More Than Friend (Lebih Dari Teman)

More Than Friend (Lebih Dari Teman)
Ch 11


__ADS_3

" Vindra... "


Teriak Audy mamah Vindra, saat mendapati sang anak sedang memeluk seorang gadis. Didalam kamarnya, terlebih gadis itu mengenakan baju dan celana Vindra, dan menangis hingga terisak....


Orang tua mana yang tidak terkejut melihat pemandangan seperti itu.....


" Mamah.... "


Vindra menoleh, dia terkejut melihat mamah nya yang sedang berdiri dibelakang nya. Dengan raut wajah terkejut, sembari menutup mulut nya dengan tangan nya.


Bersamaan dia merasa pelukan erat Cinta, terlepas perlahan. Vindra balik memandang Cinta yang mengusap air matanya.


Kenapa dengan wanita itu? Kenapa wajah nya terlihat ketakutan? Apa karna kedatangan mamah nya tiba-tiba, membuatnya takut?


Vindra pun kembali menatap Audy sang mamah.....


Tatapan tajam dari sang mamah, membuat Vindra sedikit bergidik. Audy menatapnya dengan tatapan menyelidik....


Seolah-olah meminta jawaban akan ini semua. Matanya bermain-main melototi Vindra dan melirik Cinta yang menunduk itu.


Vindra tak mengerti dengan permainan mata mamahnya. Dia mengerutkan dahinya, menatap heran Audy.


" Apa? Vindra gak ngerti maksud mamah "


Ucap Vindra setengah berbisik.


" Ikut mamah sebentar.... "


Sahut Audy ketus, dan mengajak Vindra mengikutinya keluar. Vindra pun menuruti perintah sang mamah. Mereka keluar bersama, meninggalkan Cinta sendiri.


Cinta menatap kepergian Vindra dan Audy. Perasaan nya kembali tak tenang, dia semakin ketakutan. Seakan trauma dengan kejadian tadi siang. Dimana Dewi mamah nya Andra, melabrak dan menghina nya habis-habisan.


Apakah sekarang dia akan, dimarahi seperti itu lagi? Matanya kembali berkaca, tetapi Cinta mencoba setenang mungkin.


.


.


.


Diluar kamar.....


" Vindra apa-apaan itu tadi, cepat jelaskan pada mamah " tanya Audy.


" Huh.....apa yang mau dijelaskan mamah "


Vindra menghela nafas, dan memutar bola matanya malas. Menurutnya tidak ada hal aneh yang dilakukan nya tadi. Masih dibatas kata wajar saja lah.....


" Yah jelaskan sama mamah siapa gadis itu? Dan kenapa dia memakai baju mu, juga menangis seperti itu? "


" hmm....masalah baju, memang Vindra yang menyuruh nya memakai itu, tapi kalau masalah menangis Vind..... "

__ADS_1


" Jangan bilang dia pacar kamu yah, kenapa gak pernah kenalin sama mamah? Atau jangan-jangan kamu sudah ngelakuin hal itu padanya? Makanya dia nangis kaya gitu..... "


" .....Vindra kamu jahat yah, mamah gak nyangka "


Belum selesai Vindra menjelaskan, sang mamah menyela perkataan nya. Dan langsung nyerocos panjang lebar sembarangan. Dikalimat terakhir, Audy memukul-mukul bahu anak nya itu.....


" Awwh....awwh....sakit mah, bahu Vindra sakit tau "


Vindra mengerang kesakitan, sembari memegangi bahu nya yang nyeri. Akibat pukulan sang mamah.....


" Dengerin dulu penjelasan Vindra mah....mah...mah "


Audy tak mendengarkan ucapan Vindra, dia malah berlalu meninggalkan anak nya itu. Audy kembali kedalam kamar dan langsung menghampiri Cinta.


Lalu dipeluknya dengan erat gadis cantik dihadapan nya itu. Menepuk-nepuk bahunya, agar Cinta merasa lebih tenang....


Cinta yang mendapati perlakuan lembut itu pun, malah terkejut bukan main. Ini tidak seperti perkiraan nya.


Dia malah mengira, Audy akan melabrak dan memarahinya habis-habisan. Tetapi kenyataan nya malah sebaliknya....


" Maafkan anak tante yah.....kamu jangan nangis lagi "


Audy mengusap air mata Cinta dipipinya. Cinta hanya diam termangu. Tak mengerti maksud ucapan Audy.


Vindra pun berlari masuk, dan terdiam melihat hal yang dilakukan mamah nya.....


