Menikah Dengan Abang Ipar

Menikah Dengan Abang Ipar
Tinggal Satu Rumah Kembali


__ADS_3

Mendengar  berita kalau Farel sudah dimakamkan Faisal menjadi gila, karena para polisi yang tadinya membela dirinya kini malah balik menuduhnya melakukan penembakan pada Farel karena cemburu sebab merebut kekasihnya, kini dokter jahat itu menerima karma atas kejahatan pada Farel selama ini.


Karena rasa amarahnya pada Faisal, Alisa membongkar semua kejahatan Faisal yang ia pernah temukan dari komputernya.


'Aku bukan malaikat yang bisa terus sabar dan diam saat kamu jahattin, aku akan membongkar semua kejahatanmu, biar kamu tahu bagaimana rasanya hidup di penjara, seperti yang dialami Mas Farel' ucap Alisa dalam hati, ia membuka laptop miliknya dan copy semua bukti kejahatan dr. Faisal pada banyak pasiennya, salah satunya Farel.


Apa yang pernah dilakukan pada Farel, kini, ia alami sendiri dan ia dikuliti sampai hal pribadi, bahkan tentang masalah Ranjang dengan mantan suaminya, bahkan diberitakan alasan istri Faisal menceraikannya, karena ia tidak bisa memberi nafkah batin, ia ditulis dalam berita cetak tidak punya burung . Fitnah yang diberikan pada Farel berbalik  juga padanya.


"Berikan koran ini untuk di baca," ujar Dimas pada Reimon.


"Mampus kamu orang jahat, apa yang kalian lakukan dulu sama Pak Farel, akan aku pastikan kalian akan mendapatkannya," ujar Reimon


Setelah kejadian yang menimpa Farel, kepala lapas dipecat dan Reimon yang naik jabatan menggantikannya, jadi, ia akan membalas orang yang pernah memukulinya juga.


Tidak ada yang bisa menyelamatkan Faisal lagi, karena  kakak laki-lakinya yang juga seorang pejabat polisi, ikut jadi tersangka atas kematian Farel , mereka semua dapat hukumannya.


Kasus itu semakin Viral setelah ibu Farel meninggal di panti jompo karena serangan jantung, banyak masyarakat yang menuduh itu di lakukan Faisal.


Karena Reimon membocorkan rekaman yang memperlihatkan kalau Faisal pernah mengancam Farel, akan menyuntik mati ibunya jika Farel tidak mau menceraikan Alisa.


Mendengar ia dituduh membunuh ibu Alisa ia jadi marah karena ia bukan pelakunya.


“Aku tidak melakukannya, aku tidak melakukannya,” ucap Faisal, mentalnya akhirnya terguncang saat semua tuduhan diarahkan padanya.


“Mampus kamu, bagaimana rasanya dituduh dan difitnah seperti itu,”ujar Dimas.


“Kamu katakan pada Alisa, aku ingin bertemu”


“Maaf, istriku tidak akan menemui manusia jahat seperti kamu,” ujar Dimas.


“Apa kamu juga terlibat dalam menjebakku?”


“Aku tidak tahu apa yang kamu maksud, tapi aku hanya ingin mengambil ponsel istriku yang kamu sita saat dia masih menjadi istri almarhum Farel”


“Katakan padaku .... Apa yang sudah kalian lakukan?” teriak Faisal dengan marah, ia teriak-teriak saat Dimas menyebut Alisa istrinya, ia datang mengambil ponsel milik Farel yang pernah diambil Faisal juga , ia mengambil barang itu dari Farel agar ia tidak bisa berkomunikasi dengan Alisa.


“Nikmati hidupmu di dalam penjara,” ujar Dimas.


“Jangan macam-macam, aku akan bebas dari penjara, kakakku akan membebaskanku”


“Semua keluargamu sudah di seret ke penjara mereka akan diadili dengan kasus kejahatan yang besar, yang pernah Farel ungkapkan sebelumnya dan kamu sudah mengakui semuanya kemarin malam,” ujar Dimas.

__ADS_1


Faisal bertingkah seperti orang gila saat ia tahu gara-gara ulahnya , semua kejahatan kelurganya akhirnya terbongkar, ia menyesal  menembak Farel.


Disisi lain Farel akan berangkat keluar negeri setelah melihat pemakaman ibunya.


“Terimakasih telah membantuku Pak Dimas, tolong jaga anak-anakku, aku berharap Bapak bisa mencintainya seperti anak sendiri, jika situasi sudah tenang nanti, aku akan membawa mereka tinggal bersamaku,” ujar Farel dengan tulus, mereka berdua menjadi sahabat.


