
Malam telah tiba,semua keluarga Sam berkumpul di ruang keluarga termasuk Sam dan Arini.
Jadi mau kemana kalian bulan madu.? tanya ka Dea kepada sepasang pengantin tersebut.Arini pun menoleh ke arah Sam seolah-olah meminta dia yang menjawab pertanyaan kakanya.
Mungkin ke Turki ka." jawab Sam yang paham akan tatapan istrinya.
Wow....itu negara yang sangat indah." ucap ka Dea sumringah.
" Nanti pulangnya harus bawa kabar gembira ya." goda sang kaka kepada adiknya.
Emang kaka pikir gampang bikinnya." Sam paham maksud dari ucapan kaka nya.
Yakan dicicil dari sekarang jadi nanti pulang mulan madu langsung jadi." jelas ka Dea sedangkan Arini hanya bisa menundukan wajahnya karena malu bagaimana bisa kaka iparnya bicara hal seperti itu di depan umum, bahkan dia sendiri yang hanya mendengarkannya saja merasa malu.
Loh nak kamu kenapa.? tanya mamah Sam saat melihat menantunya dari tadi diam dan menundukan kepalanya.
Ooh..Arini tidak kenapa-napa mah." jawabnya tersenyum paksa.
Ooh,kalau gak enak badan atau cape istirahat aja di kamar." titah mamah Sam kepada Arini
" Sam antarkan istrimu ke kamar,mungkin dia kelelahan." ucap sang mamah dan di angguki oleh putranya.
Ayo dear." ajak Sam membantu Arini bangun dari duduknya.
Semuanya Arini permisi dulu ya." ucap Arini sedikit tidak enak karena semua orang masih berkumpul tapi dia malah pergi,dan memang benar Arini merasa tubuhnya lelah mungkin karena kurang istirahat saat dia kembali dari hotel.
Tidurlah." titah Sam saat mereka sudah sampai di kamarnya dan di angguki oleh Arini setelah merebahkan tubuhnya di kasur.
Mau kemana.? tanya Arini saat melihat Sam turun dari ranjang.
Kamar mandi sayang,mau cuci muka dan gosok gigi." jawab Sam mengelus kepala Arini dengan lembut dan Arini pun menganggukan kepalanya.Sam pun berjalan ke kamar mandi setelah dia mencium kening sang istri.
15 menit kemudian Sam pun keluar dari kamar mandi dan ternyata Arini masih terjaga.
__ADS_1
Kenapa belum tidur.? tanya Sam naik ke ranjang membaringkan tubuhnya di sebelah Arini.
Yasudah sini aku peluk."ucap Sam menepuk-nepuk lengannya meminta Arini agar menyimpan kepalanya disana.Dengan senang hati Arini pun menuruti keinginan suaminya.
Saam..." ucap Arini saat dia berada di dalam pelukan suaminya.
Hmmm." gumam Sam matanya menatap langit-langit kamarnya.
Apakah kamu bahagia menikah denganku.? tanya Arini memainkan jarinya di dada Sam.
Kenapa kamu tanya begitu.? tentu saja aku sangat bahagia." ucap Sam mengendurkan pelukannya sehingga dia bisa menatap wajah Arini.
Makasih.!! Aku janji akan belajar menjadi istri yang baik untukmu." ucap Arini mengeratkan pelukannya di pinggang Sam.
Aku juga,aku akan belajar jadi suami yang baik untukmu." ucap Sam mencium kening Arini dan kini mata mereka bertemu.Perlahan-lahan Sam pun mendekatkan bibirnya di telinga Arini memberikan tiupan mesra sehingga membuat tubuh Arini menegang karena itu adalah titk sensitive nya,merasa tidak ada penolakan Sam pun menjilati telinga Arini dengan lembut dan itu semakin membuat tubuh Arini menjadi panas seketika darahnya terasa berdersir." Aah" satu desahan keluar dari mulut Arini.
Lalu Sam pun membaringkan tubuh Arini dan sekarang dia sudah ada di atas tubuh Arini,dengan lembut Sam mencium bibir Arini ********** dengan mesra menyecap bibir manis nan indah milik istrinya tidak hanya sampai disitu Sam pun sedikit menggigit bibir Arini agar memberikan akses untuk lidah Sam menjelajahi rongga mulutnya.
Hosh...hosh..." Arini mengambil napas sebanyak mungkin saat ciumannya terlepas.
Sudah aku bilang jangan tahan napas kalau sedang ciuman." ucap Sam masih berada di atas tubuh Arini.
Aku kan tidak bisa." jawab Arini memalingkan wajahnya karena malu.Jangankan pengetahuannya untuk malam pertama pengetahuan dalam ciuman saja dia masih awam.
