Menikah Karena Wasiat

Menikah Karena Wasiat
Pernikahan


__ADS_3

Pagi pun telah tiba,sang pajar sudah menampakan cahayanya ke bumi dan tepatnya di kamar seseorang terlihat dia masih memeluk guling serta tubuhnya di bungkus oleh selimut siapa lagi kalau bukan Sam si calon pengantin.


Toktok....Saaam."teriak mamahnya sambil terus mengetuk pintu.


"Ini anak mau jadi pengantin juga kenapa belum bangun sih."gumam sang mamah


SAAAM...BANGUN KAMU MAU JADI NIKAH ENGGAK SAMA ARINI."teriak mamahnya dengan nada sangat keras.


Seketika Sam pun langsung terperanjat saat mendengar mamah nya bilang tentang pernikahan.


Ya ampun kenapa gw sampe lupa,ini kan hari pernikahan gw sama Arini." ucapnya buru-buru dia pun turun dari kasur dan masuk ke kamar mandi setelah dia menyauti teriakan mamah nya yang terus berteriak dari luar.


Sekitar 20 menit akhirnya Sam pun keluar dari kamar mandi dan disana sudah ada pihak WO yang sudah menunggunya dari tadi untuk merias Sam.


Wow....kamu gagah sekali say." ucap WO tersebut yang ternyata adalah banci.Seketika Sam pun bergidik ngeri melihatnya apalagi saat ini di kamarnya cuman ada mereka berdua.


Serem,kenapa gw di tinggal berdua sama si kaleng ini." batin Sam


Sini say biar akyu rias." ucap banci yang bernama Della.


Gak usah takut say akyu baik kok,ya walau pun akyu tau akyu ini cantik tapi maaf yah say aku gak mau jadi pelakor di dalam pernikahamu." ucapnya lagi dan Sam pun hanya bisa merinding mendengar ucapan banci tersebut.


Sini bajunya biar saya yang pake." pinta Sam mengambil stelan jas berwarna putih.Lalu dia pun masuk ke ruang ganti dan tak lama Sam pun keluar sudah terlihat rapi dengan pakaiannya.


Wow...kamu memamg sangat tampan ,tapi sayang sebentar lagi akan jadi suami orang." ucap Della sedikit manja.


Sini biar akyu rapihin rambutnya dan sedikit di tap tap mukanya biar agak keliatan fresh and glowing." cerocosnya lagi dengan terpaksa Sam pun menuruti perintah si banci kaleng tersebut.


Gercep." titah Sam karena dia tidak mau terlalu lama di pegang-pegang oleh si banci kaleng tersebut.


Siyaaaap say." ucap Della dengan cekatan tangannya menata rambut Sam dan sedikit memoles wajahnya agar terlihat lebih segar.


Selesai.!! wow...iyey memang benar-benar tampan say." puji Della dan terdengar mengerikan di telinga Sam.


Tiba-tiba mamah Sam pun datang menghampiri mereka berdua."Sam udah beres.?" tanya sang mamah masuk ke dalam kamarnya.


Sudah tan,lihat dech dia sangat tampan sekali kan akyu sungguh terpesona dengan ketampanannya." ucap Della sambil matanya bermain manja menatap Sam dan Sam pun buru-buru keluar dari kamarnya.


Iiiihhh....amit-amit." grutunya melewati sang mamah dan Della dan sang mamah pun hanya bisa mengelengkan kepalanya.


Yaudah Del ayo kita turun." ajak mamah Sam


Yuk tan."jawabnya lalu mereka beruda pun keluar dari kamar Sam.


Semuanya sudah siap.? tanya papa Sam saat itu waktu sudah menunjukan pukul 08:00 semua keluarga dan kerabat dari Sam berkumpul di rumahnya.

__ADS_1


Sudah." jawab semua orang dengan serempak.


Pengantin pria sudah siap belum.? sindir papa Sam seketika semua orang pun mengalihkan pandangannya kepada Sam.


Apaan sih papa." grutu Sam sedikit malu.


Hahaha....santai boy,apakah kamu gugup.?tanya ayah Sam menepuk pundak putranya.


"Santai saja Sam,slow." ucapnya lagi merangkul anaknya.


Yaudah ayo kita berangkat." ajak mmah Sam dan semua orang pun keluar dari rumah Sam masuk ke dalam mobilnya masing2.Begitu pun dengan ketiga sahabat Sam mereka sudah datang dari tadi.


Wow...bro lu sangat tampan." puji Rega


Hahah...gw selalu tampan kali." jawab Sam sedikit sombong.


Lu gugup Sam.? tanya Gary merangkul temannya


Sedikit." jawab Sam


Hahaha...kata orang itu wajar.Yaudah loe masuk mobil sana kita bertiga ada di belakang loe." ucap Gary dan di angguki oleh Sam lalu dia pun masuk ke dalam mobil yang mana disana sudah ada mamah,papa,kaka Sam dan juga kaka iparnya tak lupa juga keponakannya yang cantik.


Bun,,,kok om Sam pake baju kayak begitu.? tanya gadis kecil itu.


Karena om Sam mau nikah sayang." jelas Dea kepada putrinya.


