
Makan siang pun telah selesai kini ketiga orang tersebut sedang berkumpul di ruang keluarga.
Sayang kapan-kapan kamu temenin mamah belanja ya." ucap mamah Samuel.
Iya mah,Insa Allah." ucap Arini tersenyum
Rasanya mamah seneng banget deh, Andai saja kaka nya Sam ada disini pasti akan lebih seru." ucap mamah Samuel sendu
Emang dimana kakanya Sam mah.? tanya Arini yang baru tau bahwa si banci punya kaka perempuan.
Dia ikut suaminya tinggal di LN." ucap mamah Samuel dan Arini hanya beroh saja.
"Sam sebentar lagi kamu ujian kan,apakah kamu sudah memikirkan kamu akan melanjutkan kuliah dimana.? tanya sang mamah kepada anak bujangnya yang sedang asyik nonton bola.
Entahlah mah,Sam belum memikirkan nya." ucap Samuel tanpa mengalihkan pandangannya dari tv.
Loh kenapa belum kamu pikirin sih Sam." tanya sang mamah.
Iya mah nanti Sam pikirkan." ucap Samuel namun tiba-tiba terdengar suara bel rumah Samuel berbunyi.
Sebentar yah mamah bukain pintu dulu." ucap mamah Sameul pada Arini.Lalu dia pun berjalan menuju pintu utama dan membukanya.
Hai jeng." ucap seorang wanita yang seumurannya.
Hai,ayo masuk aku sudah nunggu dari tadi." ucap mamah Samuel.
Maaf jalanan macet sekali dan aku sangat sibuk,hanya untukmu saja aku bersedia menjadi wanita panggilan." canda wanita tersebut yang bernama Meri.
Sam,Arini sini dulu nak." teriak sang mamah dari ruang tamu lalu yang di panggil pun menghampiri kedua wanita tersebut.
__ADS_1
Ada apa mah ? tanya Samuel sedangkan Arini hanya diam di belakang samuel.
Sini kalian duduk dulu." ucap mamah Samuel.Lalu mereka pun duduk di sampingnya.
Nah ini adalah tante Meri dia adalah perancang perhiasan ternama di kota ini mamah sengaja mengundang dia datang kesini karena kalau mamah suruh kalian untuk pergi ke tokonya pasti kalian akan menolak,dia yang akan membuat cincin untuk pertunangan kalian nanti."ucap mamah samuel semangat.
"Nah sekarang kalian pilih lah cincin seperti apa yang kalian inginkan." ucapnya kembali sambil menyodorkan sample gambar berbagai bentuk cincin cuaple.
Lalu Arini pun mulai membuka setiap lembaran sample tersebut dan pokus melihat satu demi satu model cincin yang akan dia kenakan saat pertunangannya nanti.
Wah,semuanya bagus sekali.Aku sampai bingung memilihnya." batin Arini yang belum menemukan pilihannya.
Gimana sayang apa kamu sudah menemukan model yang kamu inginkan.? tanya mamah Samuel dan Arini hanya menggelengkan kepalanya.
Arini bingung mah, semuanya bagus." ucapnya
Mereka sangat menggemaskan,masih malu-malu gitu." bisik tante Meri kepada mamah samuel.
Ya,bukankah mereka sangat cocok." bisik mamah Samuel
Mungkin ini lebih cocok." ucap Samuel sambil menunjukan 1 cincin cuaple kepada mamahnya.
Wah pilihan yang bagus." ucap Tante Meri saat melihat cincin yang di pilih Samuel.
Oke, saya pesen yang ini ya Mer." ucap mamah Samuel
" ingat harus beres sebelum minggu depan." ancamnya.
Siap bebeb, oke kalau gitu sekarang kita ukur dulu oke jari kalian." ucap tante Meri dan dia pun mulai mengukur jari Arini dan Samuel.
__ADS_1
Nah selesai,kalau gitu aku pamit pulang dulu ya." ucap tante Meri.
Makasih ya Mer udah mau repot-repot kesini." ucap mamah Samuel mengantarkannya ke luar.
Santai aja kali kayak ke siapa aja,yaudah aku pulang dulu ya bye." ucap tante Meri masuk ke dalam mobilnya setelah dirasa mobil tante meri telah menghilang dari pandangn mamah Samuel ia pun segera masuk ke dalam.
Loh sayang kemana Sam.? tanya mamah Samuel saat tak melihat anaknya.
Tidak tau mah,mungkin pergi ke kamarnya." ucaP Arini yang tak peduli.
" Mah,kalau gitu Arini pulang dulu ya." ucapnya
Loh sayang nanti aja,mamah udah izin kok sama mamah kamu."ucap mamah Samuel.
Mmmmp,maafkan Arini mah mungkin lain kali Arini akan kesini lagi dan lebih lama menemani mamah." ucap Arini mencoba membujuk camernya.
Yaudah kalau gitu mamah panggil Sam dulu ya suruh anter kamu." ucap mamah Samuel hendak menuju kamar anaknya namun di cegah oleh Arni.
Tidak usah mah, biar Arini pulang sendiri aja." ucapnya
Tapi sayang mamah khawatir kamu kenapa-napa di jalan." ucap mamah Samuel.
Insa Allah Arini tidak akan kenapa-napa mah,lagian kasian Sam pasti cape."ucap Arini tersenyum lalu sang camer pun luluh.
Yaudah kamu hati-hati ya,kamu hapal kan jalan pulangnya.? tanya sang camer.
Ya mah Arini hapal kok mamah gak usah khawatir." ucap Arini lalu sang camer pun mengantarkan sang calman(calon mantu) ke luar.
Arini pulang dulu ya mah,Assalamu'alaikum." ucapnya sambil mencium tangan sang camer lalu dia pun menaiki motornya dan mulai menyalakan mesin motornya.Perlahan-lahan motor Arini pun mulai meninggalkan kediaman rumah sang camer.
__ADS_1