" Mah....dengerin Vindra dulu "


" Diam kamu anak nakal.... "


Cinta melirik Vindra, berusaha meminta jawaban. Tetapi Vindra malah mengangguk, mengisyaratkan nya untuk tenang.


" Tante minta maaf yah jika anak tante ngelakuin hal yang tidak senonoh padamu.... "


Audy menggenggam erat tangan Cinta.


Betapa terkejutnya Cinta mendengar ucapan Audy, begitu pun juga Vindra. Mata Cinta membulat seketika, dia menggelengkan kepalanya......


Sedangkan Vindra mengusap wajah nya dan memijit-mijit kening nya.....


" Apa yang mamah bicarakan, astaga huh " Bathin Vindra.


" Kamu pacar nya Vindra kan? " tanya Audy.


Cinta melirik Vindra, menatap nya dengan tatapan bertanya. Lagi-lagi Vindra hanya mengangguk.


" ....sekali lagi tante minta maaf yah, jika Vindra ngelakuin hal itu, seperti itu "


Deg...


Akhirnya Cinta mengerti apa yang dimaksud dengan Audy. Dia pun langsung angkat bicara, tak mau jika Audy berpikir terlalu jauh lagi.....

__ADS_1


" Tidak tante itu gak bener..... " jelas Cinta.


" Maksud kamu apa sayang? " tanya Audy bingung.


" Cinta bukan pa..... " ucapan nya terhenti saat Vindra melototi nya, mengisyaratkan yang lain.


" Bukan apa? " tanya Audy lagi.


" Hah? Maksudnya Cinta memang pacar Vindra, tetapi tidak terjadi apa-apa antara Vindra dengan Cinta!! Vindra gak melakukan itu pada Cinta "


Jelas Cinta kembali dengan wajah memerah, sembari tersenyum manis.


" Benarkah? Syukurlah...tante kira Vindra sudah berbuat jahat padamu "


Audy merasa lega, ternyata sang anak tidak melakukan apa-apa. Mengingat sifat Badboy Vindra, membuat Audy takut jika anak nya itu. Suka bermain wanita kelak.....


Audy menatapi wajah Cinta lekat-lekat, lalu dilirik nya Vindra. Dia berpikiran gadis cantik ini begitu cocok dengan anak nya....


" Kamu cantik sekali sayang.... "


Puji Audy sembari mengelus pucuk kepala Cinta. Membuat Cinta tersipu malu, wajah nha kembali merona....


Sudah lama rasanya, dia tidak mendapat sentuhan hangat seperti itu. Dia kembali teringat pada orang tuanya.....


" Makasih tante.... " ucap Cinta.


Mereka pun yersenyum bersama.


Tetapo disisi lain, Vindra menatap malas kedua wanita tersebut. Apa-apaan ini sekarang? Kenapa mamah nya se semangat itu pada Cinta?


Dia tidak habis pikir, kenapa juga dia tidak jujur saja. Jika Cinta bukan lah pacar nya. Tetapi jika dia jujur, pastinya Cinta akan dicap jelek oleh mamahnya.


Bagaimana bisa seorang gadis, yang baru dikenal. Sudah dibawa pulang kerumah, bahkan kedalam kamar.....


Tetapi yasudahlah, sudah terlanjur juga. Nanti jika waktunya tepat Vindra akan mengatakan yang sebenarnya terhadap Audy.


Setelah itu Audy pun mengajak Cinta makan malam bersama. Awal nya Cinta menolak, tapi lagi-lagi Vindra menatap nya dengan tajam.


Mau tidak mau akhirnya dia menerima ajakan tersebut. Mereka pun makan malam bersama, sambil menunggu redahnya hujan....


Rasa kesalnya terhadap Vindra semakin besar. Karna sedari tadi Vindra selalu melototinya. Dan memberi perintah ini itu ini itu padanya.


" Memangnya dia siapa? Kenapa aku harus mengikuti perintah nya " gumam Cinta kesal.


Dia melirik tajam Vindra yang sedang menyantap makanan nya. Mereka duduk saling berhadapan dimeja makan.....


Vindra membalas tatapan tajam Cinta. Lalu dia menyenggol kaki Cinta, dengan kakinya dibawah meja. Membuat Cinta semakin kesal padanya....


Vindra tersenyum puas....


Ada rasa lega dihatinya, melihat seperti nya Cinta sudah mulai tenang. Dari sebelumnya saat menangis dikamar....

__ADS_1


Selesai makan malam bersama. Vindra pun mengantar pulang Cinta ke kost-kostsan nya. Karna hujan juga sudah redah.....


Jangan lupa like dan komentar nya yah readers


__ADS_2