More Than Friend (Lebih Dari Teman)

More Than Friend (Lebih Dari Teman)
Ch 32


__ADS_3

Vindra terpaku diam mendengar jawaban dari mulut Elang. Dia menoleh kebelakang ke arah Cinta yang tengah menyusun buku di rak. Dalam hati Vindra dia tidak rela jika Cinta harus bertemu dengan Elang. Apalagi sekarang Cinta ada di jam pelajaran olahraga, pastinya gadis itu akan bersama dengan Elang selama dua jam terakhir.


Vindra pun meletakan kembali sepatu yang hendak di pakainya. Tapi saat hendak kembali melangkah masuk tiba-tiba saja ponsel nya berdering. Dengan cepat Vindra merogoh saku nya. Dilihatnya nama si pemanggil yang tertera di layar ponsel nya itu.


"Mamah..." lirih Vindra, dia menoleh ke belakang dan ke ponselnya secara bergantian. "Haiissh.....shitt" umpat nya seraya berlalu pergi ke arah taman yang ada di depan perpustakaan itu.


Di geser nya tombol hijau untuk mengangkat panggilan dari mamah nya itu. Lalu di tempelkan nya layar ponsel nya di telinga.


"Hallo ada apa mah?" ucap nya cepat dengan gusar menggaruk-garuk kepala nya yang tidak gatal. "Cepetan mah, Vindra lagi di kelas ini belajar?" lanjutnya tidak sabaran.


Pandangan mata Vindra terus tertuju ke arah perpustakaan. Hatinya terasa berdebar tak menentu. Apakah Elang sudah bertemu dengan Cinta? Entah kenapa dia merasa begitu tak rela jika Elang bertemu dengan Cinta.

__ADS_1


"Baiklah mah....nanti pulang sekolah Vindra akan ajak Cinta ke rumah, itu pun jika dia mau" Vindra pun segera memutuskan panggilan dan memasukan kembali ponsel ke dalam saku celana.


Cepat-cepat dia melangkah kembali masuk ke dalam perpustakaan. Saat baru berada di ambang pintu masuk. Hati Vindra sudah terasa berdenyut-denyut melihat Elang yang mendekati Cinta. Gadis itu nampak terkejut melihat Elang saat itu. Terlebih tatapan Elang padanya sangat aneh dan berbeda.


Dengan langkah lebar Vindra menghampiri Cinta yang nampak gugup itu. "Sini biar ku bantu...." Vindra meraih tumpukan buku di tangan gadis itu.


Cinta terkejut dia menatap Vindra dengan heran. "Sini berikan padaku...." ulang Vindra yang ditatap heran oleh Cinta.


"Oh iya....ini tolong taruh di atas situ bagian kedua...." Cinta tersentak dan langsung menunjuk ke arah rak atas bagian kedua.


Elang pun menyodorkan tangan nya sembari terus tersenyum. "Kenalkan aku Elang yang akan mengajar pelajaran olahraga sementara selama beberapa minggu disini....." ucap nya dengan santai tanpa memerdulikan sosok Vindra.

__ADS_1


Vindra yang posisi nya sedang memebelakangi Elang dan Cinta. Hanya mendengus kesal, dia menggigit bibir bawah nya karna geram. Cinta yang berada di tengah-tengah dua cowok itu jadi kebingungan dan gugup. Dia menolehi Elang dan punggung belakang Vindra bergantian.


Gadis itu pun dengan kecanggungan mengangkat tangan nya meraih jabatan tangan Elang. "Aku Cinta...." gadis itu tersenyum dengan terpaksa.


Setelah selesai Cinta memperkenalkan diri. Vindra langsung berbalik tersenyum datar pada Elang. Dia meraih tangan Cinta yang sedang menyatu dengan tangan Elang. "Ayo kita ke kantin pasti kamu haus sudah bersih-bersih....."


Vindra menarik tangan Cinta menjauh dari tempat Elang berdiri. Menggandengnya keluar dari perpustakaan. "Vin entar dulu aku kan baru aja mulai, lagian belum juga selesai kasian kan yang lain...." tahan Cinta mencoba melepaskan genggaman tangan Vindra.


Sedangkan Elang yang ditinggal oleh kedua orang itu. Hanya tersenyum pasif penuh arti menatap kepergian Vindra dan Cinta. Gadis itu sangat menarik, entah kenapa dia begitu oenasaran akan sosok Cinta.


Dan ketiga siswi yang tadi datang bersama Cinta. Hanya terpaku diam melihat Cinta yang di kelilingi dua cowok ganteng tadi. Mereka bertanya-tanya apa sebenarnya hubungan Cinta dan Vindra? Juga siapa cowok ganteng dan keren di hadapan mereka itu?

__ADS_1


Elang tersenyum ke arah tiga siswi itu. Seperti biasa menebarkan pesona nya kepada setiap wanita. Dia pun mulai memberitahukan alasan di berada di sekolah itu kepada tiga siswi tersebut.


Siswi-siswi itu nampak kegirangan dengan kehadiran Elang sebagai guru olahraga sementara mereka.


__ADS_2