
Seminggu telah berlalu....
Hari ini adalah hari dimana acara ulang tahun Audy mamah nya Vindra. Semua ibu-ibu sosialita tempat perkumpulan Audy semuanya di undang. Pesta sangat meriah yang diadakan dari jam delapan malam hingga selesai. Dewi mamah nya Andra dan Mey juga datang ke pesta itu. Membawakan hadiah mewah untuk Audy. Begitu pun Tasya dan mamah nya.
Vindra yang tengah berada di balkon kamarnya. Memandangi ramainya orang-orang yang datang ke pesta ulang tahun sang mamah. Balkon kamar Vindra tepat berada di atas kolam renang tempat pesta ulang tahun Audy mamahnya.
Pandangan nya tidak bisa diam. Manik matanya masih belum menemukan seseorang yang sedari tadi dia tunggu.
Dimana dia? Kenapa juga sampai sekarang belum juga datang? Apa harus aku lagi yang menjemputnya? Akhh.....merepotkan sekali....
Vindra menggerutu dalam hatinya yang kalut tidak tenang. Ketika dia hendak melangkah masuk ke dalam kamar. Tak sengaja indra pendengarnya menangkap suara Audy dari bawah sana. Sedang menyambut seseorang yang spesial.
"Cinta....hai sayang, apa kabar? Tante udah nungguin kamu dari tadi loh...." ucap Audy yang langsung berhambur ke arah Cinta. Memberikan gadis cantik itu sebuah pelukan hangat.
__ADS_1
"Baik tante....ini hadiah dari aku, tidak mahal sih tapi ini aku beli dengan uang tabungan ku" Cinta tersenyum cerah dan tulus. Membuat hati Audy sangat senang. Tidak salah sang anak memilih pacar.
Dimata Audy Cinta adalah sosok gadis yang ramah, baik, penurut, bertanggung jawab, serta mandiri sekali.
Sedangkan diujung sana, terlihat Dewi dan Mey sedang berbisik-bisik dengan raut wajah sinis menatap tidak suka perlakuan Audy terhadap Cinta.
"Lihat saja kamu Cinta, hari ini kamu pasti akan menyadari dimana posisi mu...kamu kira kamu pantas mendapat perlakuan seperti itu dari mamah nya Vindra? Jangan mimpi" gumam Mey dalam hati nya, masih dengan tatapan sinis nya.
Cinta mengabaikan tatapan mata orang-orang yang menghujat dirinya. Sesaat kemudian datang lah lelaki paruh baya dengan setelan jas rapi. Nampak gagah dan menawan. Di tangan nya ia membawa tote bag putih dengan hiasan emas sungguh terlihat mewah sekali.
"Selamat ulang tahun yah mah...." Barrey langsung memeluk sang istri. Lalu menghujani nya dengan kecupan lembut di kening beberapa kali. "Ini hadiah untuk mamah....." Barrey pun memberikan tote bag yang ia bawa kepada Audy sang istri.
Tanpa sadar Cinta tersenyum tipis. Melihat keromantisan dari orang tua Vindra. Meskipun mereka sudah berusia kepala empat. Usia pernikahan mereka juga sudah hampir dua puluh lima tahun. Tapi mereka masih penuh dengan keromantisan. Sungguh membuat semua pasang mata cemburu melihatnya.
__ADS_1
Apakah kelak aku akan mendapatkan suami yang bisa menerima diriku apa adanya? Bahkan bukan hanya dirinya tapi juga keluarganya yang menerima ku.....
Acara pun dimulai. Sebelum menyambut acara puncak. Para tamu undangan dipersilahkan untuk menyantap hidangan yang telah disiapkan.
Audy nampak sibuk mengobrol dengan suami nya. Memperkenalkan sosok suaminya yang hebat itu kepada para teman-teman sosialitanya.
Cinta memilih untuk menyendiri. Dia berjalan mengitari taman yang tidak jauh dari tempat pesta. Lalu duduk dibangku taman itu.
Entah kenapa dadanya terasa sesak. Tanpa sadar air matanya menetes, tapi langsung ia seka menggunakan punggung tangan nya. Tiba-tiba saja terlintak sosok Andra di benak nya.
Lelaki yang pernah singgah dihatinya. Entah apa sekarang perasaan dan hatinya masih milik Andra? Cinta sendiri tidak mengerti dengan isi hatinya. Mengapa jika dia berada didekat Vindra. Ia selalu berdebar-debar sepertu dulu waktu pertama kali bertemu Andra.
Kembali ia mengingat kenangan-kenangan indah bersama Andra, yang sangat sulit untuk dia lupakan. Tapi semua itu seakan sirna mengingat bagaimana perlakuan Dewi mamah nya Andra kepada dirinya. Sungguh kejam dan tidak berperasaan.
__ADS_1
TBC.
Note : Jangan lupa like, koment, & vote nya, biar aku makin semangat untuk up.🌹🌹 Happy Readings🌹🌹