
Dikolam renang Boss muda dan Zoi berlomba siapa yang paling cepat sampai diujung kolam renang dialah pemenangnya dan berhak meminta hadiah.
Zoi pun mengambil ancang-ancang dan menarik nafasnya dalam-dalam dan satu dua tiga go, Boss muda sama sekali tak mau mengalah kepada isterinya itu dia sekuat tenaga berenang dengan cepat sementara Zoi dia memang perenang handal saat masih sekolah pun Zoi selalu mendapat nilai paling tinggi dalam mata pelajaran olahraga praktek renang.
Pak Nio yang melihat Zoi sangat bahagia ketika bersama Boss muda membuatnya merasa sudah kalah telak dan tidak mungkin lagi bisa mempertahankan cintanya pada Zoi, sementara Claudia yang melihat Boss muda dan Zoi yang semakin dekat membuatnya tak tahan lagi melihat mereka.
Sudah hampir mencapai garis finish Zoi memimpin perlombaan jarak Boss muda lumayan kalah jauh dari Zoi, semakin semangat Zoi berenang benar-benar mermaid didunia nyata Zoi pandai sekali dia berenang dan ya,,, Zoi sampai difinish.
Dengan kecewa Boss muda pun akan mengabulkan satu permintaan Zoi nantinya, mereka pun naik kepinggir kolam.
Claudia pun mengajak Zoi untuk membeli minuman dan cemilan kekantin disitu, mereka pun pergi bersama meninggalkan Boss muda dan Pak Nio dipinggir kolam renang.
"Anak kecil sepertinya kamu jago juga berenang" ucap Claudia.
"Tentu saja, aku bahkan bukan cuma jago berenang tapi jago juga menaklukkan hati suami aku" jawab Zoi sambil tersenyum meledek Claudia.
"Ya ya ya, ini baru awal Zoi untuk merasa kamu lebih menang dari aku kamu harus lihat kedepannya akan seperti apa" ucap Claudia.
"Dasar pelakor terang-terangan banget mau merebut suami aku" jawab Zoi.
__ADS_1
"Hei kamu lupa Han sangat mencintai aku dan dia menikahi kamu karena terpaksa, bukan aku yang merebut tapi kamu yang merebut Han dari aku" jawab Claudia.
"Oh ya tapi kenyataannya sekarang kami sudah menikah terpaksa ataupun tidak sama saja" ucap Zoi.
Claudia pun melirik sinis Zoi, sementara dipinggir kolam renang Pak Nio dan Boss muda mengobrol bersama.
"Sepertinya wanita bernama Claudia benar-benar menyukai anda" ucap Pak Nio.
"Hem bukan cuma wanita bernama Claudia saja tapi semua wanita pun kalau bertemu saya pasti akan langsung terpesona oleh saya, contohnya Zoi dia begitu menyukai saya" jawab Boss muda.
"Bahkan jika seorang wanita itu sangat mencintai seorang laki-laki sekalipun kalau wanita itu terus menerus disakiti dia akan pergi juga" ucap Pak Nio.
"Maksud anda apa?" tanya Boss muda.
Boss muda pun terdiam mendengar Pak Nio mengatakan hal yang mungkin memang itu benar, sementara itu Zoi dan Claudia sudah selesai membeli minuman dan cemilan dikantin ujung dekat dengan kolam renang yang khusus untuk atlet renang profesional karena kedalamannya yang sangat dalam sekali.
Mereka berjalan menyusuri kolam renang itu, tiba-tiba Zoi dan Claudia rebutan minuman rasa coklat yang hanya tinggal satu itu mereka saling tarik menarik minuman kaleng itu.
"Zoi aku tidak suka selain rasa coklat, siniin ga!" ucap Claudia sambil terus menarik dari tangan Zoi.
__ADS_1
"Tapi minuman rasa coklat adalah kesukaan saya, pokoknya ini milik saya" jawab Zoi sambil terus mempertahankan minuman itu ditangannya.
Tak lama mereka berebut Hinga saling tarik menarik keduanya terjatuh kedalam kolam renang yang paling dalam itu, Boss muda dan Pak Nio yang melihat Zoi dan Claudia terjebur kekolam renang paling dalam disana segera berlari untuk menolong.
Boss muda dengan panik langsung menyeburkan diri kekolam renang dan tanpa ragu langsung menolong Claudia sementara Zoi yang bisa naik keatas permukaan kolam renang itu sendiri melihat Boss muda yang menolong Claudia tanpa mempedulikan dia juga tercebur kekolam renang ini berhenti berenang kepermukaan membiarkan dirinya tenggelam kedasar kolam renang Pak Nio pun segera menarik tubuh Zoi kepermukaan.
Dipinggir kolam renang Boss muda panik menolong Claudia yang pingsan dan belum sadarkan diri, Pak Nio pun mengangkat tubuh Zoi kepinggir kolam renang yang masih terdiam dan menatap Boss muda yang tengah panik menekan-nekan dada Claudia, lalu Boss muda memberi nafas buatan untuk Claudia.
Zoi melihat semuanya tepat didepan matanya sendiri, begitupun Pak Nio yang melihat adegan Boss muda memberikan nafas buatan untuk Claudia, Pak Nio langsung menutup kedua mata Zoi dengan tangannya.
Setelah beberapa kali diberikan nafas buatan oleh Boss muda airpun keluar dari dalam mulut Claudia dan dia pun batuk.
Uhukkkkk,,,,,uhukkkkk..
"Clau syukurlah kamu sudah sadar" ucap Boss muda.
"Han aku kenapa?" tanya Claudia.
"Kamu tadi tenggelam kedalam kolam renang itu, kamu benar-benar membuat saya panik Clau" jawab Boss muda.
__ADS_1
Seketika Claudia pun memeluk Boss muda dan menangis ketakutan, sementara Zoi pun meneteskan air matanya melihat suaminya sendiri justru lebih mementingkan untuk menolong wanita lain dibandingkan Zoi isterinya sendiri.
Hati Zoi seperti teriris oleh silet yang sangat tajam perih sekali rasanya didepan kedua matanya sendiri Boss muda sangat panik dan mengkhawatirkan wanita lain, bahkan tanpa ragu memberikan nafas buatan yang artinya bibir Boss muda dan Claudia menyatu menjadi satu kini Boss muda dan Claudia masih saling berpelukan didepan mata Zoi.