Menikah Karena Wasiat

Menikah Karena Wasiat
Rasa ini


__ADS_3

Acara makan-makan pun telah selesai kini semua orang sedang berkumpul di ruang keluarga sambil menonton tv.


Sayang kamu nginep aja disini ya besok kan tanggal merah jadi kamu libur sekolah." titah mamah Sam.


Tapi mah Arini belum minta izin sama mamah Arini." ucap Arini mencoba mencari alasan untuk menolaknya.


Udah mamah wakilin tadi,katanya boleh lagian mamah kamu akan pergi ke luar kota malam ini untuk urusan pekerjaan." ucap mamah Sam.


Iya nak nginep aja disini." timpal papa Sam. Sejenak Arini berpikir untuk mencari cara menolak tawaran dari camernya tapi percuma saja tidak akan bisa.


Hmm baiklah mah." ucap Arini terpaksa menerima tawaran camernya.


Nah gitu dong, kamu tidur sama mamah oke." ucap sang camer senang dan di balas senyuman oleh Diana.


"Eh,,, kalau Diana mau nginep disini juga boleh kok." ucap mamah Sam menawarkan pada Diana.


Ah terima kasih tan, tapi Diana akan pulang soalnya orang tua Diana jarang ngizinin Diana nginep di rumah orang lain." jawab Diana sopan.


Ooh gitu,sayang sekali padahal akan seru jika kita tidur bertiga." ucap mamah Sam antusias.


Berisik yang ada bukan seru." celetuk Sam acuh.


Ah bujang mamah ingin ikut tidur bareng ya sama kita." goda sang mamah.


Tidak,terima kasih..!!!Kamar Sam lebih nyaman ketimbang tidur sama mamah." ucap Sam.


Yakin.? kalau tidur bareng Arini gimana.? timpal Gary dan seketika semua orang pun tertawa.


Apaan sih loe." ketus Sam.


Tak terasa kini waktu pun sudah menunjukan pukul 9 malam, Diana dan Gery pun sudah pamit pulang kini hanya ada Sam dan Arini di ruang keluarga sedangkan orang tua Sam tadi mereka pergi karena mendapat telpon dari temannya bahwa dia sedang di rawat di RS.


Aku akan tidur dulu." ucap Arini memecah keheningan.


Apa kamu tau kamarnya.? tanya Sam.

__ADS_1


Tidak.Bisakah kamu tunjukan.? ucap Arini


Ayo ikut aku." ucap Sam bangkit dari duduknya dan Arini pun mengikuti Sam dari belakang.


Ini kamar mu." ucap Sam membuka kamar tamu untuk Arini.


Makasih." ucap Arini tersenyum dan seketika mata mereka pun bertemu.Perlahan-lahan Sam pun mendekati Arini hingga tubuhnya terbentur dinding kamar.


Deg.!!!


Kenapa dengan jantungku." batin Arini saat dia sudah berada di kukungan Sam.


Sam." ucap Arini lirih


Hmmm." gumam Sam masih memandangi wajah Arini.


Sam." ucap Arini kembali namun bukannya mendapat jawaban dari Sam yang ada malah serangan bibir yang Sam lemparkan tepat di bibirnya.


"Cup."...


Perlahan-lahan Sam pun menuntun tubuh Arini menuju ranjang tanpa melepas ciumannya.Di rebahkannya tubuh Arini lalu dia pun sedikit menindih tubuh Arini.


S,,,a,,,am." ucap Arini sedikit kesulitan karena dia merasa kehabisan napas.


Maaf ." ucap Sam saat dia merasakan bahwa Arini kehabisan napasnya.


Kau mau membunuhku dengan ciumamu itu ." ucap Arini jengkel karena Sam tidak melepaskan pangutan bibirnya.


Hehe maaf, aku terlalu menikmatinya." ucap Sam terkekeh.


Menyebalkan." ucap Arini ketus.


Hahaha,Apa ini ciuman pertamamu.? tanya Sam


Tentu saja." jawab Arini judes.

__ADS_1


Pantas saja." ucap Sam tersenyum


Apa.? tanya Arini sedikit melotot matanya.


Kau sangat kaku ." bisik Sam tepat di telinga Arini.


Saaaaaaaam." teriak Arini sedikit keras.


Tapi aku suka karena akulah pria pertama yang mencium bibirmu." ucap Sam


Ya kau pencuri ciuman pertamaku." ucap Arini


Hah, pencuri.? ucap Sam mengulang kata-kata Arini.


Ya, kau menciumku tidak bilang bahkan tidak memberi aba-aba padaku." ucap Arini cemberut.


Hahaha baiklah akan saya kembalikan ciuman pertamamu." ucap Sam mencium bibir arini sekilas .


Cup.


Itu mau mu saja." ucap Arini menahan bibiR Sam yang hendak mencium bibir Arini lagi


Hehe,bibirmu ternyata sangat manis,aku menyesal tidak mencobanya dari dulu." goda Sam.


Saaaaaaam." teriak Arini sedikit memukul punggung sam dan Sam pun hanya terkekeh.


Sepertinya aku mulai menyukaimu." ucap Sam mengubah posisi tubuhnya menjadi berbaring di samping Arini dan memeluk tubuh mungil Arini.


Sam." ucap Arini terkejut saat mendengar ucapan pria yang ada di sebelahnya.


Hmm." gumam Sam.


Apa yang kamu ucapkan tadi.? tanya Arini takut-takut telinganya eror akan apa yang dia dengar.


Aku menyukaimu." ucap Sam menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Arini.

__ADS_1


Benarkah ,benarkah itu.?Benarkah Sam menyukaiku." batin Arini tidak percaya


__ADS_2