My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
H-1 ulang tahun Boss muda


__ADS_3

Esok harinya Zoi sudah bersiap untuk berangkat kerja begitupun juga Boss muda walaupun ini H -1 hari ulang tahun nya tapi dia tetap pergi bekerja dengan semangat.


"Kamu sudah rapih?" ucap Boss muda.


"Ya saya udah mau berangkat kerja" jawab Zoi.


"Yasudah ayo berangkat kerja bareng, saya antar kamu hari ini!" ucap Boss muda.


"Iya baiklah Boss muda, terimakasih" jawab Zoi


Didalam mobil Zoi dan Boss muda mulai saling mengobrol.


"Gimana kamu suka sama gaun yang saya pilihkan?" tanya Boss muda.


"Yap saya suka sekali sangat bagus, terimakasih" jawab Zoi malu-malu.


"Kalo sama saya masih suka engga?" ledek Boss muda sambil tersenyum.


"Hah apa? ya engga lah saya kan sudah bilang akan melupakan perasaan saya sama Boss muda" jawab Zoi terbata-bata.


Tiba-tiba Boss muda menghentikan mobilnya dipinggir jalan, mobil pun berhenti kemudian dia menatap ke arah Zoi dan duduk menyamping mendekatkan wajahnya ke arah Zoi, bibir Boss muda nyaris menyentuh bibir Zoi, Zoi yang kaget dengan sikap Boss muda langsung memejamkan matanya, mengira kalo Boss muda akan mencium nya lagi.


Boss muda yang mendekati wajah Zoi dan melihat Zoi memejamkan mata hanya tersenyum manis, tak lama trekkk bunyi seat belt pun berbunyi, ternyata Zoi lupa memasang seat belt nya.


Dengan malunya Zoi langsung membuka matanya Boss muda pun sudah kembali duduk melihat ke arah kedepan dan menyalakan mobil nya.


"Kenapa kamu merem ngarep banget saya cium lagi? padahal saya cuma bantu pasang seat belt kamu saja" ucap Boss muda sambil tersenyum meledek.


"Eng engga saya merem karena emang saya masih ngantuk, lagian kalo emang seat belt saya belum terpasang kan bisa langsung aja kasih tau saya! kenapa juga harus berhenti dulu dan bantu saya pasang, emangnya saya ga punya tangan apa" Ketus Zoi.


"Hmm" Boss muda masih terus tersenyum tanpa menjawab ocehan Zoi seolah senang Zoi masih gerogi saat bersamanya.


Tak lama Zoi sampai direstoran dan turun dari mobil Boss muda, sedangkan Boss muda pergi berlalu menuju kantor properti nya.


Sampai didalam restoran Umi, Farah, Ranti dan Bagas menghampiri Zoi yang baru datang.

__ADS_1


"Zoi wahhh ceria banget nih wajahnya yang habis libur" ledek Farah.


"Hai Far, Mi, Ran, Gas libur kerja yah gitu deh maklum jomblo" jawab Zoi tersenyum.


"Zoi nih undangan ulang tahun Boss muda punya kamu" ucap Ranti sambil memberikan undangan.


"Oh iya besok ya acaranya?"


"Iya jadi besok kita pergi sama-sama aja Zoi pakai mobil Bapak nya Bagas, iya kan Gas?" timpal Umi.


"Iya Zoi kan acaranya jam 10 pagi nih,


katanya Umi, Ranti, Farah mau kumpul dirumah Farah aja biar aku jemputnya sekalian, kalo karyawan lain mereka ikut mobil nya si Diaz sama mobil siapa lg gtu, kamu mau aku jemput dimana Zoi? apa kamu juga nunggu dirumah Farah aja?"


"Yaudah ide bagus itu Gas, nanti aku pagi-pagi kerumah Farah aja biar bisa dandan bareng iya gak?"


"Nah betul banget tuh Zoi, asikkk ucap Ranti, Farah dan Umi.