“Baiklah Pak Farel, aku tidak tahu apa aku harus senang atau menangis”


“Bapak harus senang karena kembali pada wanita yang kamu cintai”


“Orang tuaku tidak menyetujuinya”


“Bekerja keraslah, yakinkan keluargamu dan keluarga Alisa juga menerima , aku akan pergi”


“Hati-hati Bro” Dimas mengantar Dimas ke pelabuhan dari Batam, ia akan ke singapura dan Farel akan tinggal di sana.


*


Beberapa bulan kemudian setelah situasinya kembali tenang.


Dimas menemui Alisa, ini pertemuan pertama mereka setelah menikah, biasanya mereka selalu bicara lewat telepon kali ini mereka bicara berdua, orang tua Dimas tidak tahu kalau anak mereka menikah dengan Alisa.


“Aku akan mengajakmu untuk tinggal bersama Sa,” ujar Dimas.


“Kita akan cari rumah yang baru lagi”


“Bagaimana dengan orangtuamu dan orang tuaku,” ujar Alisa wajahnya benar-benar sangat khawatir.


“Nanti kita akan hadapi apapun yang terjadi”


“Baiklah,” ucap Alisa, hubungan mereka kembali terlihat sangat canggung satu sama lain, Alisa butuh waktu lagi untuk menyesuaikan dirinya sebagai istri Dimas, tidak mudah baginya melakukan itu, ada banyak gosip yang beredar di luar sana yang  menyebutkan kalau  Alisa senang kalau Farel meninggal agar ia bisa menikah dengan mantan kekasihnya.


Setelah mendapatkan satu rumah baru, Bona datang ke rumah itu membawa berkas-berkas yang ditinggalkan Farel, Farel meninggalkan sebagian besar hartanya untuk si kembar.


“Apa kami bisa Ziarah ke makam ibu sama ayah mereka? ”Tanya Alisa.


Dimas mengangguk kecil, memberi tanda ya pada pengacara agar memberi izin.


“Baiklah, Farel dimakamkan di samping ayahnya, tadinya kami meminta di samping almarhum istrinya, tetapi dari pihak keluarga meminta di makamkan di Sukabumi di samping bapaknya dan ibunya dimakamkan di sana juga”


Ada rasa yang sangat menyesak di dada ketika ke dua orang itu meninggal, tetapi, sekarang ia hanyalah mantan istri Farel dan mantan menantu untuk ibunya Farel, tetapi karena Farel ayahnya si kembar, Alisa membawa merela ziarah.

__ADS_1


“Aku akan ikut, biar aku yang menyetir,” ujar Dimas.


Membawa Alisa ke makam mantan ibu mertuanya dan mantan suaminya, makam Farel palsu sudah dirapihkan sama keluarga juga, melihat makam mereka berdua Alisa menangis minta maaf pada mantan ibu mertuanya, karena saat ia sekarat tidak ada yang menemaninya sampai ajal menjemputnya .


Mungkin benar ungkapan karma itu selalu ada, mungkin inilah karma untuk ibu Farel karena semasa hidupnya ia sangat jahat sama almarhum Ratna dan sama si kembar, hingga di hari kematiannya tidak ada satupun keluarga yang berada di sisinya, bahkan semua pemakamannya hanya  Dimas yang mengurusnya, karena kebaikan Dimas yang tulus membantu, karena itu jugalah Farel dengan tenang menitipkan orang-orang yang ia dicintai padanya. Farel berpikir, jika mereka berjodoh suatu saat pasti akan bersatu lagi.


Di pemakaman itu Alisa masih duduk berjongkok di samping makam Farel yang palsu, ia meminta maaf dam mendoakan  Farel palsu dengan tulus.


‘Maafkan aku Sa, kalau kami membohongimu, itu permintaan Farel’ ucap Dimas dalam  hati, ia merasa bersalah karena membiarkan Alisa mendoakan kuburan orang lain.


Tetapi ia juga tidak bisa berbuat banyak , ia mengikuti alur yang sudah diciptakan Farel.


Setelah pulang dari pemakaman, Dimas memboyong keluarganya ke rumah baru  mereka, rumah  baru yang di beli Dimas untuk mereka tempati.


Apakah keluarga Dimas mau menerima Alisa kembali sebagai menantu ?


Bersambung ….


KAKAK  JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA.


Bantu share ya Kakak.


Fb Pribadi: Betaria sona Nainggolan


FB Menulis; Nata


Ig. Sonat.ha


LIKE,  VOTE DAN KASIH  HADIAH


Baca juga  karyaku yang lain


-Aresya(TERBARU)


-The Cured King(TERBARU)


-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (Tamat)


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)

__ADS_1


Bintang kecil untuk Faila (tamat)


__ADS_2