Menikah Dengan Abang Ipar

Menikah Dengan Abang Ipar
Ada Dalang Besar


__ADS_3

Setelah pergantian shift jaga, apa yang dipikirkan Farel benar, beberapa polisi melakukan sandiwara, salah seorang petugas sipir seolah-olah kehilangan barang dan semua  barang milik rekan mereka di periksa.


‘Apa yang dikatakan Pak Farel benar’ Reimon membatin.


Tetapi ia bersikap tenang, apa yang dikatakan Farel ia lakukan dengan baik, kini giliran Reimon yang di periksa, ia tetapi giliran memeriksa dirinya ia semua pakaian di lepaskan bahkan sepatu di buka.


“Maaf ya Bro … kami hanya di minta atasan,” bisik rekannya padannya.


“Oh, tidak apa-apa silahkan,” ucap Reomon dengan tenang.


Setelah ia diperiksa, mereka tidak menemukan apapun dari tubuh Reimon, salah seorang polisi menggeleng dan dibalas anggukan dari atasannya.


“Pak … Reimon anda di minta , kepala lapas ke ruangannya”


“Baik”


Masih dengan sikap tenang, setelah merapikan semua pakaiannya , ia berjalan keruangan atasannya, ia semakin yakin kalau kasus yang di hadapi Farel bukan hanya sekedar pemukulan terhadap Faisal, tetapi ia menduga kalau ada kakap besar yang coba Farel tangkap. Namun, ada polisi yang mencoba menggagalkannya.


‘Apa sebenarnya yang bapak lakukan’ Tanya Reimon dalam hatinya, sebenarnya dalam hatinya ia ingin menyerah karena kariernya di kepolisian baru saja di mulai, tetapi ia yakin kalau ada perkara yang sangat besar.


“Pak … Reimon silahkan duduk, mau kopi apa teh manis?” Tanya kepala sipir, tiba-tiba sangat baik padanya.


“Oh, tidak usah Pak, kebetulan saya ingin cepat pulang karena masih ada yang harus saya temui”


“Siapa?”


“Ada teman lama”


“Begini saja , saya dengar kamu  masuk ke ruangan Pak Farel, apa yang kalian lakukan?”


“Saya yanga menolongnya Pak, karena dia terluka parah setelah dia pukuli seseorang yang tidak ia kenal, untungnya saya lewat, bukankah ini keterlaluan Pak, dia seorang anggota sama seperti kita, tetapi kenapa dia perlakukan seperti *******?’


“Itu bukan wewenang kamu untuk bicara seperti pada saya, kalau kamu ingin kariermu berlanjut di di sini ini lebih baik tutup mulutmu”


Reimon berdiri.” Jangan karena uang dan harta, rasa kasihan dan empati bapak pada sesama manusia hilang Pak, ingat Pak, karma selalu ada, kalau dia sampai mati, bapak yang akan bertanggung jawab”

__ADS_1


“Jangan mengajari, saya ini atasan kamu  bodoh!” Kepala sipir memukul-mukul pipi Raimon dengan tatapan menyepelekan.


‘Kalian semua pantas dapat pelajaran lihat saja’ ia membatin penuh dendam.


‘Katakan padaku, apa dia memberikanmu sesuatu?”


“Ya, dia mengembalikan jam tanganku ini.” Ia menunjukkan jam tangannya yang dipakai.


“Kenapa jam milikmu ada padanya?”


”Jamku pernah ketinggalan saat saya memperbaiki pendingin di ruangan miliknya”


Kepala sipir memeriksa cctv,  mencocokkan dengan pengakuan Reimon dan semuanya benar, setelah lolos dari pemeriksaan Reimon langsung pulang, tetapi kali ini ia tidak pulang ke rumah orang tuanya, tetapi dia pergi ke rumah temannya yang wartawan, ia meminta mengungkap ketidak adilan yang dirasakan Farel.


Setelah meminum obat pencahar, ia mendapatkan memori tersebut dan meminta petugas kebersihan untuk mengambil jam tangan yang ia sembunyikan di dalam kloset, setelah semuanya ia dapatkan ia meminta seseorang  mengirim pada Alisa, dengan begitu ia akhirnya tidak ikut terlibat, semua yang dikatakan Farel, ia lakukan akhirnya  berhasil.


