
*****
" Aku bilang, aku gak mau masuk....kenapa maksa sih? "
Ucap Cinta kesal, dia semakin takut lah. Kenapa Vindra memaksa nya sekali....
" Kan aku udah bilang, kita mau makan "
Sahut Vindra tak kalah kesal. Wanita yang aneh, mau diajak makan malah tidak mau? Fikir Vindra.
" Yah gak usah maksa gitu juga dong.....kan aneh "
Ucap Cinta sinis, dia pun berbalik tak ingin melihat wajah Vindra.
Vindra mengela nafasnya dengan kasar. Kemudian tanpa banyak bicara lagi, Vindra langsung menggapai tangan Cinta.
Menariknya dengan paksa masuk kedalam restauran tersebut. Semua pandangan mata pun tertuju pada kedua nya....
Bagaimana tidak, jika Cinta meronta-ronta bersikeras tak ingin masuk kedalam sana. Vindra semakin gemas melihat tingkah Cinta, rasanya ingin sekali dia menyekap wanita itu.
" Lepasin.... " bentak Cinta.
Vindra pun akhirnya melepaskan tangan Cinta, saat mereka berada dilorong-lorong restauran , yang menghubungkan setiap pintu.
Suara Cinta nyaring dan keras, hingga terdengar oleh orang-orang disana. Vindra yang sedari tadi sudah emosi pun....
Menyahuti semua ucapan Cinta, hingga terjadilah perdebatan panas. Antara keduanya.....
" Aku kan sudah bilang gak mau....yah gak mau "
" Tapi aku hanya ingin mengajak mu makan..... "
" Yah gak usah maksa juga, kan aneh "
" Aneh apa nya? Memang ada yang salah kalau aku mau ajak kamu makan? Hah? "
" Salah lah, kalau maksa itu gak boleh "
Vindra terdiam sejenak. Ucapan Cinta ada benarnya. Dia sadar memang sedari tadi, Vindra memaksa Cinta untuk masuk....
" Yah aku hanya ingin..... "
" Apa? Ingin apa? Ingin macam-macam yah "
Vindra terkekeh mendengar ucapan Cinta, sembari ia menarik nafas dalam-dalam. Mencoba untuk setenang mungkin......
" Baiklah....aku minta maaf "
" Hmm....gak perlu...aku mau pulang aja "
" Berhenti.... "
" Apa lagi sih.... "
Cinta pun kembali melangkah, dan berusaha tidak menghiraukan Vindra. Vindra semakin geram.....
Namun tiba-tiba saja.....
__ADS_1
" Vindra.... " terdengar suara perempuan memanggil nama Vindra.
Suara yang begitu familiar untuk Vindra. Keduanya pun langsung menoleh keasal suara tersebut.
Vindra dan Cinta terkejut, saat mendapati sosok Tasya yang sedang menonton perdebatan mereka.
" Tasya? " ucap Vindra.
Sedangkan Cinta hanya diam memalingkan wajah nya kearah lain. Cinta sadar jika itu perempuan yang juga satu sekolah dengan nya....
" Apa yang kamu lakukan disini Vin? " tanya Tasya heran.
" Bukan urusan mu Sya.... "
Vindra menjawab dengan sangat ketus. Kedua tangan nya dilipat didepan dada. Dan memandang kelain, seolah acuh.....
" Santai aja lah, kan cuman tanya....ini siapa? Pacar barumu? "
Sahut Tasya tak kalah ketus, lalu dia bertanya menunjuk Cinta. Yang berdiri membelakangi keduanya.....
Cinta terdiam mendengar pertanyaan Tasya pada Vindra. Kenapa dia yang menjadi gugup, padahal kan Vindra yang ditanya? Fikir Cinta begitu.....
Sedangkan Vindra juga terdiam sejenak, dia melirik kearah Cinta. Kemudian kembali menatap tajam Tasya.....
Saat hendak menjawab, tiba-tiba ada seseorang yang memotongnya. Lalu menjawab pertanyaa Tasya mendahului Vindra.....
" Benar Sya....itu pacar nya Vindra " ucap seseorang itu.
Wanita paruh bayah yang menatap julid kearah Cinta. Cinta pun sangat terkejut mendengar suaranya. Kaki dan tangan nya berkeringat dingin seketika ketakutan.....
Cinta langsung berbalik badan, melihat kearah wanita tersebut. Benar tebakan nya, itu adalah Dewi mamahnya Andra.....
Vindra menatap sengit kearah Dewi, dengan tatapan permusuhan.....
" Benarkan Vin apa kata tante? Bukannya kamu sendiri yang bilang, kalau dia pacarmu? "
Lanjut Dewi menekan kan perkataan nya pada Vindra. Vindra menghela nafas kasar, malas sekali dia menjawab nya.....
Sesaat kemudian, menyusul beberapa ibu-ibu dibelakang Tasya dan Dewi. Perkumpulan para ibu-ibu sosialita dikomplek mereka.
Salah satu ibu-ibu itu ternyata ada Lina, Bunda nya Tasya. Dia begitu terkejut bertemu dengan Vindra....
Karna sudah sangat lama Vindra tidak main kerumah mereka....
Vindra ikut terkejut, matanya membulat seketika. Kebetulan sekali, fikirnya. Mata nya pun menyapu para ibu-ibu tadi. Seperti sedang mencari seseorang....
