More Than Friend (Lebih Dari Teman)

More Than Friend (Lebih Dari Teman)
Ch 66


__ADS_3

"Apa yang sedang kamu pikirkan? Sangat mencurigakan? Jqngan-jangan kamu sedang mikirin laku-laki yah?" Vindra mengerutkan dahi nya, menatap Cinta dengan tatapan menyelidik.


"Hahaha....apaan sih Vin?" Cinta tertawa sambil memukul-mukul pelan lengan Vindra. "Iya aku sedang memikirkan laki-laki, puas? Hahaha" lagi-lagi Cinta tergelak.


"Cih....ngga ada yang lucu, bisa-bisanya dia jujur dan tertawa seperti itu" Vindra memicingkan matanya kesal. Ia pun memalingkan wajah nya menatap lurus ke depan dengan raut wajah masam.


"Dasar pemarahan, aku sedang memikirkan mu sayang...." Cinta meraih wajah Vindra. Membuatnya menoleh agar bisa menatap wajah tampan itu.


"Aku sedang memikirkan, bagaimana bisa ada laki-laki berwajah tampan sempurna seperti ini?" Ucap Cinta memuji Vindra.


Vindra yang tadi nya cemberut jadi tersenyum dengan wajah yang merona. "Cih... apa-apaan itu, tumben sekali" Vindra menarik wajah nya dari tangan Cinta.


Cinta malah semakin senang melihat Vindra yang jadi salah tingkah karena pujian dari nya. "Kenapa wajah mu merah Vin?" Cinta terkikik sendiri sambil menutup mulut nya.


"Apa? Merah? Hahaha, sejak kapan wajah ku merah? Itu hanya perasaan mu saja" elak Vindra yang semakin salah tingkah.


Cups.


Secara tiba-tiba tanpa Vindra menyiapkan diri. Cinta mengecup sekilas bibir Vindra ketika sedang berbicara. Membuat lelaki itu tertegun.


"Tuh kan? Kamu kok jadi kaya gini sih? Sangat mencurigakan...." Vindra memicingkan matanya menatap Cinta dengan tatapan tidak percaya.

__ADS_1


"Hahaha....apaan sih Vin, memang nya ada yang salah jika seorang perempuan mencium pacar nya sendiri?" Kini wajah Cinta yang merah merona.


"Hmm....tidak salah sih, tapi aneh aja kamu seperti itu" ucap Vindra berpikir sejenak lalu ia tersenyum menyeringai.


"Kalau begitu karna kamu sudah berani mengambil kesempatan untuk mencium ku, kali ini aku akan membalas nya."


Vindra memajukan wajah nya hendak mencium Cinta. Tapi Cinta malah menutup mulut nya dengan telapak tangan lalu menahan dada Vindra.


"Kenapa?" Tanya Vindra kecewa. "Memang nya aku tidak boleh mencium mu?"


"Bukan begitu Vin, ini tempat umum banyak orang yang melihat kita" jawab Cinta mengarahkan pandangan Vindra ke sekeliling.


"Hmm, jadi jika ditempat sepi tidak apa-apa?" Tanya Vindra dengan senyuman yang menyeringai.


Vindra terkekeh melihat kekasih nya itu jadi kesal. Vindra memang selalu suka membuat Cinta menjadi kesal. Karena wajah kesal nya itu membuat rasa senang tersendiri di hati Vindra.


"Ngambek kan, perempuan semua nya sama, suka ngambek kan!! Gak bisa di ajak bercanda...." Ucap Vindra.


Cinta menoleh seketika. "Aku enggak...." Tidak terima di bilang seperti itu oleh Vindra.


"Tuh tadi apa? Ngambek kan?"

__ADS_1


"Bukan ngambek, cuman kesal aja sama kamu" Cinta menunjuk dada Vindra.


"Dasar mesum...." Lagi-lagi Vindra mencoba menggoda Cinta.


"Siapa yang mesum?" Cinta memicingkan matanya.


"Kamu, kamu, kamu, siapa lagi kalau bukan kamu" sahut Vindra menonjol-nonjol dahi Cinta.


Vindra menggigit bibir bawah nya karena gemas dengan raut wajah kesal Cinta. Ingin sekali rasanya dia mengecup bibir yang mengerucut itu.


"Aku tidak mesum? Dari mana coba aku di bilang mesum" Cinta melipat tangan di dada nya.


"Tadi kamu pegang-pegang aku" Vindra menutupi dada nya, membuat Cinta tersadar tadi dia menyentuh dada Vindra.


"Kamu sentuh-sentuh aku seperti ini...." Vindra menunjuk dada Cinta hampir mengenai gunung kembar nya.


Seketika mata Cinta membulat. "YAAA, RAVINDRA MAHESTU KUSUMA?" Gadis itu berteriak sangat nyaring dengan wajah yang merah padam.


"Oops, sorry tidak sengaja" ucap Vindra dengan wajah polos tanpa merasa berdosa. Dia malah tertawa renyah. Senang rasanya bisa mengerjai gadis cantik milik nya itu.


TBC.

__ADS_1


Note : Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian di kolom komentar☺️☺️


Vote dan beri hadiah Author supaya Author nya semangat untuk up💪🏻💪🏻


__ADS_2