Menikah Karena Wasiat

Menikah Karena Wasiat
Namanya juga pemula


__ADS_3

Kini mobil yang di tumpangi Sam pun telah sampai di cafe Nuansa..


Terima kasih atas tumpangannya." ucap Sam sopan pada wanita yang bernama selvi.


Sama-sama." jawab Selvi acuh


Terima kasih mang nanang."ucap Sam sopan.


Ah iya sama-sama mas." jawab mang nanang sopan sembari kepalanya sedikit menunduk.


Panggil Sam saja mang,saya turun dulu." ucap Sam membuka pintu mobil dan keluar dari mobil Selvi.


Setelah Sam turun mobil Selvi pun melaju meninggalkan cafe Nuansa.


Di anterin siapa.?tanya Nando tiba-tiba sudah ada di belakang Sam.


Ah,,sialan loe ngagetin gw." celetuk Sam sedikit kaget karena temannya tiba-tiba ada di belakangnya.


Abisnya loe liatin mobil itu mulu." tunjuk nando dengan bibirnya menunjuk mobil Selvi yang sudah terlihat jauh.


Itu mobil yang memberiku tumpangan tadi." jelas Sam


Siapa.? cewek.? tanya Nando penasaran.


Waria." ucap Sam lalu dia pun masuk ke dalam tak peduli dengan makian temannya.


Sialan gw nanya serius,weyyy."teriak nando sedikit meninggikan suaranya.Lalu dia pun menyusul Sam masuk ke dalam cafe.


Lama banget loe." ucap Rega yang sedang duduk di meja pojok.


Namanya juga ban mobil gw bocor, ya pastilah gw lama." jawab Sam acuh mengambil minuman Rega yang ada di depannya.


Jadi loe naik mobil siapa.? tanya Nando lagi yang penasaran karena belum mendapat jawaban dari temannya.


Nona judes." jawab Sam memasukan kentang ke dalam mulutnya.


Si..." belum juga ucapan Nando selesai tiba-tiba ponsel Sam berbunyi.


Diam,calbin gw nelpon " ucap Sam sembari jari telunjuk nya memberikan isyarat di depan bibirnya.


Hallo dear." jawab Sam saat dia mengangkat panggilannya.


Sudah sampai.? tanya Arini


Sudah, ini lagi kumpul." jawab Sam


Ooh, syukur kalau gitu.Yaudah aku tutup telponnya dulu.Jika sudah selesai langsung pulang." Arini sedikit memperingati Sam.


Siap Bu Boss." ucap Sam sedikit menekankan kata " Bos".Lalu panggilan pun terputus.


Eh loe belum jawab siapa nona judes..?tanya Nando setelah Sam selesai menelpon.

__ADS_1


Ngomong apaan sih kalian, gw gak paham." ucap Rega yang memang tidak mengerti akan pembicaraan kedua temannya.


Tadi Sam di anterin sama cewek kesini." celetuk Nando sotau ,walau sebenarnya tebakan dia benar.


Wah siapa.? Ah Sam loe keterlaluan udah punya Arini juga loe masih niat nyari yang lain.Apa loe mau kayak gw jadi buaya.? crocos Rega yang tiba-tiba sewot.


Apaan sih kalian berdua, sotau banget.Tadi tuh gw di tawarin tumpangan sama tuh orang lagian gw kenal sama dia aja enggak." jelas Sam kepada kedua temannya.


Terus kenapa loe panggil dia nona judes.?tanya Nando.


Karena tuh cewek memang judes,makannya gw panggil dia nona judes." jawab Sam


Oooh ." ucap kedua temannya bareng.


Kalian sudah pesan makanan belum,gw lapar." ucap Sam yang tidak tahan dengan aksi demo perutnya.


Sudah,mungkin sebentar lagi datang." ucap Rega.Dan tak berselang lama pesanan mereka pun telah datang lalu mereka mulai memakan makanannya masing-masing setelah pegawai cafe menata makanannya di atas meja.


^


^


^


*Kediaman Arini*


Saat ini Arini sedang duduk di ruang tv,dia sedang menonton drama Korea kesukaannya.Namun tiba-tiba bel rumahnya berbunyi menandakan seseorang bertamu ke rumahnya.


