Menikah Karena Wasiat

Menikah Karena Wasiat
Keputusan


__ADS_3

*Rumah Arini.*


Saat ini dia sedang duduk di ruang tv dengan mamah nya,dia terlihat gelisah seperti ingin mengatakan sesuatu kepada sang mamah.


Ada apa sayang.?sepertinya ada hal yang ingin kamu bicarakan.?tanya mamah Arini yang menyadari sikap anaknya.


Mmmmpp,,,,anu mah." Arini sejenak menghentikan ucapannya.


Anu apa.?tanya sang mamah penasaran.


Arini mau bicara sesuatu sama mamah." ucap Arini dengan nada hati-hati.


Katakanlah,apa yang ingin kamu bicarakan sama mamah.?lembut mamah Arini.


Dengan sejuta keberanian dia pun mulai mengatakan apa yang akan dia sampaikan.


Sam,,,ingin menikah setelah Arini ujian."ucapnya dengan sekali tarikan napas.


Apa.??? tanya sang mamah terkejut.


Sam,,,ingin menikah selesai kamu ujian.?ucap mamah Arini memastikan bahwa telinganya tidak salah dengar dan di angguki oleh Arini.


Kenapa sangat buru-buru sekali,?atau jangan-jangan..." mamah Arini menggantung ucapannya.


Tidak mah,Arini tidak hamil." buru-buru Arini menjawab karena dia paham maksud dari ucapan mamah nya.


Lalu kenapa Sam mengajak kamu menikah cepat.?tanya mamah Arini mengerutkan dahinya.


Sam bilang dia ingin pacaran setelah menikah dan baginya pacaran hanya menyicil dosa." jelas Arini


Lalu kamu jawab apa.?tanya sang mamah.


Arini belum jawab mah ,Arini minta waktu sama Sam untuk berpikir selama 3 hari."ucapnya menundukan kepalanya karena takut sang mamah tidak suka dengan penjelasannya.


Mamah Arini menarik napas dalam-dalam...


Mamah serahin semuanya sama kamu,tapi satu hal yang perlu kamu tau membangun rumah tangga itu tidak mudah apalagi di usia kalian yang tergolong masih muda.Kamu harus siap dengan segala sesuatunya." mamay Arini memberikan nasihat kepada putrinya.


Iya mah Arini paham."jawab Arini mengangkat kepalanya.


Semua keputusan mamah serahin sama kamu." ucap mamah Arini tersenyum.


Makasih mah." ucap Arini memeluk mamahnya.


Sama-sama sayang,sekarang kamu tidur ya." titah mamah Arini dan Arini pun menuruti perintah mamah nya.


Mas,,,anak gadis kita sudah besar.Bahkan dia sudah bisa mengambil jalannya sendiri sekarang."batin mamah Arini saat melihat putrinya menaiki tangga.

__ADS_1


_______


Hari terus berganti tak terasa Arini sudah melaksanakan ujian sekolahnya selama 3 hari, dan hari ini juga lah saat-saat yang di nantikan Sam karena dia akan mendengar keputusan tunangannya.


Aku sudah tidak sabar." batin Sam saat dia akan masuk mobil.


Tiba-tiba seseorang memanggil namanya..


Saaaam."teriak Rega lalu Sam pun membalikan badannya.


Ada apa.? tanya Sam ketus.


Buset jutek amat pak sama gw,gw nebeng pulang ya." ucap Rega yang sudah siap masuk ke dalam mobil.


Tidak,tidak,,!! gw mau jemput Arini." ucap Sam


Yaelah,,gpp gw jadi obat nyamuk juga." kekeh Rega.


Enggak,enggak nebeng sama yang lain saja." titah Sam buru-buru dia pun masuk ke dalam dan menancap gas meninggalkan Rega yang mengupat dirinya.


Sialan dia ninggalin gw,dasar sahabat macam ***." grutunya saat melihat mobil Sam semakin menjauh.


Tit..tit..."tiba-tiba klakson mobil mengagetkan Rega yang sedang berdiri di parkiran.


