More Than Friend (Lebih Dari Teman)

More Than Friend (Lebih Dari Teman)
Ch 60


__ADS_3

Lalu....


BRAK....


Suara pintu itu terdobrak menghantam dinding. Terbuka dengan satu tendangan yang di layangkan Vindra.


"Cinta...." Lirih nya dengan raut wajah cemas. Ketika melihat gadis yang ia sayangi itu tergeletak tidak sadar kan diri di atas tempat tidur. Dengan bagian atas kemeja nya yang terbuka tiga kancing.


"Brengsek loe....." Maki Vindra mendekat pada Elang.


Bugh....


Bugh....


Bugh....


Tendangan dan pukulan melayang kepada Elang. Lelaki itu tersungkur menabrak meja dan kursi kayu yang ada di dalam kamar tersebut. Vindra benar-benar begitu marah dan geram. Dia memukuli Elang tanpa henti jika tidak di halat oleh teman-teman nya. Mungkin saja Elang bisa mati di tangan Vindra.


"Anj**g loe semua, teman bejat kaya gini loe belain" maki Vindra menunjuk kembali semua teman-teman Elang.

__ADS_1


Vindra berjalan mendekati Cinta. Lalu membuka jaket yang ia kenakan untuk menutupi tubuh Cinta yang terbuka.


"Loe kenapa sih Vin, sudah biasa kan Elang kaya gini sama cewek....terus kenapa baru sekarang loe sadar dan mencegah dia, kenapa gak dari dulu-dulu aja" ucap lelaki berambut gondrong yang berdiri di ambang pintu.


"Loe tanya kenapa? Heh?" Vindra terkekeh sambil mengangkat tubuh Cinta. "Karena dia cewek gw anj**g, puas loe" maki Vindra kembali dengan nada tinggi.


Ia pun berjalan keluar dari kamar itu sambil menggendong Cinta. Menabrak pundak lelaki berambut gondrong yang terdiam mendengat ucapan Vindra. Mungkin pikir nya Elang sudah keterlaluan pacar teman nya sendiri mau di mainin nya.


Vindra menduduk kan Cinta di kursi penumpang, tak lupa dia memakaikan sabuk pengaman. Di usap nya wajah sendu gadis itu. Menatap nya dengan penuh rasa bersalah. Vindra menutup kembali pintu mobil lalu masuk ke dalam mobil duduk di kursi kemudi.


"Maaf kan aku Cinta, jika saja aku sedikit terlambat mungkin kamu sudah di hancurkan oleh lelaki brengsek itu....." Geram Vindra mengingat raut wajah Elang.


"Brengsek....brengsek....brengsek....aku tidak akan pernah memaafkan mu Elang" Vindra kembali geram memaki sekeras-keras nya sambil memukul-mukul setir kemudinya.


***


Sesampainya di rumahnya.


Vindra menggendong masuk Cinta. Di dalam dia berpapasan dengan Audy sang mamah. Sontak Audy begitu terkejut. Melihat sosok Cinta yang tidak sadarkan diri.

__ADS_1


"Cinta? Apa yang terjadi Vin dengan Cinta?" Tanya Audy cemas.


"Nanti Vindra ceritain ke mamah" jawab Vindra.


Ia pun membawa Cinta menuju kamar nya. Di ikuti oleh Audy di belakang. Setelah merebahkan Cinta di atas tempat tidur. Vindra menjelaskan kepada sang mamah. Apa sebenarnya yang terjadi seharian ini dari masalah di sekolah hingga apa yang terjadi kepada Cinta barusan. Audy sangat terkejut. Dia tidak percaya Cinta akan mengalami hal seperti itu. Kasihan sekali gadis yang sangat malang. Pikir Audy.


"Yasudah, kalau begitu mamah keluar dulu yah....nanti misalkan Cinta udah bangun panggil mamah yah" ucap Audy sembari berjalan keluar pintu. Vindra mengangguk.


Sepeninggal Audy. Vindra duduk dipinggiran tempat tidur. Menatap lekat wajah Cinta. Vindra merapikan rambut gadis itu yang berantakan. Lalu mengambil jaket yang ia pakai buat menutupi bagian dada Cinta tadi.


"Maafkan aku Cin....." Lirih Vindra. Sembari tangan nya mengancingkan kemeja bagian atas Cinta yang sedari tadi terbuka. Dia tidak tega melihat ke adaan gadis kesayangan nya seperti itu.


"Hampir saja aku gagal untuk melindungi mu, aku benar-benar minta maaf" Vindra meraih tangan Cinta lalu mengecup kening nya dengan lembut.


TBC.


Note : Jangan lupa like, koment, dan votenya🙏🙏


Biar tambah semangat untuk up nya, Thankyou Happy Readings🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2