Siang pukul 12.00 restoran sangat ramai dan penuh kesibukan maklum pelanggan jam segini sedang makan siang, tak terkecuali Boss muda yang juga datang ke restoran bersama klien bisnis nya, yaitu Pak Radit dan Pak Hadi keduanya berusia 45 tahun jauh lebih tua dari Boss muda, mereka masuk ke restoran dan duduk membelakangi meja kasir tak lama Zoi menghampiri menanyakan mau pesan apa saja.


Boss muda pun menengok ke arah Zoi,dan mulai untuk menyebutkan pesanan nya.


Zoi yang kaget dengan kedatangan Boss muda hanya bisa bicara dalam hati nya,


(dih nih orang dari sekian banyak restoran kenapa harus makan siang disini si, emang nya dia ga bosen apa makan makanan restoran nya sendiri) ucap Zoi, sambil mencatat semua pesanan Boss muda.


"Baik ditunggu sebentar ya pesanan akan segera diantar" Zoi berlalu pergi.


"Wah pak Han waitress disini sangat cantik sekali ya imut-imut kaya artis Korea" ucap Pak Radit.


"Iya betul tuh Pak Han, kalo saya se usia Pak Han saya pasti akan nikahi waitress tadi abis cantik banget bukan begitu Pak Radit?" timpal Pak Hadi.


Boss muda yang mendengar perkataan klien nya seperti itu seketika batuk-batuk


"eheumm,,,eheummm".

__ADS_1


"Ah Pak Radit sama Pak Hadi ini bisa saja, ya tapi akan saya pertimbangkan lah" ledek Boss muda.


m


Mereka pun tertawa bersama hhahaha.


Malam harinya Zoi baru sampai rumah dan membuka pintu rumah Boss muda didepan pintu sudah berdiri menunggunya.


"Astaga, ih Boss muda bikin saya kaget aja deh, ngapain udah malem berdiri didepan pintu segala?" ucap Zoi kaget.


"Kamu tuh jadi cewek caper banget ya pakai rok kerja sampai pendek begitu, kamu sengaja ya caper sama klien saya biar kamu dinikahin gitu sama klien saya?" kesal Boss muda.


"Ye biarin aja mau saya pakai rok pendek kek,mau saya caper kek, mau saya dinikahin klien Boss muda emangnya masalah gitu buat Boss muda?" Zoi meledek.


"Ishh kamu tuh, pokoknya saya ga mau tau ya nanti kamu minta rok yang agak panjangan sama Madam Cus, kalo engga kamu saya pecat!" ucap Boss muda kesal.


"Ii iya baik Boss muda nanti saya ganti roknya, yaudah kalo ga ada yang mau diomongin lagi saya kekamar dulu ya soalnya saya ngantuk banget nih mau tidur" jawab Zoi yang sudah mulai mengantuk.


"Tunggu, besok pagi kamu berangkat ke gedung sama saya saja!" ucap Boss muda gugup.


"Tapi besok saya sudah janji sama Bagas kami mau berangkat bersama ke acara ulang tahun Boss muda, lagian ga enak juga masa saya berada satu mobil sama Boss muda" jawab Zoi.


"Alasan aja kamu memang mau nya berduaan sama si Bagas Bagas itu kan?" sinis Boss muda.


"Ya anggap aja kaya gitu" jawab Zoi sedikit malas dan berlalu pergi dari hadapan Boss muda.


Tak terima Zoi pergi tangan Boss muda menarik tangan Zoi yang membuat tubuh mungil Zoi oleng, namun ditahan nya pinggang Zoi oleh tangan kanan Boss muda keduanya saling bertatapan, Boss muda memegang erat tubuh Zoi sambil masih menatap nya lalu berbisik ketelinga Zoi.


"Jangan sampai telat dan pakai gaun serta sepatu kaca yang sudah saya pilihkan buat kamu,dan juga saya ingin melihat rambut kamu diikat besok".


Zoi tersenyum, "emm baiklah sebisa mungkin saya pasti ga akan telat besok dan saya akan bawa kado untuk Boss muda" ucap Zoi tersenyum lembut.


Boss muda yang lega mendengar jawaban Zoi akhirnya melepaskan pegangan tangan nya dipinggang Zoi.


"Yasudah sampai jumpa besok" Boss muda tersipu malu.

__ADS_1


__ADS_2