Menikah Karena Wasiat

Menikah Karena Wasiat
Ujian pertama


__ADS_3

Kini mobil Sam pun sudah sampai di depan rumah Arini, lalu mereka pun turun dari mobilnya.


Kenapa kalian ikut turun.?ketus Arini sembari matanya melotot ke arah Sam.


Ya ampun dear kamu galak banget sama tunangan senidir." Sam berbicara dengan wajah memelas.


Bomat,pulang kalian."usir Arini dan di ikuti oleh Diana karena kebetulan dia akan menginap di rumah Arini.


Didi."teriak Gary namun tak di hiraukan olehnya.


Wanita selalu sulit di ajak bicara jika sedang marah."gumam Gary menghela nafas.


Yang sabar bro,begitulah kaum hawa selalu paling benar di muka bumi ini."ucap Sam sambil menepuk-nepuk pundak temannya.


Lalu mereka pun masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan pekarangan rumah Arini.


Aku begitu jengkel kepada Sam,bisa-bisanya dia pergi ke club tanpa memberitahuku apalagi dia malah membohongiku." cebik Arini kesal saat dia sudah memasuki kamarnya.


Begitulah pria,makhluk paling egois." timpal Diana membaringkan tubuhnya di atas ranjang.


Hmmm." gumam Arini.


Ngomong-ngomong lu udah mikirin gak Rin mau kuliah dimana nanti.?tanya Diana memiringkan tubuhnya.


Gw sih pengennya di kota B di Universitas ternama di Indonesia."ucapnya memandang langit-langit kamar.


"Tapi gak tau juga,takutnya gak keterima.Lu sendiri mau dimana.?tanya Arini balik


Orang tua gw nyuruh kuliah di Luar Negri tapi gw gak mau tapi orang tua gw maksa gw.Ini membuat gw bingung antara berbakti sama orang tua atau ngikutin kata hati." ucap Diana frustasi.


Mmmmpp,,,saran gw sih lu ikuti kata hati lu karena jika lu ngikuti kemauan orang tua lu tapi dengan terpaksa pasti dampaknya akan buruk."Arini mencoba memberikan masukan kepada Diana.


"Tapi itu terserah lu,karena lu yang menentukan dan lu juga yang menjalaninya."ucap Arini lagi

__ADS_1


Lu bener,gw akan coba ngomong ke orang tua gw lagi." ucap Diana.


Yaudah kita cuci muka dan gosok gigi setelah itu kita tidur."ajak Arini lalu mereka pun bangkit dari kasur menuju kamar mandi.


Ya 1 minggu lagi Arini akan menghadapi UN dia harus mempersiapkan dari sekarang Universitas mana yang akan dia tuju nantinya.


Nyokap loe kapan baliknya.?tanya Diana setelah mereka selesai mengganti baju dengan piyama.


Gak tau,soalnya pekerjaan mamah gw belum selesai katanya.Untung aja ada si bibi jadi gw gak sendirian di rumah."ucap Arini karena kebetulan mamahnya sedang ada kerjaan di luar kota untuk beberapa minggu.


Ooh." Diana hanya ber oh ria saja menanggapi ucapan Arini.


Yaudah kita tidur ,kita masih punya waktu sehari untuk bersantai ria sebelum Ujian." jelas Arini lalu mereka pun membaringkan tubuhnya di kasur dan mulai memejamkan matanya masing-masing.


^


^


^


Dia sedang bersiap-siap mengenakan seragamnya dengan rapi,setelah di rasa semuanya telah selesai dia pun turun ke bawah untuk sarapan.


Pagi bibi." sapa Arini ramah


Pagi non." jawab si bibi tak kalah ramah


Bibi sudah sarapan.?tanya Arini menyendok nasi goreng yang ada di depannya.


Sudah tadi,maaf ya bibi duluan sarapannya soalnya bibi harus buru-buru nyuci." jelasnya


Iya tidak apa-apa bi."jawab Arini ,tiba-tiba bel rumahnya pun berbunyi menandakan ada seseorang yang bertamu.


Siapa ya sepagi ini sudah ada orang yang bertamu." gumam Arini lalu dia pun saling pandang dengan bi Uti.

__ADS_1


Biar bibi aja yang buka pintunya,non lanjut aja sarapannya."titah si bibi dan di angguki oleh Arini.


Eh den Sam,mau jemput non Arini ya.?tanya si bibi saat tau siapa orang yang bertamu.


Iya bi,Arini nya ada.?tanya Sam tersenyum ramah.


Ada,dia lagi sarapan.Mari masuk den."titah bi Uti menggeser tubuhnya pertanda memberi jalan untuk Sam masuk.


Oh,,makasih bi." ucap Sam ramah,lalu dia pun masuk ke dalam menuju meja makan yang mana disana ada seorang wanita yang sedang lahap memakan nasi goreng.


Lapar apa doyan bu.? tiba-tiba suara Sam mengejutkan Arini.


Ah..ya ampun.Saaaaam." ucapnya sedikit kaget.


"Ngapain kesini pagi-pagi sekali.?memangnya kamu gak kuliah.? tanya Arini memborong pertanyaan.


Kuliah,tapi masuk jam 9.Dan aku mau nganterin kamu dulu agar kamu makin semangat dalam menghadapi Ujian." ucap Sam duduk di sebelah Arini.


Kini mereka sudah baikan setelah Sam bersusah payah meminta maaf kepada Arini karena telah membohonginya dan Arini pun memaafkannya dengan syarat Sam tidak mengulanginya lagi.


Baiklah aku sudah selesai sarapan,ayo kita berangkat." ajak Arini bangkit dari duduknya lalu dia pun pamit kepada bi Uti dan tentunya dia meminta do'a kepada si bibi agar lancar dalam menghadapi Ujian.


Bi,,,,Arin berangkat dulu ya do'akan Arini juga." ucapnya menyalami tangan si bibi.Meskipun bi Uti hanya pembantu tapi bagi Arini dia adalah ibu kedua nya.


Tentu,semoga non lancar menghadapinya.Udah minta do'a belum sama mamah.?ucap Bi Uti.


Sudah dong bi,yaudah Arini berangkat dulu ya,assalamu'alaikum." ucapnya berjalan keluar rumah bersama Sam


Wa'alaikumsalam."jawab si bibi tersenyum di ambang pintu.


Silahkan nona."ucap Sam saat membukakan pintu mobil untuk Arini.


Lebay." ucap Arini sembari masuk dan di ikuti oleh Sam yang duduk di kursi kemudi.

__ADS_1


Sejak Sam kuliah dia sudah jarang memakai moge nya lagi apalagi sekarang dia sudah memiliki profesi sebagai supir tunangannya😂,dia tidak mau Arini kepanasan.


Dan sejak Sam mencintai Arini kini sifatnya pun berubah lebih hangat tidak seperti dulu jutek dan datar terhadap orang lain.


__ADS_2