More Than Friend (Lebih Dari Teman)

More Than Friend (Lebih Dari Teman)
Ch 34


__ADS_3

"Lepaskan tanganku....." lirih Cinta sambil berjalan mencoba menyamakan langkah nya dengan Vindra.


Vindra yang merasa langkah nya terlalu lebar membuat Cinta susah untuk berjalan. Dia langsung melambatkan sedikit langkah nya agar gadis itu bisa menyamakan langkah dengan nya.


"Ini cepat minum sudah di belikan juga, malah kabur....." Vindra mengarahkan ujung tutup botol ke mulut nya kemudian menggigit dan memutar botol tersebut. Hingga tutup nya terbuka.


Cinta mengerinyit menatap Vindra sengit. "Bagaimana caranya aku meminum itu, jika tangan ku tidak kamu lepaskan...." gerutunya menunjuk tangan nya yang berada di dalam genggaman tangan Vindra di dalam saku celana.


"Alasan.....pakai yang sebelahnya kan bisa....." Vindra menunjuk tangan Cinta yang masih terbebas.


Cinta pun mendengis kesal lalu meraih minuman itu, kemudian meneguk nya hingga tertinggal setengah. Setelah itu dia kembali menyodorkan botol nya ke arah Vindra.


Vindra pun menutup botol tersebut dengan satu tangan. "Pegang sendiri....." di tepisnya botol minuman itu.


"Huh....nyebelin...." cetus Cinta kesal.


Mereka pun kembali melanjutkan jalan nya dengan tangan yang masih bergandengan. "Kenapa tadi lari....." tanya Vindra yang sebenarnya sudah tahu jawaban nya. Tapi masih keukeh untuk bertanya.


Cinta diam tak menjawab, gadis itu hanya menunduk. "Kenapa diam?" tanya Vindra lagi mencoba memecah suasana sedih di hati Cinta.

__ADS_1


"Bawel....banyak tanya" sahut Cinta ketus. Membuat Vindra malah tertawa. "Hahaha....."


"Kan....gila kan.....isshh dasar" ucap Cinta menatap sinis Vindra. Yang ditatap malah menyeringai.


"Lain kali jika di depan orang-orang banyak, sebaiknya kamu pura-pura untuk tidak mengenalku saja....." lirih Cinta dengan tatapan sendu ke arah Vindra.


"Kenapa gitu?" tanya Vindra sok polis pura-pura tidak mengerti.


"Karna aku gk mau buat kamu malu....." lirih nya kembali sembari memalingkan wajah ke arah lain.


"Malu? Malu kenapa? Suka ngawur nih cewek...." sahut Vindra dengan sedikit candaan. Tapi Cinta tidak menanggapi candaan tersebut. Gadis itu malah srmakin murung.


Vindra menundukan sedikit wajah nya untuk melihat wajah Cinta yang sedang menunduk. Dia melemparkan senyuman yang mengartikan sebuah ketulusan di dalam nya.


Cinta tertegun dengan ucapan Vindra. Dia menatap lekat manik mata coklat lelaki di hadapan nya itu. Wajah mereka yang sangat dekat membuat dada Cinta berdebar tak menentu.


Mereka berdua terdiam dengan posisi itu selama beberapa detik. Sampai akhirnya ada seseorang yang menegur nya.


"Oh my god...." ucap seorang gadis setengah berteriak saat melihat Vindra dan Cinta. Karna posisi nya dia dari depan, jadi terlihat seperti Vindra dan Cinta sedang berciuman.

__ADS_1


Vindra dan Cinta pun terkejut bukan main. Mereka langsung menoleh bersamaan ke arah sumber suara. "Tasya...." ucap keduanya bersamaan.


"Gila....mau ciuman jangan disini dong, ntar kalau ada guru yang lewat gimana?" cerocos Tasya tersenyum penuh arti.


Cinta memalingkan wajah nya yang memerah akibat perkataan Tasya. Sedangkan Vindra menatap sengit gadis cerewet di hadapan nya itu.


"Sapa juga yang ciuman...."


"Lah kamu sama Cinta tadi...."


"Terserah lah....Ayo kita pergi"


Vindra kembali melangkah melewati Tasya. Disusul oleh Cinta yang tangan nya masih berada di dalam genggaman tangan Vindra.


Tasya melirik sekilas lalu kembali melanjutkan langkah


nya ke arah kantin. Lagian apapun yang dilakukan oleh Vindra dan Cinta bukan lah urusan nya. Pikir Tasya begitu.


TBC.

__ADS_1


Note: Jangan lupa like dan vote nya, biar aku makin semangat untuk up🌹🌹


__ADS_2