Saat Alisa ingin berangkat ke kerja, seorang pengantar paket datang ke rumahnya, awalnya ia menolak karena merasa tidak memesan  paket, setelah tahu isinya sebuah memori dan jam tangan ia langsung buru-buru membawanya ke kakamar dan menyalakan laptop.


Alisa mematung sangat  lama saat ia melihat video dua orang memukuli Farel,   Farel mengirim pesan pada Alisa


[Sa, jangan menelepon dulu, aku ingin menyembunyikan ponsel, ini jam  milik orang yang memukuliku, dia seorang polisi juga, simpan itu bukti penting. Jangan khawatir aku tidak apa-apa]


“Ya Allah Mas Farel …. Apa yang harus aku lakukan?” tanya Alisa dengan suara bergetar. Ia merasa sangat kasihan sama suaminya, merasa sendiri tidak punya teman dan  saudara, Alisa datang  ke rumah ibu  mertuanya, walau semua keluarga menentang Alisa untuk  memaafkan ibu mertuanya, tetapi ia enggan melakukannya.


Hari itu Alisa tidak masuk  kerja ia ke rumah ibu Farel.


“Alisa … ada apa?” Tanya wanita yang duduk di kursi roda itu.


“Bu, aku ingin membantu Mas Farel, tetapi aku tidak punya teman ataupun saudara yang bisa membantu. Apa ibu punya?”


“Apa terjadi sesuatu pada suamimu?”’


“Ya, kita harus menyelamatkannya Bu, dia bisa mati di penjara kalau dia di sana”


Melihat wajah Alisa wanita itu tahu,  telah terjadi hal yang sangat buruk pada putranya. Lalu ia memikirkan sesuatu.

__ADS_1


“Ibu punya seseorang yang bisa membantu kita  … tapi  Dinar yang tahu nomor dan alamat rumahnya, apa kamu mau menemui Dinar di penjara?”


Sebagi manusia biasa Alisa sebenarnya masih sakit hati pada kakak iparnya, tetapi demi Farel, ia memendam perasaan marah dan  bersedia menemu Dinar. Alisa membawa ibu mertuanya menemui Dinar, untuk bertemu Dinar juga sangat di persulit, padahal mereka sudah membawa semua persyaratan untuk  berkunjung ke penjara


“Untuk apa kalian ke sini, biarkan aku membusuk di sini tidak usah pedulikan,” ujar Dinar pada mereka berdua.


“Aku hanya ingin membantu Farel  Mbak”


“Aku tidak perduli, ngapain aku perduli pada orang lain,  sedangkan hidupku tidak ada yang perduli,” ujar Dinar, menatap mereka berdua dengan sinis.


“Ibu, tidak bisa melakukan apa-apa untuk kalian berdua, aku ingin kalian saling menolong”


“Farel dipukuli di penjara, dia akan mati jika tidak dikeluarkan, aku ingin  meminta alamat rumah  mantan atasan Farel, jika Farel keluar, kamu punya harapan untuk keluar, kalau kalian sama-sama di dalam penjara siapa yang akan menyelamatkan siapa?”


Setelah Alisa menjelaskan dan ibunya juga membujuk Dinar, ia akhirnya memberikan alamat mantan atasan Farel, walau kecil kemungkinan tetapi setidaknya Alisa berusaha. Demi membantu suaminya Alisa melakukan semuanya  termasuk mendatangi penjara.


Siapakah mantan atasan Farel apakah dia bisa membantu Farel mendapat bantuan hukuman?


Bersambung


KAKAK  JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA


LIKE,  VOTE DAN KASIH  HADIAH


Terimakasih untuk tips ya


Baca juga  karyaku yang lain


-Aresya(TERBARU)


-The Cured King(TERBARU)


-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (Tamat)

__ADS_1


-Menjadi tawanan bos  (Tamat)


Bintang kecil untuk Faila (tamat)


__ADS_2