Baik non." jawab bibi sopan lalu dia pun kembali ke dapur melanjutkan pekerjaannya.


Sedangkan Arini dia membuka pintu melihat siapa yang bertamu ke rumahnya.


Ariniiiiiiiii." teriak seorang wanita yang tak lain adalah Diana.


Ya ampun aku pikir siapa." ucap Arini saat tau temannya lah yang bertamu.


Memangnya kamu ngarep siapa yang datang,? Sam.?tanya Diana sedikit memajukan bibirnya.


Bukan." jawab Arini singkat


Lalu.? tanya Diana menerobos masuk ke dalam tanpa menunggu perintah dari si pemilik rumah.


Dilan." jawab Arini menutup pintu.


Ya ampun Rin tunangan loe aja udah ganteng setara lah sama si Dilan masa loe masih mau sama si Dilan,biar lah si Dilan sama si Milea hidup bahagia " jawab Diana


Yayaya,gw juga berharap begitu tapi nyatanya nasib si Milea sangat menyedihkan, semoga gw gak senasib kek dia." jawab Arini duduk di sebelah Diana dan dia pun hanya merespon dengan mengangkat bahunya saja.


Ngomong-ngomong kamu mau ngapain kesini.?tanya Arini


Memang nya gw gak boleh main kesini.?tanya Diana cemberut.

__ADS_1


Tentu saja boleh dong sayangku." goda Arini memeluk temannya.


Gw bete di rumah sendirian jadi gw kesini." jawab Diana dengan wajah memelas.


Yakin hanya itu.?tanya Arini yang tidak percaya.


Hmmm,,sebenarnya gw lagi marahan sama gege dan gw butuh teman curhat." jelas Diana memandang ke sembarang arah.


Kenapa kalian bertengkar ?tanya Arini lembut.


Gw liat dia lagi sama cewek,dan ketika gw tanya siapa cewek itu dia bilang itu adalah sepupunya.Tapi gw gak percaya." rengek Diana yang sebentar lagi akan mengeluarkan air mancur dari pelupuk matanya.


Kenapa kamu gak percaya.?kan bisa aja emang iya dia itu saudaranya Gery." jawab Arini


Masa saudara sampe peluk-peluk segala, di tambah lagi mereka tertawa bahagia seperti sepasang kekasih." ucap Diana masih keukeuh dengan keyakinannya.


Hmmm...ini membuatku pusing,aku ngerasain jatuh cinta saja baru sekarang."gumam Arini lirih.


Apa yang kamu katakan.?tanya Diana yang tak mendengar jelas ucapan temannya.


Ah tidak bukan apa-apa." elak Arini.


Aaaaaah, gw harus gimana Rin.? Tanya Diana seolah-olah meminta solusi kepada temannya.


Aku juga tidak tau hehe." jawab Arini tersenyum.


Kau payah." ejek Diana kesal karena temannya sangat kurang ahli dalam percintaan.


Namanya juga baru pemula." jawab Arini terkekeh.


Sudahlah lupakan saja tentang Gary, mari kita biki ramen." ajak Arini menarik tangan temannya menuju dapur.


Tapi loe yang masak ya, gw cuman mandorin loe aja." jawab Diana


Yaaa nona Diana, secara kamu kan tamu disini." ucap Arini mengambil bahan-bahan dari kulkas.


Makasih kamu memang pemilik rumah yang sangat baik nan pengertian." puji Diana.


Iya,,,kan sudah aku bilang kamu adalah tamu tapi tamu tak di undang hahaha."ledek Arini yang mulai memasak ramen.


Jahats kau Rinong." ledak Diana mengganti nama Arini.


Aaah kau teman kurang ajar,beraninya kamu mengejek namaku." timpal Arini pur-pura marah.


Hehe,,, becanda Arini ku sayang yang cantiknya tiada tara" buru-buru Diana memuji temannya agar tidak jadi marah kepadanya.


Ck..!! gak di puji juga gw mah sudah nyadar diri bahwa gw cantik membahana." sombong Arini menyunggingkan bibirnya.


Iya in aja gw mah biar yang sombong bahagia." jawab Diana.


Sialan loe." timpal Arini.Dan tak berselang lama ramen ala Arini pun sudah jadi dan mereka mulai melahap ramen tersebut.

__ADS_1


__ADS_2