Sam pun menarik wajah Arini agar dia bisa melihatnya." Aku akan membantumu." ucap Sam tanpa menunggu jawaban dari Arini Sam pun langsung mencium bibir Arini dengan lembut perlahan-lahan Arini pun sedikit bisa membalas ciuman Sam walau masih kaku.Tidak hanya sampai disitu kini tangan Sam sudah mulai nakal tangannya berhasil masuk ke dalam baju Arini dan mulai mendekati gunung kembar Arini yang masih terbungkus BH " Aah" lagi-lagi 1 desahan keluar dari mulut Arini saat Sam meremas gundukan yang begitu menggemaskan.
Setelah puas bermain dengan gunung kembar Arini Sam pun mulai membuka kancing baju Arini satu persatu dan terlihatlah gundukan yang tadi Sam remas ukurannya sangat pas dan mata Sam sudah tidak sabar lagi saat melihat gundukan tersebut.Buru-buru dia pun menyingkirkan Bra Arini, seketika gundukan tersebut langsung telihat dengan jelas,karena merasa malu Arini pun mencoba menutupi dadanya dengan kedua tangan.
Jangan di tutupi sayang,mereka adalah milikku" ucap Sam dengan suara seraknya karena sudah tidak tahan,buru-buru dia pun menyingkirkan lengan Arini dan langsung menghisap gunung kembarnya.
Mmmmppp." sekuat tenaga Arini menggigit bibir bawahnya agar tidak bersuara karena merasakan nikmat oleh sentuhan Sam
Keluarkan sayang,tidak usah di tahan." ucap Sam kembali mencium bibir Arini dan Arini pun mengalungkan lengannya di leher Sam.
__ADS_1
Kedua insan tersebut sudah tidak bisa menahan hasratnya lagi,kini Sam mulai meraba bagian sensitive Arini dan mulai memainkannya dengan jari
Aaah.... Saa...aamh." ucap Arini merasakan sesuatu yang begitu luar biasa di bagian sana.
Aku sudah tidak kua dear,aku akan melakukannya malam ini." ucap Sam buru-buru membuka baju dan celananya setelah dia berhasil membuka semua pakaian Arini.Tubuh yang indah Sam tidak percaya bahwa tubuh istrinya sangat indah dan mulus.
Pelan-pelan." ucap Arini sedikit takut
Kamu tenang saja,aku akan melakukannya dengan lembut dan penuh kasih sayang." ucap Sam langsung mencium bibir Arini memberikan rangsangan di setiap tubuhnya hingga pada akhirnya Arini pun memberikan kesuciannya kepada Sam malam itu juga.Entah berapa kali mereka melakukan kegiatan panasnya yang pasti kedua insan tersebut begitu menikmatinya hingga pada akhirnya Arini pun merasakan tubuhnya remuk.
Aku sudah lelah." gumam Arini,saat ini jam sudah menunjukan pukul 01:00 dan mereka mulai bertempur pukul 21:30 ( hahaha Sam rakus atau doyan).
Kau tidur saja,aku akan bermain sendiri." titah Sam yang memang masih menginginkannya.Entahlah Sam merasa candu dengan tubuh Arini dia benar-benar merasa jadi maniak 😂😂😂😂😂.
Tunggu." ucap Arini sedikit berteriak dan mendorong tubuh Sam.
Kenapa.? tanya Sam sedikit kesal karena dia sedang sibuk memompa.
Aku lupa tidak meminum pil kb,bagaimana ini.? tanya Arini ketakutan.
Sam pun membuang napasnya pelan saat mendengar ucapan istrinya.Dia sedikit kesal kenapa juga istrinya mesti takut jika berhubungan intim tanpa pil kb toh kalau pun istrinya hamil dia justru merasa bahagia karena Tuhan sudah mempercayai mereka dengan mengirimkan malaikat kecil di kehidupan rumah tangganya.
Deaar...dengarkan aku,kalau pun kamu hamil justru aku akan lebih senang dan bahagia.Dan kamu tidak usah takut jika kamu hamil toh kamu hamil ada suaminya." ucap Sam berharap istrinya bisa paham dengan ucapannya.
Sejenak Arini diam memikirkan ucapan suaminya,ada benarnya juga jika dia hamil itu tandanya Allah sudah mempercayai mereka untuk di berikan amanat.Banyak di luaran sana wanita ingin hamil tapi susah sampai-sampai mereka harus mengeluarkan uang puluhan juta hanya karena ingin hamil.
Baiklah,aku tidak akan konsumsi pil kb.Kapan pun aku hamil itu tandanya Allah sudah memberikan kepercayaan kepada kita."ucap Arini tersenyum dan Sam pun merasa lega mendengar jawaban istrinya.
Jadi bolehkah aku lanjut lagi ? tanya Sam mengedipkan matanya.
Kamu masih mau.? tanya Arini tak percaya,dia pikir suaminya sudah kenyang.
Hehe...iya sekali lagi ya." pinta Sam penuh permohonan dengan terpaksa Arini pun menuruti keinginan Sam walau pada akhirnya dia pun menikmatinya juga😂.
__ADS_1