More Than Friend (Lebih Dari Teman)

More Than Friend (Lebih Dari Teman)
Ch 59


__ADS_3

Sesampai nya di cafe tempat Cinta dan Elang makan malam. Vindra berlari masuk kedalam nya. Pandangan nya mengedar menyapu satu persatu wajah pengunjung cafe itu. Tapi ia tak juga menemukan sosok Cinta. Vindra bingung, ia semakin gelisah tidak tenang.


"Loe lambat Vin, pak Elang udah bawa Cinta pergi lagi" ucap teman yang tadi memberikan informasi mengenai Cinta dan Elang kepada Vindra. Tak lain adalah Vinoy.


"Kemana?" Tanya Vindra antusias.


"Yah mana gw tau...." Sahut Vinoy mengangkat kedua pundak nya.


"Ok...ok thanks untuk informasi nya....." Vindra pun berlalu pergi. Tapi sebelum nya dia berterima kasih kepada Vinoy. Karena sudah memberitahukan informasi yang sangat penting itu.


"Sama-sama bro....semoga ketemu yah" teriak Vinoy kepada Vindra yang sudah dari tadi keluar dari cafe.


"Jarang-jarang lihat seorang Vindra begitu terobsesi dengan cewek...hahaha" Vinoy tergelak sendiri. Karena tak percaya melihat Vindra yang seperti itu. Karena sebelum nya dia terkenal dengan tipe orang yang sangat dingin kepada semua perempuan. Bahkan kepada Tasya pacar nya sendiri.


Diperjalanan.


Vindra berpikir keras kemana Elang akan membawa Cinta. Resah, gelisah, cemas, dan amarah semua bercampur aduk di dalam kepalanya.

__ADS_1


Jika terjadi sesuatu kepada Cinta. Vindra tidak akan pernah memaafkan Elang sampai kapan pun. Membayangkan nya saja Vindra sangat takut, apa lagi kalau sampai Elang benar-benar berbuat sesuatu kepada Cinta.


"Enggak...enggak, Cinta tenang aja aku tidak akan membiarkan siapa pun untuk melukaimu apalagi menodai mu...." Vindra geleng-geleng kepala. Menepis semua pemikiran buruk nya terhadap Cinta.


"Dasar laki-laki brengsek, kemana kau membawa Cinta?" Vindra memikirkan tempat-tempat yang sering di kunjungi Elang jika dia bersama seorang perempuan.


"Basecamp, iya pasti Elang membawa Cinta ke Basecamp tempat biasa ngumpul."


Vindra teringat jika Elang selalu membawa pacar nya ke basecamp tempat mereka biasa berkumpul bareng. Atau lebih tepat nya sebuah mansion pribadi miliki Elang. Yang sengaja ia jadikan tempat kumpul bareng yang di namakan Basecamp oleh nya. Dan di tempat itulah biasa Elang mengerjai pacar nya membuat nya pingsan dengan minuman lalu meniduri nya. Apalagi gadis yang polos dan naif seperti Cinta. Vindra semakin merasa takut.


Vindra pun langsung menancap gas semaksimal mungkin menuju tempat tersebut. Jangan sampai dia terlambat untuk menyelamat kan Cinta.


Dengan langkah lebar Vindra masuk ke dalam mansion itu. Menemui beberapa teman ngumpul Elang yang tengah mengobrol di ruang tamu. Mereka juga merupakan teman Vindra juga.


"Dimana Elang?" Tanya Vindra dengan nada bicara yang tegas.


Mereka semua nampak terkejut dan tidak ada yang berani menyahut atau memberitahukan dimana Elang berada.

__ADS_1


"Aku tanya dimana Elang? Apa kalian semua tidak punya telinga?" Vindra menggebrak meja dengan sangat kuat. Membuat mereka semua tersentak kaget. Salah seorang pun berdiri menghampiri Vindra, untuk menenangkan nya.


"Sabar bro....tenang dulu, kenapa loe datang-datang langsung marah-marah" ucap nya.


"Lepasin, gw tanya kepada loe semua dimana Elang?" Vindra menunjuk satu persatu wajah teman-teman nya Elang.


"Elang gak ada disini..." Sahut cowok berambut gondrong. Di ikuti oleh yang lain nya juga. Yang sama-sama berkata Elang tidak ada di tempat itu.


Vindra mendengus kesal sambil tersenyum miring. Ketika melihat satu cup kopi susu yang tergeletak di sebelah tas jinjing seorang wanita. Vindra mengenali dengan jelas tas tersebut yang tak lain adalah milik Cinta.


"Setan loe semua...." Vindra meludah dan menunjuk mereka semua dengan jari tengah nya. Lalu pergi berlalu menuju sebuah pintu yang letak nya tidak jauh dari tempat nya berdiri.


"Loe mau kemana?" Salah seorang mencegah Vindra. Tapi Vindra tidak mau tahu menahu dia tetap melangkah ke pintu tersebut.


TBC.


Note : Jangan lupa like, koment, dan votenya🙏🙏

__ADS_1


Biar tambah semangat untuk up nya, Thankyou Happy Readings🌹🌹


__ADS_2