Menikah Karena Wasiat

Menikah Karena Wasiat
Pulang bareng


__ADS_3

Jam pulang pun telah tiba dan Samuel sudah menunggu Arini sejak dari tadi di parkiran.


Rin pulang sekolah loe mau kemana.?tanya Diana saat mereka menuju parkiran.


Mamah nya si banci nyuruh gw untuk datang ke rumah nya." jawab Arini enteng


Hah mamah si banci.? ucap Diana penuh tanya


Mamahnya pangeran loe." terang Arini


Oh Sam,tapi kenapa loe panggil dia dengan sebutan banci.? tanya Diana


Karena dia berani nya sama cewek." ucap Arini


Maksud loe.? tanya Diana belum paham


Ah sudahlah lupakan saja." ucap Arini lalu mereka pun telah sampai di parkiran dan langsung di sambut dengan tatapan tajam dari Samuel.


Calsum loe garang banget ya." bisik Diana


Calsum,?ucap Arini tak mengerti


Calon suami oon." ucap Diana.


Hey,!!mau sampai kapan kalian akan bisik-bisik.? sentak Samuel mengagetkan kedua gadis tersebut.


B aja kali." ucap Arini.


Yaudah ya Rin gw duluan,jemputan gw sudah datang." ucap Diana buru-buru lari dari sana dan di balas lambaian tangan oleh Arini.


Ayo buruan, gw sudh jamuran dari tadi nungguin loe." ucap Samuel sinis


Suruh siapa nungguin." gumam Arini ketus


Hey mercon,loe gak bilang kan sama temen loe tentang kita." ucap Samuel

__ADS_1


Menurut loe,? terus kemana kedua ajudan loe yang selalu ada di belakang bokong loe..? tanya Arini dengan nada mengejek.


Bukan urusan loe." ucap Samuel sebenarnya tadi Samuel susah payah menyuruh kedua temannya untuk pulang lebih dulu dia beralasan akan ke toko kue membeli bahan-bahan atas perintah mamahnya.


Lalu kini mereka pun sudah naik motor masing-masing dengan posisi Samuel di depan dan Arini di belakangnya( ya seperti inilah pulang bareng versi mereka)😂.


Cepet banget tuh banci bawa motornya sengaja deh kayaknya mau ninggalin gw." geutu Arini saat melihat motor Samuel melaju dengan cepat.


Ck, lelet sekali si mercon." gumam Samuel saat melihat Arini dari spion motornya yang tertinggal jauh lalu dia pun mulai mengurangi kecepatan motornya.


Setelah hampir 30 menit menempuh perjalanan menuju rumah Samuel akhirnya mereka pun telah sampai di rumahnya Samuel.


Siang mang." ucap Samuel saat seorang penjaga gerbang membukakannya.


Siang den." ucap si mang penjaga gerbang.


Ini rumah atau istana gede banget." batin Arini saat melihat rumah keluarga Samuel.


Gak usah norak, rumah gw emang besar." ucap Samuel


Lalu tiba-tiba pintu pun terbuka menampilkan sosok wanita umur 45 tahunan namun masih terlihat sedikit muda dari usianya.


Wah menantu mamah sudah datang." ucap mamah Samuel buru-buru memeluk Arini.


Siang tante." ucap Arini mencium tangan mamah Samuel.


Cih,yang anaknya kan gw bukan dia kenapa dia yang di peluk duluan." batin Samuel cemburu melihat tingkah mamahnya yang melupakan keberadaannya.


Eh mamah lupa ternyata anak bujang mamah ada disni." ucap sang mamah beralih merangkul anak laki-lakinya.


Menyebalakan."ucap Samuel membalas pelukan sang mamah


Yaudah ayo masuk mamah udah masak banyak,ayo Arini." ucap sang mamah sembari merangkulnya masuk ke dalam.


Dih lihatlah belum apa-apa si mamah sudah lupain gw,gimana nanti kalau dia jadi menantunya bisa-bisa di buang gw." batin Samuel mengikuti kedua wanita tersebut dari belakang.

__ADS_1


Nah Arini duduk dulu ya disini." titah mamah Samuel mendudukan Arini di ruang tamu.


Baik tante." jawab Arini


Eeeeetttts jangan panggil tante panggil mamah aja kayak Samuel." ucap mamh samuel.


Caper." gumam Samuel namun masih terdengar oleh Arini.


" Mah,Sam ke kamar dulu ya ganti baju." pamitnya.


Iya jangan lama-lama ya kita makan siang bareng." ucap mamah Samuel.


Sayang kamu mau minum apa.? tanya mamah Samuel.


Terserah tante eh mamah aja." ucap Arini canggung.


Oke kamu tunggu disini ya." ucap mamah samuel lalu dia pun pergi ke dapur membuatkan jus jeruk untuk Arini setelah menunggu 5 menit akhirnya jus jeruk pun telah selesai di buat.


Nah ini minumlah." titah mamah Samuel menyimpan jus jeruk tersebut di meja.


Makasih mah." ucap Arini mengambil jus tersebut lalu meminumny.


Mamah senang banget kamu mau main kesini." ucap mamah samuel sumringah dan hanya di balas senyuman oleh Arini.


Oiya Om kemana mah.? tanya Arini


Masih di kantor,pulangnya suka sore." ucap mamah Samuel.


"Nah itu samuel,ayo kita makan." ucap sang mamah saat melihat anaknya turun dari tangga lalu mereka pun menuju ruang makan.


"Arini pengen sama apa.? tanya mamah Samuel mencoba mengambilkan lauk untuknya.


Biar Arini sendiri aja mah yang mengambilnya." ucap Arini saat mereka sudah duduk di kursi meja makan.


Oh baiklah ,jangan malu-malu anggap aja rumah sendiri oke." ucap mamah Samuel.

__ADS_1


Cih,soo manis banget si mercon." gumam Samuel lirih.


__ADS_2