
Vindra memarkirkan motornya di depan pintu gerbang tempat kost Cinta. Perlahan dia masuk kedalam nya menuju kamar Cinta.
Pas didepan pintu kamar gadis itu. Vindra bisa mendengar suara tangisan Cinta. Seketika itu juga hatinya terasa lega. Cinta baik-baik saja....
Tok....tok....tok.
Tok....tok....tok.
Lama dia menunggu sampai akhirnya pintu dibuka juga. "Vindra...." lirih Cinta menoleh ke kiri dan kanan. Memeriksa keadaan, sebenarnya tidak apa-apa juga sih. Tapi kan tidak enak jika ada yang melihat Cinta menerima tamu di tengah malam seperti ini.
Ia pun langsung menarik tangan Vindra untuk masuk ke dalam kamar nya. "A--apa yang kamu la--lakukan disini...." tanya Cinta terbata-bata, karna isakan nya.
"Kamu gak apa-apa kan....aku khawatir denganmu" Vindra meletakan tangan nya di pucuk kepala Cinta. Lalu mengusap-usap nya dengan lembut.
Cinta yang sudah tidak bisa menahan tangis nya lagi. Akhirnya ia kembali menangis terduduk di pinggiran kasurnya. Dengan kedua tangan yang menutupi wajah nya. Cinta terisak-isak hingga dada nya terasa sesak.
"Maafkan a--aku..." ucap nya pelan dengan suara bergetar.
Vindra mengerinyit lalu duduk disebelah gadis itu. Merangkul pundak nya sambil mengusap-usap punggung Cinta.
"Untuk apa kamu minta maaf?" ucap Vindra.
__ADS_1
Hampir saja air matanya ikut menetes tapi masih bisa ia tahan. Melihat Cinta menangis, membuat sesuatu di dalam dirinya bergetar. Tak tega melihat air mata nya mengalir.
"Orang tuamu pasti marah dan sangat malu, aku memang tidak cocok bergaul dengan kalangan orang-orang sepertimu.....hiks hiks hiks" Cinta mendongak menatap Vindra dengan tatapan sendu.
Vindra menggeleng tangan nya bergerak mengusap air mata Cinta. Tanpa sadar dia menarik tubuh Cinta kedalam dekapan nya. "Jangan mikir yang enggak-enggak, mamah dan papah ku bukan type orang yang berpikiran sempit....jika aku menjelaskan pasti mereka akan mengerti....kamu tenang aja yah, ada aku disini."
"Tapi kenapa Vin? Kenapa aku selalu dijahati oleh orang-orang? Kenapa mereka sangat membenciku, hingga melakukan hal tega seperti mempermalukan aku seperti itu.....kenapa? Hiks hiks?" Cinta semakin terisak tidak berdaya.
Kuatlah Cinta....
Ada aku disini, aku tidak akan membiarkan orang-orang menyakitimu....
Vindra semakin mengeratkan pelukan nya. Membiarkan dadanya basah oleh air mata Cinta yang begitu derasnya. Saat ini Vindra merasa ingin menjadi tempat ternyaman untuk Cinta bersandar.
Benar saja, saat ini Cinta merasa sangat nyaman berada di dalam dekapan Vindra. Sedikit demi sedikit perasaan nya mulai tenang. Tangisan nya mereda. Tetapi kepala nya begitu pusing dan tubuhnya lemas. Akhirnya Cinta tertidur karna kecapaian menangis.
Vindra pun merebahkan tubuh Cinta di atas kasur tipis itu. Membenarkan bantal nya dan menyelimuti tubuh gadis itu.
***
Keesokan paginya....
__ADS_1
Cinta merasakan sesuatu yang hangat dingin ditangan nya. Ia pun mulai mengerjapkan matanya beberapa kali. Setelah benar-benar terbuka, Cinta sangat terkejut dengan apa yang ada di hadapan nya.
Ternyata sesuatu yang dingin itu adalah tangan Vindra. Dengan posisi duduk dilantai sambil bersandar di pinggiran kasur. Vindra semalaman tertidur seperti itu. Tanpa menggunakan selimut hingga tubuhnya terasa dingin begitu pun tangan nya.
Entah kenapa Cinta malah tersenyum. Terasa enggan untuk melepaskan genggaman tangan Vindra yang dingin itu.
Ternyata begini wajah nya jika sedang tidur....
Masih tampan dan lucu....
Tubuhnya dingin sekali, apa dia tidak kedinginan? Aku baru ingat jika dia tidak tahan dengan sesuatu yang dingin....
Tapi kenapa dia malah tidur seperti ini disini? Membiarkan tubuhnya kedinginan?
Cinta menyentuh wajah Vindra yang sendu ketika tertidur. Bulu mata yang lentik dan alis yang tebal. Cinta jadi teringat saat mereka berdua bersitegang di perpustakaan untuk pertama kalinya. Ketika Vindra terganggu dari tidur nya akibat buku-buku yang berjatuhan. Tatapan mata Vindra saat itu sangat menyeramkan. Tetapi sekarang tatapan menyeramkan itu sudah berubah. Cinta bisa merasakan kehangatan dan kasih sayang dari tatapan Vindra sekarang.
Apakah dia menyukai ku?
TBC.
Note : Jangan lupa like, koment, & vote nya, biar aku makin semangat untuk up.🌹🌹 Happy Readings🌹🌹
__ADS_1