
Setelah menunggu kurang lebih 15 menitan akhirnya pesanan Diana dan Arini pun telah datang.
Neng ini sostelnya." ucap si bapak sostel menyimpannya di meja mereka.
Makasih pak." ucap Diana tersenyum.
Waaah, sepertinya enak nih.!! celetuk Rega saat melihat sostel yang di olesi oleh saos.
Kita beli juga yuk." ajak Rega kepada Nando dan Samuel.
Ide bagus,aku juga tergiur melihatnya." ucap Nando menelan ludah nya.
Kamu EL mau gak.? tanya Rega saat sahabatnya tak berbicara sepatah kata pun.
Tidak.!! Makanan apaan itu." ucap Samuel melihat makanan Arini.
Ini tuh sostel namanya, huh kamu gitu aja gak tau.Kurang jauh maen loe." ejek Rega karena sahabtnya memang tipikal orang yang sangat pemilih makanan apalagi makanan yang mengandung micin anti banget dia.
Yaudah gw pesenin dulu ya, Do loe mau berapa.? tanya Rega
1 aja gw mau nyoba dulu kalau enak nanti tinggal pesen lagi." jawab Nando santai
Oke.! ucap Rega berdiri dari duduknya dan menghampiri si bapak sostel.
Pak, bikin sostelnya 3 lagi ya." ucapnya
Baik Tong." jawab si bapak sostel.
Namaku bukan otong pak tapi Rega." protes Rega karena si bapak sostel memanggilnya "Tong".
Tong itu panggilan buat anak laki2 dek." jawab si bapak sostel.
Ohh,! gumam Rega lalu kembali ke mejanya.
Apakah aku boleh minta sostelnya.? tanya Rega kepada Arini hendak memasukan ke dalam mulutnya.
Beli.! jawab Arini ketus.
Tapi aku pengennya makan berdua denganmu." gombal Rega namun Arini hanya menatapnya jengah akan ucapan Rega.
Sam, apakah kamu mau sostelku .? tawar Diana kepada Samuel.
Tidak.!! jawab Samuel singkat
Ini enak loh " keukeuh Diana menawarkan.
Tidak, saya anti makan yang begituan." jawab Samuel datar.
__ADS_1
Oh, yasudah." ucap Diana.
Biar aku saja yang memakannya kalau Samuel tidak mau." celetuk Nando yang sudah tidak sabar ingin mencicipi jajanan tersebut.
Enak aja, kamu kan lagi beli." ketus Diana.
Gapapa kali nyoba secuil." ucap Nando
Nih plastiknya saja." ucap Diana jengkel.
Udah diam kalian, Di cepat habiskan sostelmu lalu kita pulang." ucap Arini yang sudah tidak nyaman berada disana.
Kenapa buru-buru sekali sih Rin." ucap Diana memelas.
Males aku ketemu sama si banci dan kedua temannya." gumam Arini lirih namun masih terdengar oleh Samuel yang berada di sampingnya.
Apa kamu bilang,? coba sekali lagi ucapkan." ucap Samuel kesal saat mendengar ucapan Arini.
Apa, emang aku tadi bicara sama kamu.Ngarep banget bisa bicara sama gw.? ucap Arini sombong.
Cih, pede.!!! liat muka mu saja sudah membuatku ingin muntah apalagi ngomong sama kamu napasmu saja bau naga." cerocos Samuel.
Sialan.!! napasku tidak bau." ucap Arini yang sudah memuncak amarahnya.
Itu menurutmu ,tapi hidung ku menciumnya bau naga." ucap Samuel sewot.
Sedangkan ketiga orang yang duduk bersama mereka hanya melongo menyaksikan pertarungan antara kapten banci dan kapten mercon.
Menurut mu siapa yang akan menang.? bisik Nando kepada Diana.
Arini lah,lihat lah dia meskipun tampangnya lugu tapi sekalinya marah kayak singa betina yang di ganggu oleh preman singa jantan." ucap Diana berbisik.
Hmmmm, iya juga ya.Kan emang cewek selalu benar." ucap Nando manggut-manggut.
Gw jadi ilfeel sama samuel kalau tau kek gitu ,gak ada hormat-hormatnya sama cewek." celetuk Diana lirih dan di dengar oleh Nando.
Yaudah kamu pindah haluan aja sukanya jdi sama gw." ucap Nando tersenyum.
Dalam mimpimu." ucap Diana ketus.
Udah lah EL loe jangan gitu sama Arini dia kan cewek." ucap Rega menengahi di antara mereka.
Dia duluan yang mulai." ucap Samuel menunjuk wajah Arini.
Gak usah nunjuk-nunjuk muka gw." sentak arini sembari menepis tangan samuel dari hadapannya.
Namun tiba-tiba si bapak sostel datang menyajikan pesanan Rega tadi seketika mereka mengakhiri pertarungan antar mulutnya.
__ADS_1
Ini tong pesanannya." ucap si bapak
Makasih pak." jawab Rega lalu si bapak sostel pun meninggalkn mereka.
Ga sejak kapan nama loe berubah jadi gentong." celetuk nando heran karena si bapak sostel memenggilnya "tong".
Tong itu panggilan kepada anak laki-laki,gitu aja bodoh." celetuk Diana
Eh kamu gak sopan yah sama kaka kelas bilang bodoh." ucap Nando tak terima.
Bodo amat." ucap Diana cuek.
Sudah-sudah, nih Do punya mu." ucap Rega menyodrokan sostelnya.
Kenapa loe pesen 3 satu lagi buat siapa,? EL kan gak mau.! tanya Nando.
Ini buat Arini." ucap Rega menyimpan sostel di hadapannya.
Tidak terima kasih ." tolaK Arini mendorong pemberian dari Rega.
Udah mending buat gw aja,Arini kan tidak mau." pinta Nando mengambil sostel tersebut.
Sialan loe." ucap Rega menepuk tangan nando dan di balas kekehan olehnya.
Di, ayo kita pulang.Mamah kan udah berpesan aku tidak boleh pulang lewat jam 10." ucap Arini.
Anak mamih." celetuk samuel dan di balas tatapan tajam oleh Arini.
Ayo Di." ajak Arini bangkit dari duduknya namun ketika dia akan melangkahkan kakinya dia menginjak kaki samuel dengan sengaja.
Awwww.!! Sialan kau sengaja menginjak kaki ku ya." ketus samuel kesakitan.
Upsss,sorry tidak sengaja." ucap Arini sembari menjulurkan lidahnya."Bleee".
Sialan, dasar mulut mercon." ucap Samuel mencoba bangkit dari duduknya namun Arini keburu lari menghindar darinya.
Ayo Di cepetan kita pulang." teriak Arini.
Aku pulang duluan ya, oh iya Do sekalian tolong bayarin sostel aku dan Arini yah." ucap Diana meninggalkan ketiga cogan tersebut.
Hati-hati Arini." teriak Rega melambaikan tangannya.
Kurang ajar tuh cewek, kenapa jadi gw yang harus membayar jajanannya." grutu Nando.
Udah gpp, kali-kali tlaktir cewek biar kayak laki." ejek Rega dan di balas gelak tawa oleh samuel.
Sialan loe." ucap Nando.
__ADS_1
Sudah cepat habiskan makanan kalian lalu kita pulang." ucap Samuel.