My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Dihotel


__ADS_3

Tokk tokkk tikkk tokkk..


Bunyi jam didinding membuat Zoi yang ketiduran diruang tamu karena menunggu Boss muda pulang terbangun jam sudah menunjukkan pukul tiga pagi Zoi melihat handphone miliknya berharap ada telepon atau ada kabar dari Boss muda.


Lagi-lagi tidak ada pesan atau telepon dari Boss muda bahkan nomor telepon Claudia pun tidak aktive sejak malam tadi Zoi berusaha menelpon nya.


Zoi meneteskan air matanya merasakan firasat buruk akan keberadaan Boss muda dengan Claudia meski sekuat hati Zoi berusaha membuang pikiran negatif itu tapi tidak bisa dipungkiri suaminya saat ini tengah berada dengan wanita lain.


Hikkkkzz.... hikkkkzz Boss muda kemana kenapa semalaman begini tidak pulang kerumah.


Zoi pun terjaga sejak jam tiga pagi hingga pagi pukul enam Zoi setia menunggu kabar dari Boss muda tak lama handphone Zoi berbunyi tanda pesan masuk dari Claudia.


~Zoi jemput nih suami kamu di hotel Grand Vile kamar seratus lima~


Pesan singkat namun mampu mengoyak-ngoyak hati Zoi setelah mengetahui suaminya menginap bersama wanita lain disebuah hotel, tak tunggu lama Zoi langsung pergi untuk menuju hotel yang dimaksud Zoi sangat terburu-buru sembari menangis sepanjang jalan Zoi berlarian begitu sampai diloby hotel segera Zoi menuju kamar seratus lima.


Begitu sampai Claudia sengaja tidak mengunci pintu dan tidur bertelanjang dada disamping Boss muda yang masih tertidur Zoi pun langsung menerobos masuk kedalam kamar hotel.


Begitu masuk kedalam kamar Claudia tengah mengelus-elus rambut Boss muda Zoi langsung menarik tangan Claudia dan.


Plakkkkkkk...

__ADS_1


Zoi menampar Claudia dengan sangat keras.


"Dasar wanita engga tau malu kamu" teriak Zoi.


Boss muda yang mendengar suara teriakan Zoi seketika terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya sudah bertelan* Jang hanya mengenakan selimut saja.


"Apa-apaan ini kenapa saya ada disini?" Boss muda sedikit kepuyengan.


"Han kamu jahat" ucap Claudia.


"Claudia? Zoi? kenapa saya ada disini?" tanya Boss muda yang melihat Claudia tak mengenakan pakaiannya dan tertutup selimut sama seperti dirinya.


Boss muda langsung berusaha mencari-cari bajunya.


Hikzzzz... hikkzzzz.


"Zoi ini engga seperti yang kamu pikirkan iya kan Clau, aku mabuk dan hanya tertidur disini kan cepat jelaskan pada Zoi" bentak Boss muda.


"Han aku harus jelaskan apa Zoi itu bukan anak kecil dia juga pasti paham laki-laki dan perempuan berada didalam kamar yang sama dan baju aku robek begini Han tidak mungkin kan kalau semalaman kita main catur" jawab Claudia.


"Cukup Clau omong kosong aku tidak mungkin melakukan hal sebejad itu" bentak Boss muda yang masih terus mencari baju miliknya.

__ADS_1


"Saya benci Boss muda" ucap Zoi yang langsung pergi meninggalkan Boss muda.


"Zoi tunggu,, Zoi ahhh sial kenapa kaya gini" teriak Boss muda.


Zoi berlari sekencang-kencangnya tak tau arah dan tujuan kali ini Zoi benar-benar kecewa dan tidak bisa lagi memaafkan kesalahan Boss muda.


"Boss muda ketika kamu belum bisa mencintai saya, saya terima dan setia menunggu perasaan itu datang, ketika kamu masih mencintai Claudia pun saya bisa bertahan tapi ketika Boss muda sudah menyatakan perasaan Boss muda terhadap saya dan sekarang malah meniduri Claudia rasanya saya tidak bisa lagi untuk bertahan disisi Boss muda" ucap Zoi sambil terus menerus menangis.


Didalam hotel setelah Boss muda memakai kembali pakaiannya Boss muda hendak pergi mencari Zoi tapi Claudia memegangi tangannya.


"Han kamu harus bertanggungjawab sama aku Han, kamu sudah melecehkan aku" ucap Claudia.


"Diam kamu Clau saya engga nyangka ya kamu selicik ini Clau, saya kira kamu wanita baik-baik ternyata kamu engga lebih dari sampah" bentak Boss muda yang sudah tersulut emosi nya.


"Kali begitu aku akan menemui Boss besar dan mengatakan semuanya" ucap Claudia.


"Saya tidak peduli" bentak Boss muda yang langsung membanting tangan Claudia lalu bergegas pergi mencari Zoi.


Dengan kepala yang masih pusing Boss muda menyetir mobilnya mencari Zoi disepanjang jalan Boss muda yakin Zoi belum terlalu jauh meninggalkan hotel.


"Han Han kamu tidak akan bisa menghindari aku lagi, aku terpaksa melakukan ini Han aku hanya ingin kamu kembali bersama aku seperti dulu" ucap Claudia.

__ADS_1


Zoi duduk dipinggir danau dekat taman dirinya menangisi kisah cintanya yang berakhir seperti ini berat rasanya Zoi untuk kembali menemui Boss muda, kesalahan Boss muda sudah tidak termaafkan lagi, apalagi Zoi melihat dengan kedua mata nya sendiri Boss muda dan Claudia berte* lanjang seperti tadi.


__ADS_2