
Kini Sam dan Gary pun telah sampai di club tempat temannya mengadakan pesta.Mereka pun masuk ke dalam dentuman musik begitu memekik telinga Sam serta bau alkohol yang begitu menyengat di hidungnya dan begitu banyak wanita seksi yang berlenggak-lenggok tak jelas,seketika Sam pun bergidik ngeri membayangkannya jika dirinya menjadi langganan wanita seperti itu setiap malam.
Kenapa lu.?tanya Gary menepuk pundaknya.
Gw hanya heran aja sama wanita seperti mereka,apakah mereka tidak malu berlenggak-lenggok sambil di kelilingi pria liar." ucapnya ,memang pemandangan seperti itu bukan pertama kalinya bagi Sam tapi tetap saja selalu terlintas berbagai pertanyaan di pikirannya saat melihat wanita malam yang dengan pedenya memakai baju belum selesai di jahit lalu mereka dengan so coolnya berlenggak-lenggak di depan pria.
Sudahlah namanya juga ***** atau jangan-jangan kamu mau nyobain." goda Gary
Amit-amit gw gak slera sama yang begituan,terua bisa-bisa gw di keluarin sama bokap gw dari anggota keluarga Mahesa." ucapnya ,yang sama sekali tidak tertarik dengan wanita seperti itu.
Hahaha,,oke oke.Gw percaya sama lu,ayo kita ke atas pasti yang lain sudah menunggu." ajak Gery,lalu mereka pun menaiki tangga menuju ruangan VIP khsusus orang kayah.
Hai Bro.."ucap Radit si pemilik pesta
Hai,,.? ucap Sam sambil menjabat tangan temannya dengan ala pria.
Hai Dit."ucap Gary menjabat tangannya juga
Hai Gar." jawab Radit.
Thanks ya kalian sudah mau datang ke party gw." ucapnya lagi
Sama-sama." jawab Gery
Kalian nikmati saja pestanya.Enjoy Sam." ucap Radit menepuk bahunya lalu dia pun pergi meninggalkan Sam dan Gary untuk menyapa tamu lainnya.
Dimana si buaya dan Nando.?tanya Sam sambil matanya mencari keberadaan kedua temannya.
Jangan di tanya udah pasti si buaya lagi deketin cewek-cewek." tunjuk Gary ke arah Rega yang sedang sibuk mendekati para wanita.
Gak paham gw sama si buaya,sebenarnya dia cari cewek yang kayak gimana sih." gumam Sam namun masih terdengar oleh Gary dan Gary pun hanya membalas dengan mengangkat bahu nya seolah-olah berkata " mana ku tau."
Weeeeey,,,kalian lama sekali." teriak Nando mengagetkan kedua temannya.
__ADS_1
Sialan loe bikin gw kaget." ketus Sam memukul lengan temannya.
Sensi lu Sam kayak cewek lagi dapet pms aja." timpal Nando.
Lalu mereka bertiga pun duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.Dan seketika ada 3 wanita menghampiri mereka (wanita penghibur) lalu ketiga wanita tersebut duduk di sebelah mereka.
Haiii.." ucap salah satu wanita penghibur dengan nada di buat semanja mungkin sembari tubuhnya sedikit menggeliat agar terlihat erotis.
Namun ketiga pria tersebut tak menghiraukan sapaan wanita yang ada di depan mereka.Karena merasa di abaikan lalu salah satu wanita tersebut dengan berani duduk di pangkuan Sam dan mengalungkan tangannya di leher Sam.Seketika Sam pun mendorong tubuh wanita itu dengan kasar sehingga tubuh wanita itu membentur dinding ruangan.
Menjinjikan."teriak Sam dengan nada marah dan si wanita tersebut hanya meringis kesakitan.
Ada apa ini.?tanya Radit saat melihat ada keributan.
Biasa,lu tau kan Sam tidak suka ulat bulu yang kayak begini apalagi di sentuh oleh mereka."Jelas Gary denga santinya sambil menyilangkan kakinya.Paham dengan perkataan temannya Radit pun menyuruh ketiga wanita tersebut untk segera pergi.
