My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Ketegasan Boss muda


__ADS_3

Celine pun mulai memberanikan diri untuk bicara pada Boss muda sedangkan Mumut hanya mendampingi saja.


"Begini Boss muda jadi saat kemarin di cafe saya, Zoi, dan Mumut pergi untuk membeli coffee dan Zoi juga sempat membelikan coffee untuk diberikan pada Boss muda tapi disana ada Claudia dan teman-temannya yang tadi mereka mengejek Zoi mereka bilang Zoi hanya gadis desa yang tidak pantas menjadi isteri Boss muda dan parahnya mereka menyebarkan rumor kepada karyawan lain mengatakan bahwa Zoi itu jual diri makanya Boss muda mau menikahi Zoi" ucap Celine.


Mendengar dari Celine apa yang sudah dilakukan Claudia dengan teman-temannya terhadap Zoi membuat Boss muda memukul meja kerjanya dengan keras.


Bughtttttttt....


Membuat Celine dan Mumut ketakutan mereka tidak pernah melihat Boss muda semarah ini bahkan kedua mata Boss muda terlihat sangat memerah tanda betapa marahnya Boss muda mendengar karyawan nya berani menghina Zoi.


"Kalian boleh keluar sekarang" ucap Boss muda.


Celine dan Mumut pun keluar dari ruangan Boss muda dengan wajah ketakutan, mereka segera menuju keruangan kerja mereka untuk memberitahu Zoi mengenai masalah ini.


"Zoi,,, Zoi" mereka berteriak ketika sampai diruangan kerjanya.


"Celine, Mumut kalian kenapa si kok kaya ketakutan kaya abis liat setan" ucap Zoi.


"Ga ga gawat Zoi ini mah setan masih mending ada imut-imut nya lah kalau ini serem udah kaya malaikat Izrail Zoi" jawab Mumut.


"Oke oke atur nafas dulu, tarik nafas dalam-dalam hembuskan ya terus gitu pelan tarik nafas lagi dalam-dalam lalu hembuskan lagi" ucap Zoi.


Tak lama nafas Mumut pun dikeluarkan tapi bukannya keluar lewat mulut malah lewat lubang bawah hingga menimbulkan bunyi.


Dutttttttttttt..........


"Ih we bau kamu kentut si Mut" teriak Celine.


"Hehehe maaf abis Zoi nyuruh dikeluarin tapi ga nyuruh keluarin nya lewat mana ya udah deh kelepasan" jawab Mumut.


"Ada apa si Cel kok kalian ketakutan gini?" tanya Zoi.


"Parah Zoi ga bisa bayangin deh nasib Bu Claudia itu sama antek-anteknya kaya gimana nanti" ucap Celine.


"Kenapa memangnya? kamu bikin aku khawatir deh" tanya Zoi.


"Zoi jadi tadi pas aku sama Celine baru sampai lobby kedua temen Claudia yang kemarin ngolok-olok kamu itu jegat kita dan biasa mereka ngajak debat kita lagi" jawab Mumut.


"Iya Zoi terus mereka nanya ehh mana temen satu gank kalian yang bisanya jual diri itu kok ga ada, pokoknya mereka ngolok-olok kamu lagi nah pas banget Boss muda Dateng dan denger mereka lagi jelek-jelekin kamu yaudah tadi Boss muda marah besar sampai dia teriak kenceng banget dilobby terus manggil kita keruangan nya buat jelasin" ucap Celine.


"Apa? terus kalian jelasin apa?" tanya Zoi dengan panik karena takut Boss muda akan murka terhadap Claudia dan teman-temannya.

__ADS_1


"Ya kita bilang lah semua yang terjadi di cafe biar aja mereka rasa abis ini Boss muda pasti bakalan ngasih perhitungan sama mereka" ucap Mumut.


"Iya Zoi biar rasa tuh mereka udah berani sama isteri Boss" ucap Celine.


"Aduhh ya jangan gitu juga dong kalau mereka sampai dapet hukuman gimana? aku engga enak nih" ucap Zoi.


"Ye ngapain ga enak biarin aja pokoknya sekarang kita fokus aja kerja biar aja itu jadi urusan Boss muda sama mereka kamu jangan kesana Zoi" ucap Celine.


"Iya kamu jangan nyamperin dulu Boss muda tadi matanya merah banget dia juga mukul meja kerja kenceng banget kayanya dia marah banget sama Claudia dan antek-anteknya gara-gara mereka menghina kamu Zoi" ucap Mumut.


