More Than Friend (Lebih Dari Teman)

More Than Friend (Lebih Dari Teman)
Ch 67


__ADS_3

"Vindra kamu ngeselin, sumpah ngeselin banget" Cinta memukul-mukul pundak Vindra. "Aku sangat membencimu, aku juga gak mau bicara sama kamu lagi" Cinta memalingkan wajah nya yang marah.


Kita lihat sampai kapan kamu bertahan gak mau bicara denganku Cinta....


Vindra tersenyum sangat licik.


"Uhuk...uhuk...uhuk..." Vindra batuk-batuk dan bersin beberapa kali.


Cinta tersentak kaget dan ia langsung menoleh ke arah Vindra. "Vin, kamu gak apa-apa kan?" Tanya nya dengan raut wajah cemas.


"Uhuk...uhuk...uhuk..." Vindra semakin melagi-lagikan nya. Sambil tersenyum tipis samar-samar.


"Kan aku tadi sudah bilang kita langsung pulang aja, tapi kamu malah ngajak kesini...." Cinta mengomel sambil memperbaiki resleting jaket yang dikenakan oleh Vindra. Dia juga menggosok-gosok telapak tangan Vindra, lalu menggenggam nya erat. Biar terasa lebih hangat.


Vindra tersenyum bahagia mendapat perhatian lebih dari Cinta. Dia merasa semakin hari perasaan nya terhadap Cinta malah semakin dalam. Rasa ingin memiliki Cinta seutuh nya juga semakin besar.


Cups.


Vindra mengecup pipi kanan Cinta lalu berbisik di telinga gadis itu. "Aku rasa perasaan ini sudah mulai tumbuh menjadi perasaan cinta....."


Seketika suasana menjadi hening. Cinta tertegun, dia seperti hanya bisa mendengar suara Vindra di telinga nya.

__ADS_1


"Vin, " lirih Cinta.


"Aku mencintaimu Cinta, aku berharap kita akan bersama selama nya...." Ucap Vindra menatap lekat wajah Cinta.


Cinta sudah tidak bisa berkata-kata lagi, bahkan tanpa sadar air mata nya menetes. Vindra mengusap air mata itu lalu mengecup kembali kening Cinta dengan lembut.


"Aku berjanji tidak akan meninggalkan mu, tidak akan pernah meskipun kamu yang berlari meninggalkan ku, aku akan tetap setia menunggu dan mengejarmu untuk kembali padaku...." Ucap Vindra lagi yang dibalas anggukan dan senyuman oleh Cinta.


Gadis itu langsung menghambur ke dalam dekapan Vindra. Entah kenapa dia malah menangis. Apa itu air mata bahagia? Cinta sendiri tidak bisa mengartikan nya.


Mereka berpelukan di atas hamparan pasir putih pantai yang indah. Sambil di temani deburan ombak dan indah nya matahari terbenam di kala senja itu. Romantis sekali. Vindra selalu bisa membuat suasana menjadi manis seperti ini.


Setelah matahari terbenam mereka berdua pun memutuskan untuk pulang. Vindra menyetir mobil dengan fokus menuju kost Cinta. Sesampai nya di sana.


Vindra mengangguk. "Istirahatlah, besok kita akan pergi ke puncak...."


"Vin, " panggil Cinta lagi.


"Ada apa sayang?" Tanya Vindra.


"Bagaimana aku mau keluar dan masuk ke dalam jika kamu tidak melepaskan tangan ku Vin?" Cinta mengangkat tangan nya yang masih berada di dalam genggaman tangan Vindra.

__ADS_1


"Oh iya, " Vindra langsung melepaskan tangan Cinta.


"Telpon aku jika sudah sampai rumah ok!!!" Cinta mengingatkan Vindra untuk menghubungi nya jika sudah sampai di rumah.


Vindra mengangguk sembari tersenyum. "Bye..."


"Bye..." Cinta melambaikan tangan nya ketika mobil Vindra sudah mulai menjauh.


Gadis itu pun langsung masuk ke dalam kost nya. Membersihkan diri terlebih dulu. Setelah itu barulah dia bersiap untuk tidur.


Cinta merebahkan tubuhnya di atas kasur tipis nya. Memandang langit-langit kamar sambil senyum-senyum sendiri. Mengingat kejadian tadi. Ketika Vindra menyatakan cinta kepadanya.


Entah kenapa Cinta merasa seperti orang labil yang tidak pernah pacaran saja. Tapi memang apa yang dia rasakan sekarang saat berpacaran dengan Vindra. Belum pernah dia rasakan ketika bersama Andra.


TBC.


Note : Author mau tanya dong😁


Menurut kalian gimana sih dengan sosok Cinta? Apakah menurut kalian Cinta sangat jahat dan egois?


Mengingat Andra yang baru meninggal beberapa bulan lalu, tapi kini dia sudah pacaran dengan Vindra sahabat nya Andra?

__ADS_1


Jawab yah di kolom komentar pendapat kalian🙏🏻😊


Jika banyak yang komentar, author bakal up lagi-lagi dan lagi hari ini😅


__ADS_2