Menikah Karena Wasiat

Menikah Karena Wasiat
Ketahuan


__ADS_3

Kini waktu sudah menunjukan pukul 12 siang dan Sam pun berniat untuk pamit pulang karena dia sudah cukup lama berada di rumah Arini....


Deaaaar...."teriaknya karena saat itu Arini sedang mencuci piring di dapur.


Yaa,,," jawab Arini mematikan kerannya lalu dia pun menghampiri Sam yang sedang menonton tv


Ada apa.?tanya nya Arini


Aku mau pamit pulang ini sudah siang,gak enak sama tetangga lama-lama disini." Ucap Sam bangkit dari duduknya.


Ooh, yaudah pulang aja dari tadi juga udah di suruh pulang tapi tamunya aja yang gak tau diri." ketus Arini namun di iringi dengan nada becanda.


Ya Tuhan...kenapa aku punya tunangan judes amat." grutu Sam lirih namun masih bisa terdengar oleh Arini.


Apa kamu bilang.??? sentak Arini sembari matanya sedikit melotot.


No dear,aku pamit pulang dulu ya kamu baik-baik di rumah sendirian kalau ada yang ketuk pintu jangan di buka." Sam memberikan peringatan pada Arini.


Mana ada,bagaimana kalau yang ngetuk pintu mamah atau bibi." protes Arini.


Kamu bisa intip dulu dari balik jendela." titah Sam terkekeh.


Ah sudahlah sana pulang ,aku ingin tidur siang." titah Arini mendorong tubuh Sam keluar rumah.


Galak banget non, gak mau ngajak tidur bareng nih." goda Sam


Ooh,,,ingin tidur bareng ya.? Ayoo,,tapi kamu tidur di kamar mandi yah." ucap Arini dengan nada sedikit mengejek


Jahat banget kamu dear." ucap Sam menyentil jidat Arini.


Awwww,,,sakit tau." pekik Arini memegang keningnya.


Yaudah aku pulang dulu ya.bye." pamit Sam mengacak-ngacak rambut Arini.


Hati-hati sayang." teriak Arini saat sam sudah naik motornya.


Apa kamu bilang, coba ulangi sekali lagi." goda Sam saat mendengar Arini memanggilnya "sayang".


Gak ada pengulangan, udah ah aku mau masuk bye." ucap Arini buru-buru masuk ke dalam rumah nya sedangkan Sam hanya geleng-geleng kepala melihatnya.Lalu dia pun mulai menyalakan motornya dan meninggalkan area rumah Arini.


Sedangkan di dalam rumah di balik jendela, Arini diam-diam terus memandangi Sam hingga motornya menghilang dari pandangannya.


Aku mencintaimu." batinnya dengan bibir yang tersenyum.

__ADS_1


^


^


^


•••


Kini Sam pun sudah sampai di rumahnya,buru-buru dia masuk ke dalam rumah karena kebetulan kedua temannya sudah menunggunya dari tadi.


Assalamu'alaikum...." terik Sam saat memasuki rumahnya.


Wa'alaikumsalam,,,gak usah teriak-teriak Sam." ucap sang mamah menghampiri anaknya.


Hehehehe.." Sam hanya membalas dengan tertawa kecil saat mamahnya sedikit mengomel.


"Dimana Rega dan Nando.?tanya Sam


Mereka di kamar mu sedang bermain game." ucap sang mamah ,ya mereka sudah terbiasa main ke rumah Sam dan bertingkah seolah-olah itu adalah rumahnya.


Oh,baiklah aku akan kesana dulu.Dah mamah." buru-buru Sam lari setelah mencium pipi mamahnya.


Tak terasa anak itu sudah besar sekarang."gumam sang mamah menyeka air matanya yang sedikit keluar saat melihat tingkah anaknya.


Loe dari mana aja.?tanya Rega melempar bantal tepat di wajah Sam.


Gw ada urusan,kalian sudah lama disini.?tanya Sam duduk di sebelah mereka.


Menurut loe.? kalau pohon mungkin gw sudah berbuah saking lama nya nunggu loe." ucap Nando yang pokus dengan bermain game.


Ah....sorry,,sorry." ucap Sam menyatukan kedua tangannya.


"Btw tumben kalian kesini." ucapnya lagi sembari membaringkan tubuhnya di atas karpet.


