Menikah Karena Wasiat

Menikah Karena Wasiat
Kedatangan 2


__ADS_3

Suasana di ruang tamu masih tampak tegang akan teriakan kedua anak mereka.


Sayang duduk dulu." titah Andini kepada putrinya lalu Arini pun menuruti perintah mamahnya begitu pun dengan Samuel dia kembali duduk di kursinya.


Apakah kalian saling kenal.? tanya mamah Samuel.


Tidak." jawab Arini dan Samuel kompak.


Mmmp,maksudku aku hanya tau saja karena dia kaka kelas di sekolah Arin mah." ucap Arini meralat ucapannya.


Oke tidak apa-apa kalau kalian tidak saling kenal juga, yang penting kalian saling tau aja udah cukup,iya kan mah." ucap papa samuel dan di angguki kepala oleh istrinya.


Nah jadi sayang,Samuel ini adalah cucu dari temen nenek mu itu." terang mamah Arini.


Maksud mamah dia yang akan di jodohkan dengan Arini." ucapnya kaget.


Iyaa." ucap mamah Arini.


Kami tidak mau." ucap Arini dan Samuel kompak dan orang tua mereka pun mematap Arini dan Samuel bergantian.


Mah ,Sam tidak mau di jodohkan dengan dia." rengeknya


Cih siapa juga yang mau sama lu." batin Arini kesal.


Sayang,ini wasiat dari nenek mu mau tidak mau kamu harus mengabulkannya kamu tidak mau kan nenek disana kecewa." ucap mamah Samuel.


Baiklah Sam akan menerima perjodohan ini asalkan tidak ada orang yang tau.Terus Sam tidak mau menikah sekarang Sam akan menikah ketika Sam sudah bekerja." ucapnya dan orang tua nya pun sangat senang mendengar ucapan anaknnya.


Baiklah nak kami setuju,tapi minimal kalian harus tunangan dulu oke." ucap mamah Samuel.

__ADS_1


Nah kalau nak Arini bagaimana.? tanya papa Samuel.


Arini terserah mamah Arini saja om." jawab Arini pasrah.


Kita ikut aja keputusan pak Andi dan keluarga." ucap mamah Arini


Baiklah karena semua sudah setuju jadi pertunangan akan di adakan minggu depan." ucap papa Samuel.


Pah kok cepet amat." protes Samuel.


Lebih cepat lebih baik Sam." ucap papa Samuel sedangkan Arini hanya diam saja tak mau ikut andil dia seolah-olah pasrah akan wasiat dari nenek nya.


Nah,kalau gitu mari kita makan malam dulu." ajak mamah Arini lalu mereka pun menuju meja makan dongan posisi Arini duduk bersebelahan dengan Samuel.


Mah,bisakah Arini duduk di kursi mamah." ucap Arini.


Loh kenapa sayang.? tanya mamah Arini.


Kurang ajar." grutu Samuel lirih masih terdengar oleh Arini


Udah kamu duduk disana aja,Ayo semuanya mari kita makan." ucap mamah Arini.Lalu seketika ruangan pun jadi hening hanya ada suara dentingan sendok dan piring yang bersahutan.


Wah ini masakannya enak sekali jeng." ucap mamah Samuel tiba-tiba.


Terima kasih." ucap mamah Arini tersipu malu atas pujian calon besannya.


Apakah ini masakan kamu jeng.? tanya mamah Samuel kembali dan di angguki oleh mamah Arini.


Wah kapan-kapan kita bisa masak bareng jeng itung-itung saya minta resep darimu." ucap mamah Samuel lalu setelah itu pun mereka melanjutkan sesi makan malamnya dengan hidmat.( kek uparaca aja ya gengs)😅

__ADS_1


Mmmmp,Bu Andin ngomong-ngomong ayahnya Arini kemana.? tiba-tiba Pak Andi bertanya saat mereka sudah selesai dengan acara makan malamnya.


Ayah Arini sudah meninggal saat Arini masih duduk di bangku SMP." ucap mamah Arini sendu.


Ah,maafkan pertanyaan saya.Saya tidak tau." ucap pak Andi tidak enak.


Tidak apa-apa pak Andi." ucap mamah Arini tersenyum


Kalau gitu Arini boleh manggil om sengan sebutan Papa,dan manggil tante dengan sebutan mamah." titah mamah Samuel.


Terima kasih tan, eh mah maksudnya." ucap Arini canggung.


Capeer ." bisik Samuel kepada Arini


Apaan sih loe ,rese banget." jawab Arini sambil menginjak kaki samuel.


Aww,sialan kau berani menginjak kakiku." ringis Samuel pelan.


Emang enak,siapa suruh rese di rumah orang." bisik Arini mengejek Samuel.


Awas kau." ancam Samuel.


Tak terasa waktu pun sudah hampir larut malam dan keluarga Samuel pun pamit untuk pulang.


Bu Andini terima kasih atas jamuannya ya,kami sangat senang sekali bisa berbesanan dengan anda." ucap Pak Andi.


Iya sama-sama pak,saya juga senang." ucap mamah Arini.


Kalau begitu kami pamit dulu ya, kapan-kapan Bu Andini dan Arini yang berkunjung ke rumah kami." ucap mamah samuel lalu Arini pun mencium tangan mamah dan papa Samuel.

__ADS_1


Assalamu'alaikum." ucap Pak Andi saat mereka keluar dari rumah Arini dan berjalan ke arah mobilnya.


Wa'alaikumsalam." ucap Arini dan mamahnya bebarengan lalu mobil pun perlahan-lahan meninggalkan pekarangan rumah Arini setelah di rasa mobil pak Andi sudah menghilang dari pandangannya Arini dan mamah nya pun masuk ke dalam.


__ADS_2