Benar saja, Vindra sedang mencari sosok Audy sang mamah. Entah kenapa Vindra khawatir, jika Audy melihat nya....
Apa yang akan difikirkan mamah nya, jika melihat Cinta berpakaian seperti itu. Karna dia sudah terlanjur mengatakan, bahwa Cinta adalah pacarnya.....
" Tidak ada mamah..... " ucap Vindra lirih.
Lina pun mendekati Vindra, dan memberikan pelukan hangatnya. Dia tidak tahu jika Tasya anaknya, telah putus dengan Vindra....
" Apa kabar sayang? Kamu kok jarang main kerumah tante sih? "
Ucap Lina dengan ramah nya. Sedangkan Tasya hanya tersenyum saja. Dia melototi Vindra mengisyaratkan sesuatu.....
" Vindra baik tante.....Kapan-kapan Vindra main lagi kerumah Tante " jawab Vindra.
__ADS_1
" Jeng Dewi, tadi bilang apa? Pacarnya Vindra? Yang mana? Bukan nya Vindra pacaran sama Tasya? "
Lina kebingungan, mengingat ucapan Dewi tafi yang sempat didengarnya. Tasya pun gugup, dan ikut bingung harus menjawab apa. Sebab dia tak mau jika, bunda nya tau. Kalau dia dan Vindra sudah putus.....
" Ohh....gini loh jeng, tadi Tasya nanya ke Vindra, siapa gadis yang berdiri dibelakang nya itu loh.....jadi yah saya jawab aja, kalau itu pacar nya Vindra....bener kan Vin omongan tante "
Panjang lebar Dewi menjelaskan, dengan nada dan lirikan julid nya. Para ibu-ibu serta Lina, terkejut bukan main.....
Mereka semua langsung memandang kearah Cinta. Melihatnya dari atas sampai bawah, lalu berbisikan satu sama lain.
Dari wajah mereka semua jelas sekali, pasti mereka sedang membicarakan Cinta yang buruk-buruk....
" Gadis ini pacar kamu Vin? Terus Tasya? " tanya Lina lagi, lalu dia melirik Tasya sang anak....
Tasya hanya diam menggaruk, kepala nya yang tidak gatal itu. Sedangkan Cinta tak bicara satu kata pun.
Dia masih menunduk, dan menyimak saja. Percakapan mereka semua, yang ujung-ujung nya pasti akan berakhir. Dengan penghinaan yang didapatnya......
" Vindra dan Tasya sudah putus lama tante... "
Akhirnya Vindra angkat bicara. Yang disetujui dengan anggukan Tasya. Lina tak percaya jika mereka berdua putus.....
" Ya ampun Tasya Vindra, kenapa secepat itu? Kalau ada masalah diomongin baik-baik dulu "
" ....atau jangan-jangan karna ada orang ketiga, yang mengganggu hubungan kalian? "
Tutur kata Lina berubah menjadi sedikit julid. Dia terus melirik kearah Cinta. Dewi pun tertawa seketika, membuat semua pandangan kearah nya.
" Benar tuh Jeng, sepertinya adanya orang ketiga...lihat saja gadis itu, cepat sekali Vindra berganti pasangan!! "
Dewi mencoba untuk menghasut, Lina yang sudah sedikit terbawa suasana. Yang dikatakan Dewi ada benarnya juga, begitu fikirnya.....
" Tante gak nyangka yah Vin, kamu putus dari Tasya!! Terus selera mu sangat rendahan, memilih gadis itu......lihat saja pakaian nya, yang tidak senonoh itu yah kan ibu-ibu.... "
Ucap Lina, dengan penghinaan yang pedas terhadap Cinta. Cinta hanya diam dan menghela nafas nya.....
Dia sudah tahu ini akan terjadi. Tetapi bukan hanya Cinta yang tersinggung, melainkan Vindra. Hatinya begitu panas dan geram.....
Mendengar hinaan untuk Cinta, serta bisikan-bisikan para ibu-ibu itu. Yang menjelek-jelekan Cinta.....
" Bunda....gak boleh bilang gitu " Tasya menyela perkataan bunda nya.
Dia merasa kasihan pada Cinta, terlebih dia takut melihat wajah geram Vindra.
" Biar aja Sya....memang kenyataan kok yah kan jeng " ucap Lina terkekeh, kepada Dewi.
" Bener Jeng.....miris yah lihat anak nya kak Audy!! Pasti gadis itu hanya memanfaat kan nya saja......atau jangan-jangan dia sudah memberi Vindra kepuasan, hingga Vindra tidak bisa lepas!! Biasa kan gadis seperti ini begitu, apalagi pakaian nya tidak senonoh....sangat menampakan harga diri yang rendah..... " ucap Dewi dengan julid.
Deg....
Dada nya sesak, hatinya sakit sungguh perih. Seperti tersayat-saya pisau belati. Air mata Cinta benar-benar tidak bisa ditahan nya lagi.....
Dia menangis sambil menunduk, dan memegang dada nya yang sesak itu. Untuk kedua kalinya, dia mendapat hinaan dari Dewi.
Ingin melawan tapi dia takut, mengingat terakhir kalinya. Dewi menyiksa nya habis-habisan.....
Bersambung....
Jangan lupa like dan koment positif nya yah readers🖤🖤
__ADS_1