Memangnya kenapa kalau kita keisni, loe mau larang kita sekarang.? sungut Rega


Slow bro gw cuman nanya doang." ucap Sam terkekeh.


Sam,,,,kita ini sahabat loe bukan.?tanya Nando tiba-tiba dan seketika Sam pun bangun dari posisi tidurnya.


Maksud loe.? tanya Sam tak mengerti.


Ada hubungan apa loe sama Arini.?tanya Nando dan seketika Sam pun terkejut saat mendengar ucapan temannya.

__ADS_1


Maksud loe apa Nan..?? Rega ikut penasaran dan tak kalah terkejut saat mendengar ucapan temannya.


Ssstttt,,,,loe diam dulu ini kan gw lagi nanya sama orangnya." protes Nando menutup bibir Rega.


Jawab Sam,!! loe gak usah ngelak,tadi pagi gw liat loe pas di bunderan bareng Arini dan yang bikin gw terkejut loe dan dia tertawa bahagia apalagi Arini sampe meluk loe segala."jelas Nando panjang lebar ,ya ternyata tadi saat Sam mengantarkan Arini pulang nando ada di belakang mereka kebetulan pagi itu dia akan mengantarkan mamahnya ke pasar namun Sam tak melihatnya karena Nando memakai mobil.


Eeuuuhh,, aaa,,,nu.." seketika Sam gugup harus bicara apa kepada kedua temannya.


Kenapa loe gugup Sam,memangnya ada hubungan apa loe sama Arini.? tanya Rega yang sudah penasaran.


Sebelumnya gw mau minta maaf sama kalian gw gak bermaksud buat gak memberitahu kalian atau gak nganggap kalian sahabat gw,cuman saat itu keadaanya sangat berbeda.Gw dan Arini sudah bertunangan." ucap Sam hati-hati.


APA..? sentak kedua temannya bersamaan dan langsung memberikan tatapan seolah-olah meminta penjelasan dari Sam.


Gw dan Arini sudah tunangan sekitar 2 minggu yang lalu,gw dan dia tunangan karena wasiat nenek kami." ucap Sam menjelaskan kepada kedua temannya.


Dan loe gak memberitahu kami berdua.? loe tega banget Sam." ucap Rega menunjuk wajah Sam.


Sorry Ga,,, saat itu gw ingin ngasih tau kalian tapi gw takut loe marah sama gw karena yang gw tau loe menyukai Arini." hati-hati Sam memberikan penjelasan kepada kedua temannya.


Saam,,,loe tau kan sifat gw kayak gimana.? gw gak serius menyukai Arini dan kalau pun loe menyukainya itu tidak masalah buat gw jadi loe gak usah takut persahabatan kita rusak."jawab Rega yang paham maksud ucapan temannya.


Iya Sam,loe gak perlu merasa gak enak sama si buaya ini.Dia mah tiap minggu ganti-ganti cewek mulu,mana pernah dia serius sama cewek sejak putus dari cwek masa lalu nya." ledek Nando sambil tertawa.


Sialan loe." grutu Rega memukul bahu Nando pelan.


Makasih ya kalian sudah mengerti dan memaafkn gw." ucap Sam tersenyum.


Loe gak perlu sungkan sama kita Sam,kita sudah menjadi teman sejak lama, jika loe punya masalah loe bisa berbagi sama kita."ucap Rega menepuk pundak Sam.


Makasih Ga, sekali lagi thanks." jawab Sam tersenyum.


Nah sekarang kan tidak ada rahasia di antara kita lagi,bagaimana kalau kita maen game seperti biasa dan yang kalah tlaktir makan di cafe biasa." ide Nando mengubah suasana agar tak canggung.


Setuju,,eh tapi tunggu gw punya satu pertanyaan buat loe Sam." ucap Rega memandang Sam dengan lekat.


Apa.? tanya Sam menunggu pertanyaan temannya.


Apakah loe mencintai Arini.? tanya Rega


Awalnya tidak tapi sepertinya sekarang gw mulai menyukainya."ucap Sam memandang ke sembarang arah.


Good,,loe jangan sakiti dia gw liat dia wanita baik." ucap Rega seolah-olah dia memberikan nasihat pada Sam.

__ADS_1


Ya buaya, gw gak kek loe yang suka mainin anak orang.Udah ah ayoo kita mulai main." ucap Sam dan mereka pun mulai bermain game( game pelakor yang isinya banyak cewek seksi alias free fire)😅😅😅


__ADS_2