
Setelah Boss besar meninggalkan rumah, Boss muda langsung memeluk Zoi dan berkali-kali menge cup kening, pipi, dagu dan bibir. Luapan rindu yang begitu besar terhadap sang isteri membuat Boss muda tidak mampu lagi berkata-kata selain menangis harus penuh bahagia didepan isterinya itu.
Malam harinya Boss muda membeli susu untuk ibu hamil dan membeli makanan untuk makan malam, Zoi tidak diizinkan untuk menyiapkan makanan makan malam oleh Boss muda, Boss muda tidak mau isterinya itu kecapean atau melakukan pekerjaan rumah sekecil apapun! Yang boleh dilakukan Zoi hanyalah menonton televisi, makan, ngemil, mandi dan menemani Boss muda berbincang-bincang.
"Makanan datang!!" kata Boss muda.
"Boss muda kenapa harus beli si, aku kan bisa memasak," kata Zoi.
"Husstt!!! Berhenti memanggilku Boss muda, kita bahkan sudah menikah lumayan lama dan akan segera memiliki keturunan. Apa kamu akan tetap memanggil ku Boss muda didepan anak kita?" tanya Boss muda.
"Em, kalau begitu panggilan apa yang cocok ya untuk kita berdua saat ini?" pikir Zoi.
"Panggil Mama Papa boleh, Ayah Bunda juga cocok, Mami Papi bagus tuh. Bingung saya jadinya," kata Boss muda.
"Gimana kalau saya panggil Boss muda, Papaku saja, kayanya lucu deh," kata Zoi sambil tersenyum geli.
"Ah iya bener juga Papski, Mamski. Lucu banget panggilan sayang kita ya Mamski," ledek Boss muda.
Zoi pun tertawa terbahak-bahak melihat tingkah suaminya. Malam ini keduanya tidur bersama setelah sekian lama terpisah, mereka pernah saling merindukan namun akhirnya kembali dipertemukan, mereka pernah sulit untuk saling menggapai tapi kini bisa berdekapan.
__ADS_1
Itulah bukti kuasa Tuhan, jika sesuatu itu sudah menjadi suratan takdir hidup mu maka sekuat apapun orang lain memisahkan, sejauh apapun jarak merenggangkan, selama apapun waktu tak mempertemukan tapi Tuhan akan dengan mudahnya untuk menyatukan kembali.
Keesokan harinya orang suruhan Boss muda tengah menjemput Claudia untuk membawanya kedepan Zoi dan Boss muda, untuk mengakui segala perbuatan dan kebohongannya waktu itu. Claudia tiba di rumah Boss muda dengan langkah kaki penuh keraguan karena merasa malu setelah semua perbuatannya terhadap Zoi dan Boss muda kini Claudia tak mendapatkan hasil dari perbuatannya itu.
Gagal dinikahi Boss muda dan karier yang hancur akibat Boss besar menelpon semua rekan-rekan di perusahaan lain untuk memblacklist Claudia, saat ini Claudia sangat kesulitan menjalani kehidupannya di negara ini sehingga setelah meminta maaf pada Zoi, Claudia memutuskan untuk kembali ke Jerman agar ia bisa kembali bekerja di sana.
Zoi dan Boss muda yang tengah menikmati udara sejuk pagi hari di halaman rumah dan menikmati secangkir teh hangat dan beberapa potong kue keju almond, tiba-tiba melihat kedatangan Claudia didepan kedua mata mereka sendiri. Claudia menundukkan wajahnya tak berani menatap Zoi.
"Ini dia sayang, wanita yang sudah membuat kita berpisah selama beberapa bulan, wanita licik yang berharap aku nikahi dengan segala tipu muslihatnya dia menyakitimu, menghancurkan hati mu dan nyaris membuat kita benar-benar terpisah," kata Boss muda yang menatap sinis Claudia.
"Zoi, aku minta maaf atas semua yang sudah aku lakukan," kata Claudia sembari masih terus tertunduk tak mau menatap wajah Zoi.
Zoi bangun dari kursi lalu menghampiri Claudia, dengan rasa sakit di hati Zoi yang masih sangat berbekas akan semua kelakuan Claudia, Zoi mengangkat satu tangan kanannya tinggi-tinggi lalu.
Satu tamparan mendarat sempurna dipipi sebelah kanan Claudia.
"Kamu keterlaluan Clau, akibat kebohongan kamu itu! Kamu tau aku harus pergi meninggalkan suamiku dalam keadaan hamil. Anak yang aku kandung ini hampir kehilangan Ayahnya, aku benci dan aku tidak mau melihat muka kamu lagi dihadapan aku!" bentak Zoi yang kedua matanya sudah memerah melihat wajah wanita licik ini dihadapannya.
"Sayang, kamu tenang! Jangan sampai hanya gara-gara wanita ini kandungan kamu kenapa-kenapa. Inget kamu jangan sampai kamu stres berat!" kata Boss muda.
__ADS_1
"Aku tau aku salah Zoi, aku sadar aku tidak bisa memiliki Han. Dan aku akan meninggalkan negara ini untuk selamanya, jadi kamu tidak perlu khawatir karena aku tidak akan pernah mengganggu kalian lagi," kata Claudia.
"Bagus, lebih baik kamu pergi kalau perlu pergi dari dunia ini sekalian!" dengan suara bergetar saking kesalnya Zoi.
Claudia pun berlari meninggalkan kediaman Boss muda dan Zoi, dengan perasaan hancur, kesal dan kecewa akan hidupnya sendiri.
Boss muda dan Zoi lega, kini tidak akan ada lagi yang akan mengganggu hubungan mereka, harapan mereka sangat sederhana semoga mahligai rumah tangga ini bisa langgeng sampai maut memisahkan.
TAMAT.
Hallo teman readers semua terimakasih kalian sudah membaca novel pertama aku ini hingga episode terakhir semoga dapat menghibur kekosongan waktu kalian.
Author mau sekalian promosi novel kedua juga yang sudah Tamat.
Berjudul Mencari Selingkuhan Suamiku.
Novel ke 3 novel yang baru banget netes juga ada, jika berkenan bisa mampir untuk mengisi waktu luang kalian, mudah-mudahan sehat selalu semuanya dan dapat terhibur dengan karya-karya aku🙏🙏🙏🙏
judul Novel Ke 3 : Isteri Kedua CEO Muda.
__ADS_1