More Than Friend (Lebih Dari Teman)

More Than Friend (Lebih Dari Teman)
Ch 38


__ADS_3

Malam semakin larut, yang ditunggu-tunggu belum juga datang. Cinta masih berada di dalam kamar Vindra rebahan sambil memainkan ponsel, diatas ranjang empuk Vindra.


Sedangkan Vindra sedang berada di dalam kamar mandi. Setelah selesai membersihkan diri Vindra melangkah keluar dari dalam kamar mandi dengan memakai celana training hitam. Bagian atas tubuh nya polos.


Cinta sekilas melirik kemudian pura-pura tidak tahu. Pandangan matanya ke arah layar ponsel tapi pikiran nya terus memikirkan Vindra.


Vindra berjalan ke arah lemari pakaian sambil mengusap-usap rambut menggunakan handuk kecil. Vindra tidak memerdulikan Cinta yang melirik nya, dia tetap melakukan aktivitas nya mencari baju kaos lalu memakai nya.


"Vulgar banget sih...." cetus Cinta pelan dengan pandangan ke ponsel.


Alis Vindra terangkat satu. "Apa kamu bilang? Vulgar? Hahaha" dia malah tertawa nyaring.


Cinta geleng-geleng melihat tingkah Vindra. Menatap nya sinis penuh kemurkaan. "Dikatain malah ketawa....sudah kelainan nih cowok..." cetus Cinta lagi pedas, sambil memutar bola matanya.


"Apaan?" tanya Cinta singkat saat tangan nya di tarik oleh Vindra, ketika dia hendak masuk ke dalam kamar mandi.


"Bukan kah kamu sudah sering melihat tubuhku, jadi untuk apa masih gugup kaya gini....lucu tau" Vindra terkekeh.


"Siapa bilang aku gugup, biasa aja kok..." elak Cinta berpaling.


"Kalau gak gugup tapi kenapa tangan mu berkeringat dan muka mu merah tuh.....ckckc" goda Vindra lagi.

__ADS_1


"Apaan sih lepasin aku udah kebelet...."


Cinta melepaskan tangan Vindra lalu berlari kecil masuk ke dalam kamar mandi. Sungguh Vindra yang senang sekali menggoda Cinta.


"Cinta....Cinta....kamu tuh beda banget dari cewek-cewek yang pernah aku kenal..." gumam Vindra.


***


"Ayo biar aku antar udah jam 10 ini, bahaya kalau pulang sendirian..." Vindra berjalan menuruni anak tangga yang ada di depan rumah nya menuju motornya yang terparkir. Diikuti oleh Cinta di belakang nya.


"Tapi aku--"


"....cepat naik" titah Vindra kembali. Cinta pun mengangguk dan berpegangan di pundak Vindra untuk naik ke atas motor.


Belum sempat Cinta naik ke atas motor. Tiba-tiba pintu gerbang terbuka sebuah mobil sport putih memasuki garasi rumah. Keluarlah Audy dengan senyuman yang semeringah. Dia begitu senang bisa melihat Cinta.


"Cinta...." Audy langsung menghambur ke arah Cinta dan memberikan pelukan hangat nya. "Tante senang banget bisa bertemu kamu lagi sayang....kamu apa kabar?"


Sambutan hangat itu berhasil menyentuh hati Cinta. Dia begitu bahagia mendapatkan perlakuan baik penuh kasih sayang dari Audy. "Cinta baik kok....tante sendiri gimana?"


"Tante baik juga sayang.....oh iya tante minta maaf yah. Pasti kamu lama banget nungguin tante..."

__ADS_1


"E-enggak--...." jawab Cinta terpotong.


"Enggak salah lagi...." sanggah Vindra cepat. "Lagian mamah dari mana sih? Kok jam segini baru pulang? Tadi siang dia yang maksa suruh bawah Cinta ke rumah, tapi ditungguin malah gak datang-datang..." gerutu Vindra panjang.


"Tuh...tuh kan ngomel lagi, liat kan Cinta....Vindra memang suka marah-marah sama tante kaya gini, bawel banget orang nya" ucap Audy.


Cinta tergelak pelan sambil melirik Vindra dengan sorot mata meledek. "Hahaha....bener tuh tante, Vindra tuh pemarahan banget, aku aja hari ini sudah berapa kali di marahin sama dia..."


"Kamu juga dimarahin sama dia?" tanya Audy antusias dijawab dengan anggukan oleh Cinta.


"Ihh dasar yah....kenapa kamu marahin Cinta juga sih Vin, kamu itu jahat banget sama cewek" Audy memukul-mukul pelan beberapa kali pundak kiri Vindra.


"Awwh sakit tau mah...." ringis Vindra menangkis pukulan sang mamah. "Siapa juga yang marahin dia, memang suka ngada-ngada nih cewek...gak usah di dengerin mah" lanjut Vindra melempar senyuman miring meledek pada Cinta.


"Ihh mana ada, awas yah kamu..." Cinta mengepalkan tangan nya ke arah Vindra. Mengancam Vindra dengn sorot mata tajam.


Mereka semua pun tergelak. Tertawa bersama dengan gembiranya. Tidak memerdulikan tetangga sebelah rumah yang mendengar suara tawa mereka yang nyaring. Mungkin saja ada yang tertidur malah terbangun kaget mendengar tawa mereka bertiga.


TBC.


Note: Jangan lupa like dan vote nya, biar aku makin semangat untuk up🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2