang begitu islami tentu tidak akan bisa disentuh oleh sembarang pria terkecuali dengan mahramnya.

__ADS_1


Dan hal itu diperkuat dengan status Arsain yang merupakan anak dan cucu tunggal dikeluarga Maladewa,membuat Naya semakin yakin jika wanita berhijab yang baru saja dipeluk dan dicium oleh Arsain adalah sipemilik hati dan juga raga pria idamannya.


Sementara Hasna dan Arsain sendiri kembali kemejaa makan untuk melanjutkan makan siang yang tadi sempat terjeda oleh kedatangan Naya.


"Mas kembali kekantor ya,mungkin nanti akan pulang telat karena ada pertemuan dengan klien diluar kantor"ucap Arsain saat berpamitan dengan sang istri untuk kembali kekantornya.


"Iya Mas,tidak apa apa.Jangan lupa kasih kabar saja"


"Iya sayang,itu pasti.Ya sudah Mas pergi ya,Assalamu'alaikum"


"Waallaikumusallam"


*


*


Kehidupan Arsan dan Hasna pun mulai berjalan normal layaknya suami istri biasa.Bahkan kini Arsain tidak akan bisa tidur tanpa memeluk bidadari surganya itu.


Arsain pun kini sudah terjun kedunia bisnis menggantikan sang ayah yang akhir akhir ini kondisi tubuhnya sering drop dan mengharuskan banyak beristirahat dirumah.

__ADS_1


Arsain pun harus rela membagi waktunya antara pekerjaan kantor dan juga tugas kuliah yang memang rencana nya akan selesai dalam satu tahun kedepan.


"Bagaimana dengan perekrutan karyawan baru Gas?"tanya Arsain pada Bagas yang merupakan asisten pribadinya,yang selama ini cukup membantu pekerjaan dan juga tugas kuliahnya.


"Besok semua sudah siap bekerja Pak dan salah satu diantara mereka akan menggantikan Meli selama Meli cuti melahirkan"jelas Bagas.


"Baiklah,pastikan jika mereka bisa kerja dan cukup kompeten"


"Siap Pak,saya akan pantau terus cara kerja mereka dan jika ada diantara mereka yang mengecewakan dan dianggap tidak bisa bekerja sesuai dengan kriteria perusahaan makan mereka tidak akan lolos seleksi karyawan kontrak.Dan selama masa training mereka akan benar benar di awasi agar kita tidak salah dalam memilih karyawan"


"Ok.aku serahkan semua itu pada kamu.Pastikan semua sesuai dengan apa yang perusahaan butuhkan"


Itulah keseharian seorang Arsain Maladewa selama beberapa bulan ini.Menjadi seorang CEO pengganti bahkan disaat usianya belum genap 23 tahun.Namun jiwa bisnis yang diturunkan oleh sang Kakek dan juga sang ayah membuat Arsain tidak memiliki kendala yang berarti.


Meski lelah dengan pekerjaan dan tugas kuliahnya namun Arsain tidak pernah merasa terbebani oleh semua itu.Karena ternyata dunia kerja tidak semengerikan yang Arsain bayangkan sebelumnya.


Justru Arsain merasa begitu tertantang dengan dunia yang baru saja dia kenali itu.


.

__ADS_1


🌸🌸🌸


__ADS_2