Menikah Karena Wasiat

Menikah Karena Wasiat
Bab 48


__ADS_3

Tepat pukul 11 siang Sam dan Arini berencana untuk pulang ke rumah orang tua Sam.Karena orang tua Sam menyuruh mereka untuk tinggal disana beberapa hari.


Apakah kamu ingin bulan madu.? tanya Sam,saat ini mereka sedang berada di dalam mobil menuju kediaman orang tua Sam.


Memangnya boleh.?bukankah kamu sedang sibuk kuliah dan bekerja.? tanya Arini yang menyandarkan kepalanya di bahu Sam.


Aku kan pengantin baru jadi tidak apa-apa jika beberapa hari tidak masuk kerja dan kuliah." jawab Sam mengelus pipi Arini.


Aku terserah kamu aja." ucap Arini


Mmmpp baiklah.!! kamu ingin bulan madu kemana.?tanya Sam mencium punggung lengan Arini.


Kemana aja asalkan bersamamu." ucap Arini melingkarkan tangannya di pinggang Sam.


Kau sudah pandai menggombal dan menggodaku ya." Sam mengangkat kepala Arini dan menghadapkan wajah Arini ke arahnya sehingga pandangan mereka pun bertemu bahkan jarak di antara mereka sangat dekat nyaris hidung mereka bersentuhan.


Lepasin,disini ada orang lain."ucap Arini pelan,maksud orang lain adalah si supir.


Gapapa,toh kita suami istri....."Cup.!!" tiba-tiba tanpa rasa malu Sam langsung mencium bibir Arini sedangkan Arini yang di serang secara mendadak oleh bibir suaminya merasa terkejut dan berusaha untuk melepaskan ciumannya.Namun Sam malah menekan tengkuk Arini sehingga membuat Arini kesusahan untuk melepaskan ciumannya dengan terpaksa Arini pun membiarkan Sam mencium bibirnya walau sebenarnya dia malu karena Arini yakin bahwa supirnya pasti melihat kelakuan mereka. Dan benar saja sang supir hanya bisa menelan ludahnya saat melihat kelakuan majikannya dari kaca kecil yang ada di depan.


Hosh...hosh..." Arini kehabisan napas karena ulah suaminya.


Kamu kalau ciuman itu jangan tahan napas." ucap Sam menyeka bibir Arini yang sedikit basah.


Isssshhh....kau ini tidak tau tempat maen cium-cium aja." Arini memukul tangan Sam pelan.


Gapapa lah dear,kan kita suami istri.Lagian Mang Dadang juga memakluminya,iya kan mang.?tanya Sam dan di angguki oleh mang dadang dengan canggung.


Memaklumi sih memaklumi den,tapi mang juga malu liatnya kalau ngeliat yang kaya gituan mah." batin Mang Dadang tidak bisa mengungkapkan lewat suara apa yang dia rasakan.


Tuh kan mang Dadang juga B aja." ucap Sam


Tapi tetap aja gak boleh lakuin kayak gitu di depan orang lain,malu tau."ketus Arini mencebikan bibirnya.

__ADS_1


Oh jadi kalau lagi berduaan boleh ya.? tanya Sam sumringah.


Iyaa." jawab Arini singkat


Lebih dari cium juga boleh.? goda Sam mendekatkan wajahnya ke wajah Arini.


Apaan sih,gak usah mulai deh." Arini mendorong tubuh Sam karena malu suaminya terus menggoda dirinya.


Hahaha....kau begitu menggemaskan sayang." Sam mengacak-ngacak rambut Arini dan membawanya ke dalam pelukan.


Ya ampun jiwa jombloku meronta-ronta melihat pemandangan seperti itu Tuhan." batin mang Dadang yang memang statusnya adalah seorang duda.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih sekitar 40 menit akhirnya mereka pun sampai di kediaman rumah Sam.Buru-buru mang Dadang keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk kedua majikannya.


Makasih mang ."ucap Arini ramah dan di angguki oleh mang Dadang.


Ayo dear." Ajak Sam menggandeng tangan Arini ke dalam rumahnya dan ternyata semua keluarga Sam sudah menunggu kedatangan mereka termasuk mamah Arini.


SELAMAT DATANG PENGANTIN BARU."teriak semua orang saat Sam membuka pintu rumahnya dan itu sukses membuat mereka berdua terkejut juga terharu.