Nanti jika kamu sudah dewasa pasti akan tau menikah itu apa." jawab sang bunda dan Ziza pun hanya menganggukan kepalnya.


Lalu satu persatu mobil pun mulai keluar dari halaman rumah Sam, terlihat sangat indah saat semua mobil melaju beriringan meninggalkan area rumah Sam apalagi mobil yang di tumpangi Sam mobil itu di hias sebagus mungkin.


________________


Saat ini seorang wanita sedang duduk di depan cermin,dia baru saja selesai di rias dia juga terlihat sangat cantik dengan baju kebaya putihnya juga siger sundanya yang menancap di atas kepalanya semakin membuat dirinya terlihat anggun.


Haaiiiiii." teriak seseorang mengagetkan lamunan Arini.Arini pun menolehkan kepalanya melihat siapa yang mengejutkannya.


Diana." gumamnya sambil tersenyum


Wait....wait...lu beneran Arini kan.?tanya nya memastikan sambil mengitari Arini seolah-olah dia tak percaya bahwa yang ada di depannya adalah temannya.


Apaan sih,iyalah gw Arini lu pikir gw Arinong."candanya terkekeh


Sumpah gw pangling banget,lu cantik banget Rin." puji Diana mengagumi Arini


Makasih nona atas pujiannya."ucap Arini tersenyum.

__ADS_1


Gw gugup Di,dada gw bergetar terus." ucapnya lagi sambil memegang dadanya


Itu wajar kata orang,lu ambil napas lalu buang pelan-pelan " titah diana dan Arini pun mengikuti perintahnya.


"Gimana sudah enakan.? tanya nya lagi dan di angguki oleh Arini.


"Gak kerasa ya lu udah mau nikah aja."ucap Diana lagi belum juga Arini menjawab ucapan temannya sang mamah datang menghampiri mereka berdua.


Pagi tante." sapa diana tersenyum


Pagi juga Di." jawab mamah Arini lembut


Sayang sebentar lagi rombongan mempelai pria datang,kamu mau saat ijab qabulnya berdampingan dengan Sam atau keluar pas ijab qabul.? tanya mamah Arini.


Selesai ijab qabul aja mah Arini keluarnya,Arini takut Sam gugup hehe." kekehnya


Yaudah kalau gitu,Di tante minta kamu temani Arini disini ya." ucap mamah Arini dan di angguki oleh Diana namun sebelum mamah Arini keluar ruangan dia mengelus lembut pipi putrinya.


" Gak kerasa kamu sekarang udah gede nak,udah mau nikah lagi.Mamah benar-benar tak percaya ini." ucapnya sedih


Mah udah dong jangan gini kan Arini ikutan sedih,Arini janji pasti akan sering mengunjungi mamah nanti." ucapnya karena sebelumnya Arini memberitahu kepada mamah nya bahwa dia akan tinggal di apartemen Sam setelah menikah tentu saja mamah Arini harus menyutujuinya walaupun hatinya berat.


Yaudah mamah keluar dulu ya " ucapnya pergi dari sana.


Kini rombongan keluarga besar Sam pun sudah sampai di gedung tempat mereka menikah.Sam pun keluar dari mobil di apit oleh ayah dan ibunya dan tentu saja keluarga Arini sudah menyambutnya di depan.


Rombongan mempelai pria pun masuk ke dalam gedung dan mulai duduk di kursi yang di sediakan begitu pun dengan Sam dan kedua orang tuanya mereka sudah duduk di meja tempat ijab qabul yang mana disana sudah ada pak penghulu dan pamannya Arini sebagai wali nya.


Sudah siap nak Sam.? tanya pang penghulu memastikan dan di angguki oleh Sam dengan mantap.


Lalu sesi ijab qabul pun di mulai hingga akhirnya terdengar kata " SAAAAAAAH" dari saksi dan semua orang.


Dan semua pun mengucap kata " Alhamdulillah" dengan serempak.


Silahkan pengantik wanitanya di ajak keluar." titah pak penghulu,lalu tak berselang lama Arini pun keluar di apit oleh Diana dan mamah nya.Di dudukannya Arini di sebelah Sam sehingga membuat keduanya terlihat gugup apalagi Sam yang terus memandangi Arini karena dia begitu cantik.


Silahkan nak Sam di lihat dulu istrinya,takutnya salah orang."canda Pak Penghulu sehingga semua orang pun tertawa.


"Nak Arini apakah benar ini suaminya.?canda penghulu lagi dan di angguki Arini dengan malu.


"Kalau gitu cium lah tangan suami nak Arini saat ini." titah pak penghulu dengan malu Arini pun mengambil tangan Sam dan mencium punggung tangan pria yang sekarang sudah resmi jadi suaminya.


" Nak Sam cium dong kening istrinya." titah pak penghulu lagi namun terdengar seperti godaan dengan malu Sam pun mencium kening Arini lama.


Gege....mereka sungguh romantis." bisik Diana kepada sang pacar

__ADS_1


Kamu mau nikah muda seperti Arini dan Sam.? kalau mau ayo besok kita langsung ke KUA saja." ajak Gary


Gak mau ah,aku belum yakin padamu." ucap Diana kembali melihat sepasang pengantin yang sedang menyematkan cincin di jari mereka masing-masing.


__ADS_2