Zoi pun terdiam tidak tau harus berbuat apa, ada rasa tidak enak kalau sampai Boss muda memberikan hukuman terhadap Claudia dan teman-temannya tapi juga Zoi kesal karena ulah Claudia dan teman-temannya.


Sementara itu diruangan Boss muda menelpon Claudia dan kedua temannya untuk datang keruangan nya.


πŸ“žβ˜ŽοΈ"Hallo dengan Sekertaris Boss muda disini" jawab Claudia.


"Keruangan saya sekarang ajak kedua teman kamu yang kemarin berkunjung ke cafe sebrang kantor" ucap Boss muda dengan nada serius.β˜ŽοΈπŸ“ž


Boss muda pun langsung menutup teleponnya.


"Han kamu tuh engga sabaran banget si ih, pagi-pagi gini udah mau ketemu aku aja" ucap Claudia dengan senangnya dia.


Didalam ruangan kerja Boss muda tengah duduk menatap tajam kearah Claudia dan teman-temannya yang baru saja masuk ruangan kerjanya.


"Han kamu ih pagi-pagi gini kok mau nemuin aku sabar donk kan nanti juga kita ketemu" ucap Claudia dengan percaya dirinya.


"Diam" teriak Boss muda.


"Han kamu kenapa berteriak begitu sama aku?" tanya Claudia sedikit panik.


"Kemana kaki pincang kamu yang kemarin kamu bilang sangat sakit itu?" tanya Boss muda.


"Han aku sudah membeli obat yang sangat bagus sehingga tadi malam kaki aku sudah sembuh" jawab Claudia.


"Cukup, kalian bertiga berlutut dibawah dan jangan berdiri sebelum saya suruh" ucap Boss muda.


"Tapi Han" jawab Claudia.


"Kalau mau membantah detik ini juga saya akan pecat kalian" ucap Boss muda.


Seketika Claudia dan kedua temannya merasa sangat ketakutan, bahkan ruangan kerja Boss muda saat ini terasa seperti rumah hantu yang gelap mencekam dan menyeramkan.

__ADS_1


Boss muda pun menelepon Zoi keruangan nya.


πŸ“žβ˜ŽοΈ" Hallo" jawab Zoi.


"Keruangan saya sekarang" ucap Boss muda yang langsung mematikan telepon nya.β˜ŽοΈπŸ“ž


Zoi pun segera berlari menuju ruangan Boss muda dan sampailah Zoi diruangan kerja Boss muda lalu mengetuk pintu.


Tokkk....tokkk tokkkk..


"Masuk" jawab Boss muda.


Zoi pun masuk kedalam ruangan kerja Boss muda betapa kagetnya Zoi melihat Claudia dan kedua temannya tengah berlutut dibawah dengan menundukkan kepalanya.


"Boss muda ada apa?" tanya Zoi.


"Kamu berdiri sini didepan saya" ucap Boss muda yang langsung menghadapkan Zoi didepan ketiga orang yang berlutut itu.


"Tunggu apa lagi kalian, apa kalian mendadak bisu hah?" teriak Boss muda.


"Ka...kami minta maaf Zoi atas kelakuan kami kemarin di cafe kami sangat menyesal" ucap ketiganya.


"Gimana sayang kamu memaafkan mereka?" tanya Boss muda.


"Ah iya Boss muda tidak perlu sampai berlutut begitu" jawab Zoi.


"Baiklah karena isteri saya yang sangat saya cintai ini memaafkan kalian bertiga maka mulai detik ini kalian saya pecat" tegas Boss muda.


Sontak mereka bertiga kaget bukan kepalang dan benar-benar tidak menyangka dengan keputusan Boss muda.


"Han kami sudah minta minta maaf" ucap Claudia.


"Iya Boss muda kami benar-benar menyesal" ujar salah satu teman Claudia.


"Iya Boss muda tolong maafkan kami, kami janji tidak akan melakukannya lagi" ucap satu orang lainya.


"Isteri saya memang sudah memaafkan kalian, tapi saya tidak ingin melihat wajah yang menghina isteri saya masih berkeliaran di perusahaan saya karena saya jijik benar-benar jijik" ucap Boss muda.


Claudia mengajak kedua temannya untuk keluar dari ruangan Boss muda, karena Caludia yakin saat ini Boss muda hanya sedang emosi nanti siang Claudia akan kembali membujuk Boss muda agar mau memaafkan mereka.


Hallo jangan lupa like dan komen nya ya teman-temanπŸ™

__ADS_1


__ADS_2