Hey awaaas,kalau mau mati jangan di depan mobil gw"teriak seorang wanita cantik yang mengeluarkan kepalanya dari jendela mobil.


Lagi putus cinta yaa,,kasian.! ucap si wanita tersebut dan langsung menancap gas meninggalkan Rega yang sudah terlihat kesal.


Dasar wanita gila." umpat Rega.


__________


Dear,,,aku sudah di depan." seperti itulah pesan yang di kirim Sam kepada Arini saat dirinya sudah sampai di sekolah Arini.


Oke tunggu."balas Arini


Tak berapa lama Arini pun muncul dan buru-buru masuk ke dalam mobil Sam.


Maaf ya menunggu." ucapnya tak enak.


Tidak apa-apa." jawab Sam tersenyum.


Mau kemana dulu kita.?tanya Sam sebelum menjalankan mobilnya.


Ke taman,ada yang mau aku omongin." dan Sam pun dengan semangat langsung melajukan mobilnya.


Hanya butuh waktu 25 menit untuk mereka bisa sampai di taman tersebut.

__ADS_1


Ayo." ajak Sam mengulurkan tangannya saat Arini keluar dari mobil.


Kita duduk disana saja." tunjuk Arini ke arah bangku kosong yang mana di depannya ada kolam ikan.Sam pun menganggukan kepalanya.


Duduk." titah Sam setelah dia membersihkan kursi tersebut.


Jadi apa keputusanmu ?tanya Sam langsung ke inti.Sejenak Arini diam tidak merespon ucapan Sam dan itu membuat Sam merasa waswas.


Saam.." Arini membuka suaranya.


Yaa." ucapnya menatap Arini


Kamu tau kan membangun rumah tangga itu tidak mudah,akan banyak lika-liku di dalamnya.Dan aku pun akan menjadi tanggung jawabmu." Arini menjeda ucapannya.


Lalu apakah kamu siap dengan semua itu.?setelah kita menikah tidak mungkin kita akan meminta uang lagi kepada orang tua." ucapnya menatap Sam.


Sam paham betul maksud dari ucapan tunangannya.Dia yakin seyakin-yakin nya bahwa dia bisa memenuhi semua kebutuhan hidup Arini.


Aku akan bekerja keras,dan berusaha menjadi suami yang baik untukmu.Aku hanya meminta dukungan mu terus baik dalam suka mau pun duka." ucap Sam memegang tangan Arini.


Sungguh Arini terharu dengan pria di hadapannya ini, hatinya benar-benar luluh mendengar ucapannya.Dia tidak bisa membayangkan jika dia harus kehilangan prianya pasti dia akan sangat hancur.


Saam." ucap Arini menatap Sam.


Aku bersedia hidup denganmu,menua denganmu,menjalani hari-hariku bersamamu hingga maut memisahkan kita." ucap Arini dengan mantap.


Jadi kamu mau menikah denganku setelah ujian.?tanya Sam memastikan dan Arini hanya menganggukan kepalanya.


Seketika Sam pun langsung memeluk Arini dengan erat dia sangat bahagia wanita yang di cintainya akan menjadi miliknya dengan hak paten.


Ya Arini sudah yakin dengan keputusannya,selama 3 hari dia terus berdo'a meminta petunjuk kepada Allah agar dia di berikan petunjuk.


Dan selama 3 malam itu pun Sam dan ayahnya lah yang datang ke dalam mimpinya.


*Mimpi Arini*


Ayaaah." ucap Arini saat dia melihat ayahnya sedang berdiri di hadapannya.


Nak,,dia pria terbaik untukmu." ucap sang Ayah dan sosoknya langsung hilang dalam sekejap.


Ayaaah,,,Ayaaah..." teriak Arini.


Arini." tiba-tiba sosok Sam ada di belakangnya.


Sam." gumam Arini.


Kemarilah, ada aku disini.Aku akan selalu menjagamu menggantikan ayahmu." ucap Sam merentangkan tangannya dan Arini pun langsung lari ke dalam pelukan Sam.

__ADS_1


__ADS_2