Kau manja sekali nak,baru juga 1 hari tak bertemu sudah cengeng kayak gini." Ejek mamah Arini melepaskan pelukannya dan menghapus air mata putrinya.


Hai boy,bagaimana sesi pembobolannya sukses gak.? bisik ayah Sam merangkul putranya.


Belum pah." jawab Sam berbisik,ya mereka berdua seperti teman tidak ada kecanggungan dalam membicarakan hal seintim itu 😂😂😂


Hah,? kenapa belum,? apakah kamu tidak bisa membobolnya.?" Tanya sang ayah bertubi-tubi


"Kau sangat payah nak,kau kalah dengan maling yang sering membobol atm mereka lebih pintar padahal itu susah dan berbahaya.Sedangkan kau, membobol gawang yang jelas keamanannya saja tidak becus." ejek ayah Sam berbisik sambil sikunya sedikit meninju perut putranya karena gemas putranya kurang gercep.


Belum juga Sam membalas ucapan ayahnya tiba-tiba mamah Sam menghampiri mereka.


Lagi ngomongin apa sih.? kok dari tadi mamah liatain bisik-bisik terus.?" tanya mamah Sam kepo.

__ADS_1


Ini urusan pria mah,jadi mamah gak boleh tau." jawab sang suami dan hanya di balas kerlingan mata oleh mamah Sam.


Anak sama bapak sama aja,sama-sama


menyebalkan." grutu mamah Sam meninggalkan kedua pria tersebut dan kedua nya pun hanya bisa terkekeh melihat sang ratunya terlihat kesal.


Semuanya ayo kita makan dulu." Ajak mamah Sam sedikit berteriak dan semua orang berjalan ke arah meja makan.


Om Sam....."teriak anak kecil dan Sam pun membalikan tubuhnya saat namanya merasa di panggil.


Eh Ziza." ucap Sam menggendong tubuh mungil gadis tersebut.


Om....Ziza kangen sama om.!!Om kemana saja Ziza cariin kok gak ada dari kemarin.? tanya gadis tersebut.


Maaf sayang,kemarin om sibuk." jawab Sam merapihkan anak rambut yang menutupi wajah Ziza.


Ooh...tapi kata bunda om lagi jadi pengantin.Emangnya apa sih pengantin itu.? tanya Ziza penasaran tapi belum juga Sam menjawab ucapan keponakannya sang kaka sudah menghampiri mereka.


Sayang,,ayo turun.!! Om Sam nya mau makan dulu kasian cacingnya kelaperan." ucap Dea mengambil Ziza dari pangkuan Sam.


Tapi Ziza masih kangen sama om Sam bun." rengeknya sedikit memberontak.


Iya nanti Ziza main lagi sama om Sam,sekarang biarkan om Sam nya makan dulu ya biar kuat."bujuk Dea kepada putrinya dan Ziza pun menganggukan kepalanya tanda mengerti.


Sam pun duduk di sebelah Arini,dan disana sudah di siapkan nasi dan lauknya oleh Arini.


Sepertinya kamu sudah cocok jadi seorang ayah." bisik Arini saat Sam mendudukan bokongnya.


Tentu,apakah kamu berubah pikiran.? dan ingin segera membuat anak yang lucu dariku.? " goda Sam dengan nada sepelan mungkin dan Arini pun hanya membalas tatapan jengah melihat kelakuan suaminya.


Sejujurnya Arini sangat menginginkan anak dari Sam tapi tidak untuk sekarang karena dia belum siap.Surat kelulusannya saja belum keluar di tambah lagi dia ingin kuliah dulu.Setidaknya dia ingin menikmati masa pacaran dulu bersama Sam sebelum memiliki anak,pikirnya.


Ekheeemmm...diskusi berapa rondenya nanti saja selesai makan." tiba-tiba suara ayah Sam mengagetkan semua orang yang ada disana dan itu sukses membuat semua orang menatap ke arahnya.

__ADS_1


"Kenapa kalian menatap saya.? tanya nya,sedangkan kedua orang yang tadi di sindir olehnya langsung menatapnya secara tajam seolah-olah mereka berkata "Tidak usah so tau." dan itu membuat ayah Sam jadi salah tingkah.


"Kompak banget natapnya tuh makhluk 2." gumam Ayah Sam pelan yang hanya terdengar oleh dirinya saja.


__ADS_2