Maafkan gw Sam,gw lupa gak ngasih tau sama para wanita penghibur untuk tidak mendekati loe."ucap Radit penuh penyesalan.
Tidak apa-apa,lupakan saja.!! Sorry gw buat kekacauan di pesta lu." ucap Sam setelah dia bisa mengontrol emosinya.
Sam,,,Sam.."ucap Gary menggelengkan kepalanya.
Kenapa lu.?sewot Sam sambil melotot
Gw heran aja kenapa lu sebegitu marahnya di pegang sama cewek." tungkas Gary terkekeh
Nah iya gw juga heran."timpal Nando
Mereka menjijikan,bayangkan saja tubuhnya sudah banyak di jelajahi oleh pria manapun." jelas Sam
Tapi gak mesti kasar juga mereka tetep cewek." ucap Gary
Kenapa lu membela wanita seperti itu,?ah gw lupa lu kan sudah terbiasa di belai wanita seperti itu di Luar Negri."ejek Sam dan seketika Gary pun memukul bahu Sam
__ADS_1
Enak aja,meskipun gw tinggal di luar negri gw gak pernah main cewek kayak begituan." bela Gary
Masa.? ejek Sam
Terserah lu mau percaya atau enggak yang pasti gw gak pernah kasar sama cewek mana pun meskipun gw jijik." sindir Gary
Sialan lu nyindir gw." ucap Sam memukul tangan Gary
Gw ngomong dengan kenyataan bukan nyindir." jawab Gary dan seketika Nando pun tertawa saat mendengarnya.
Kenapa lu tertawa,? gw bingung sama lu Nan lu itu suka gak sih sama cewek dari duli gw liatin lu mah lempeng terus hidupnya." tanya Gary penasaran
Dia mana suka sama cewek,orang di hatinya sudah tertera nama "Game lovely." timpal Sam terkekeh.
Ah sialan lu pada bully gw,gw tuh masih normal cuman emang belum nemu cewek yang pas aja." Nando membela dirinya,tiba-tiba datangnya pria buaya alias Rega menghampiri mereka di iringi oleh 2 wanita penghibur dan ketiga temannya hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan pria buaya yang tak lain adalah temannya sendiri.
Girl..kalian bisa pergi dulu,aku mau menyapa teman-temanku dulu." titah Rega kepada kedua wanita yang bergelanyut manja.
Baik sayang." ucap kedua wanita tersebut sembari mencium pipi Rega.
Byeee." ucap kedua wanita tersebut dengan nada manjanya.
Setelah kedua wanita tersebut pergi Rega pun duduk di sebalah Sam.
Lu kapan insyaf buaya.?tanya Sam tidak habis pikir melihat kelakuan temannya.
Ayolah bro..bermain wanita itu menyenangkan." jawab Rega sambil menyapukan rambutnya dengan jari agar terlihat cool.
Menyenangkan papalu,yang ada menjijikan." celetuk Nando
Huh,,hidup.kalian terlalu serius.Nikmati aja lah masa muda kalian,iya gak Gar.?tanya Rega seolah-olah meminta persetujuan atas ucapannya sedangkan yang di tanya hanya merespon dengan mengangkat bahunya saja seolah-olah dia berkata "manaku tau".
Aah kalian bertiga sama saja,gak asyik."ucap Rega meminum bir yang ada di atas meja.Meskipun disana sudah tersedia bir tapi ketiga pria tersebut tidak menyentuhnya sama sekali.
__ADS_1
Bagi gw berkomitmen dengan wanita itu sangat merepotkan,mereka selalu banyak meminta,minta di anter ke salon lah,minta di anter shopping lah,minta di beri perhatian lah.Ribet bro." ucap Rega yang sudah mulai sedikit mabuk dan ketiga temannya hanya mendengarkan ocehan yang keluar dari mulut Rega.
Mereka tau betul mengapa Rega seperti ini,ini adalah dampak dari perceraian orang tua nya yang mana ayahnya berselingkuh dengan wanita lain dan mencampakan ibunya.Sejak saat itu dia terus mempermainkan perasaan wanita ,tiap hari gunta ganti ,bahkan banyak wanita yang menangis akibat ulah Rega karena mereka tidak mau putus dengannya.