Mengejar Maaf Saina

Mengejar Maaf Saina
Seasion 2(Part.35)


__ADS_3

Awal kejadian part.2...


"Habis gemes,kok bisa sih bidadari surga nyangkut dihati aku?"


["Masya Allah,meleleh hati adek Bang.Hihihhi"]


"Abang yang selalu meleleh setiap lihat wajah Adek.Mmm,kangen sayang"


["Pulang jam berapa?"]


"Paling sore,ba'da Ashar.Kenapa?"


["Boleh datang?sekalian bawain makan siang"]


"Dengan senang hati,hamba menyambut kedatangan bidadari surgaku"


["Ya ampun Mas,kok jadi receh sih"]


"Halal kok,nggak masalah kalo sama istri"


["Mau dibawakan apa?"]


"Apa saja yang sudah ada dirumah,asalkan makan sama kamu Mas pasti semua terasa lebih nikmat"


["Alhamdulillah,ya sudah aku masak dulu ya.Semangat kerjanya calon Abinya anak anak Umma"]


"Eh,kok?"


["Kenapa?nggak suka?"]


"Ng_nggak,suka suka banget malah.Jadi nggak sabar pengen cepet cepet ada yang manggil Abi"


["Bismillah,semoga dilancarkan ya,aamiin"]

__ADS_1


"Aamiin Allahumma Aamiin"


Tok tok tok...


Percakapan Arsain dan Hasna via Video Call itu pun terjeda saat pintu ruangan itu diketuk seseorang.


"Siapa?"


"Saya Bagas Pak,Pak Zio sudah menunggu diruangan meeting"


"Ok,makasih Gas,nanti aku langsung kesana"


"Baik Pak"


Atasan dan bawahan itu pun hanya berkomunikasi dari balik pintu yang masih tertutup rapat karena Arsain masih betah menutup diri didalam ruangan nya.


"Sayang Mas lanjut kerja ya,sampai ketemu nanti siang"


["Iya Abi,semangat kerjanya"]


["waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Abi"]


Pasutri itu pun menutup sambungan telpon nya dengan rasa bahagia yang tak terkira.Hasna pun segera melipat mukena yang masih dia kenakan lalu menyimpan dinakas tempat biasa dia menyimpan peralatam sholat didalam kamarnya.


Dengan perasaan yang berbunga bunga Hasna pun segera menuju ke arah dapur untuk menyiapkan menu makan siang untuk sang suami tercintanya.


*


*


"Selamat Pak akhirnya anda mendapatkan proyek ini.Semoga kedepan nya perusahaan kita semakin berjaya lagi"ucap Bagas begitu keduanya masuk kedalam ruangan kerja Arsain setelah menyelesaikan meeting penting tadi.


"Terima kasih,ini juga berkat bantuanmu Gas.Setelah semua sudah mulai kondusif aku akan memberimu cuti dan bonus untuk kamu liburan bersama dengan keluarga"

__ADS_1


"Terima kasih Pak,itu sudah jadi tugas saya Pak"


"Kalau begitu kembalilah,lanjutkan pekerjaan mu.Besok aku meliburkan kamu"


"Baik Pak,Terima kasih"


sepeninggalan Bagas,Arsain pun memilih bangkit dari duduknya dan berdiri depan jendela untuk sedikit merileks kan pikiran nya sambil menunggu kedatangan sang istri tercinta.


Namun setelah 15 menit berdiri disana Arsain tersentak kaget saat tiba tiba tubuhnya dipeluk oleh seseorang dari arah belakang.


"Apa yang kamu lakukan"sentak Arsain yang tahu betul jika itu bukanlah istrinya.


Arsain tahu betul dengan wangi tubuh istrinya yang berbeda dengan wangi orang yang kini memeluk tubuhnya dengan begitu erat dari arah belakang.


"Saya tidak bisa Ar,saya sudah tidak bisa menahan diri untuk tidak mengungkapakan apa yang aku rasakan.Aku mencintai kamu Arsain"


"Lancang"bentak Arsain yang dengan begitu kerasnya menghempaskan tangan Melia yang melingkar diperutnya.


Tubuh Melia menggeser beberapa langkah kebelakang setelah tangan nya terlepas dari tubuh Arsain.


"Keluar kami dari ruangan ini"titah Arsain dengan tatapan tajam dengan mata merah menahan amarahnya.


"Tidak Arsain,aku mencintai kamu.Tolong bawa aku masuk kedalam hidupmu"


"Gila kamu,pergi sekarang atau aku panggilkan security untuk menyeretmu keluar dari sini"


Bukan nya keluar Melia malah berlari maju dan kembali memeluk tubuh kekar Arsain dari arah depan.


"Aku tahu kalau kamu juga pasti menyukaiku,kamu butuh wanita sepertiku Arsain,aku cantik dan juga pintar,penampilanku pun jauh lebih menarik dari pada istrimu aku yakin kalau pria sepertimu jauh lebih membutuhkan aku dari pada wanita kolot dan kuno itu"


Mendengar sang istri dicemooh hanya karena penampilan nya Arsain semakin murka dan ingin segera melepas pelukan itu namun saat Arsain memegang tangan Melia agar bisa bertepatan dengan kedatangan Hasna.


.

__ADS_1


🌸🌸🌸


__ADS_2