
Vindra dan Cinta pun memutuskan untuk kembali ke pesta. Ternyata acara puncak sudah di mulai. Dimana Audy mempertontonkan perjalanan hidupnya. Gambar-gambar kenangan keluarga kecil nya. Dari Vindra belum lahir. Sampai dia lahir dan tumbuh besar menjadi lelaki tampan,gagah, dan menawan seperti papahnya.
Tetapi tiba-tiba saja, hal yang tidak terduga terjadi.
Langkah kaki Vindra dan Cinta terhenti. Senyuman diwajah keduanya pun hilang. Terlebih pada Cinta. Dia terdiam membeku. Tubuhnya bergetar hebat dengan tangan nya yang mengepal.
Air matanya pun tanpa sadar menetes. Marah, sedih, malu, dan takut. Semua bercampur aduk di dalam dirinya.
Semua tamu undangan dipesta itu juga ikut terkejut. Gambar apa ini yang sedang ditampilkan? Rekaman vidio nya juga ada. Terpampang jelas wajah Cinta. Ketika dia sedang di tampar oleh seorang pria di sebuah kafe. Terlebih pakaian kerja yang dia kenakan sangat minim. Entah apa yang sedang dipikirkan semua orang terhadapnya. Ketika semua sorot mata terarah kepadanya.
Dadanya terasa sesak. Tubuhnya juga melemas. Hampir dia jatuh karna kehilangan keseimbangan. Tapi lagi-lagi Vindra dengan cepat meraih tubuh gadis itu.
"Kamu gak apa-apa?" Vindra bertanya dengan raut wajah cemas nya. "Siapa yang sudah melakukan ini, JAWAB?" Vindra berteriak dengan segala kemarahan nya. Dia begitu emosi bisa-bisa nya ada seseorang yang dengan sengaja melakukan ini semua.
Cinta benar-benar tidak tahu harus berbuat apa? Pandangan nya mengedar menatap orang-orang yang memandanginya. Pandangan nya terhenti di satu titik dimana tempat Audy dan Barrey berdiri.
Apa yang harus dia katakan kepada wanita paruh baya itu yang selama ini selalu bersikap baik kepadanya? Pasti kini dia sudah sangat kecewa dan selanjutnya akan melarang Vindra untuk bertemu dengan Cinta lagi.
__ADS_1
Cinta sangat takut itu terjadi. Karna baru kali ini dia diperlakukan dengan sangat baik. Ia juga takut jika sikap Audy dan Barrey berubah seperti halnya orang tua Andra padanya.
"Vindra....bisa kamu jelaskan ada apa ini sayang?" tanya Audy masih dengan nada lembut kepada sang anak.
Cinta semakin sesak. Pasti Audy sangat kecewa padanya. Tatapan mata Audy kepada Cinta sangat sulit di tebak. Audy dan Barrey hanya memasang wajah datar tak berekspresi.
Akhirnya Cinta pun memilih pergi dari pesta itu. Dia berlari keluar dari rumah Vindra. Dengan hati yang sakit dan dada yang begitu sesak. Sepanjang jalan dia menangis, air matanya begitu deras mengalir.
Sedangkan masih didalam pesta....
Vindra terkejut dengan Cinta yang tiba-tiba berlari pergi. Ingin mengejarnya namun tangan nya di tahan oleh Mey. "Vin...biarkan dia sendiri, mungkin dia butuh waktu."
Mereka meminta maaf kepada semua tamu akan hal yang tidak mengenakan ini terjadi. Dengan berat hati mereka menyesalinya. Akhirnya para tamu undangan pun berbondong-bondong pulang.
***
Vindra dengan gusar nya menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur. Dia terus mencoba menghubungi ponsel Cinta beberapa kali. Namun tidak kunjung di angkat oleh gadis itu.
__ADS_1
"AKKKHHH.....Bang**t, siapa yang sudah berani melakukan itu...." maki Vindra seraya membanting ponselnya ke sisi sebelah.
Cinta....
Maafkan aku....
Seharusnya aku mengejarmu tadi, tapi....
Entahlah, persetan dengan semua ini....
Aku tahu kamu pasti sangat sedih dan hatimu pasti sakit....
Dan aku yakin kamu pasti malu dan bingung harus menjelaskan apa kepada orang tuaku....
Tapi tenanglah....aku tidak akan meninggalkanmu dan aku tidak akan membiarkan orang tuaku jadi salah paham terhadapmu....
TBC.
__ADS_1
Note : Jangan lupa like, koment, & vote nya, biar aku makin semangat untuk up.🌹🌹 Happy Readings🌹🌹