My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Ke uwuan Zoi dan Han


__ADS_3

Diluar ruangan Boss muda kedua teman Claudia benar-benar panik dan gelisah tidak bisa membayangkan bagaimana kalau Boss muda tidak menarik kembali ucapannya maka hancurlah karier mereka.


Sementara Claudia memikirkan bagaimana caranya agar dirinya sendiri bisa mengubah keputusan Boss muda bahkan jika kedua temannya itu benar-benar dipecat dia tidak peduli yang penting dirinya sendiri bisa tetap bertahan diperusahaan ini apapun caranya.


"Eh Clau pikirin dong inikan semua gara-gara kamu juga pokoknya kita engga mau ya sampe kita dipecat dari sini awas aja kamu" celetuk satu temannya.


"Iya ini sedang aku pikirkan kalian tenang saja" jawab Claudia dengan entengnya.


Dalam hatinya bodo amat deh sama nasib kalian berdua yang penting aku harus temukan celah agar Han tidak jadi memecat aku.


Sementara itu didalam ruangan Boss muda dan Zoi hanya saling menatap Boss muda terlalu malu untuk meminta maaf pada Zoi karena telah terlambat menyadari apa yang terjadi pada isterinya sementara Zoi sedikit gugup karena tidak menyangka Boss muda akan langsung memecat mereka yang sudah menghina nya.


"Amm itu" ucap Boss muda berbarengan dengan Zoi.


"Kamu duluan" ucap Boss muda.


"Boss muda duluan saja" jawab Zoi.


"Engga engga kamu duluan saja" ucap Boss muda.


"Boss muda terimakasih ya Boss muda sudah berlaku adil dan sudah membuat mereka kapok pastinya tidak akan menghina saya lagi" ucap Zoi.


"Saya yang harusnya minta maaf Zoi sama kamu tidak seharusnya saya mendengarkan orang lain dibanding mendengar keluh kesah kamu, saya minta maaf ya Zoi kedepannya saya ingin lebih mendengarkan apapun itu yang mengganggu kamu" jawab Boss muda.


"Iya tidak apa-apa Boss muda, emm yasudah saya kembali keruangan saya ya" jawab Zoi sambil memalingkan tubuhnya untuk segera melangkah menuju pintu ruangan Boss muda.


Namun Boss muda memeluk Zoi dari belakang membuat langkah kaki Zoi terhenti.


"Boss muda ih malu" ucap Zoi.


"Kenapa malu sama siapa toh kamu isteri saya" jawab Boss muda dengan entengnya.


Tak lama salah satu karyawan mengetuk pintu untuk menyerahkan dokumen ke Boss muda.


Tokkkk...tokkkk.


"Masuk" jawab Boss muda sembari masih memeluk erat Zoi dari belakang.


"Hahhh astaga mataku ternoda" ucap karyawan itu sambil menutup kedua matanya melihat Boss muda sedang memeluk Zoi.


"Kenapa kamu menutup mata anggap saja kamu sedang menonton serial drama Korea dimana lead male sedang bermesraan dengan lead female so sweet bukan" celetuk Boss muda.


"Ih Boss muda malu ah lepas" ucap Zoi sambil berusaha melepaskan pelukan Boss muda.


"Duhhh Boss muda ini taruh dimeja aja ya" ucap karyawan itu.

__ADS_1


"Iya iya cepet-cepet keluar sebelum adegan nya lebih-lebih dari ini" jawab Boss muda.


Karyawan itu pun segera menaruh berkas itu diatas Boss muda dan langsung ngibrit keluar ruangan Boss muda.


"Astaga Boss muda kalau mau anu-anuan dikantor kenapa engga dikunci aja coba pintu nya hadeuhhh bikin pengen aja" celetuk karyawan tadi.


Zoi pun mendorong bokongnya kebelakang ala-ala ilmu bela diri ketika musuh dari belakang sedang menyergap kita maka kita harus mendorong bokong dengan sekuat tenaga, membuat pelukan Boss muda terlepas.


"Wahh bagaimana bisa kamu melepaskan pelukan saya Zoi?" Boss muda keheranan.


"Iya dong aku juga bisa membanting Boss muda kelantai" ucap Zoi.


"Oh ya, apa bisa?" sedikit penasaran dengan kekuatan isterinya itu.


"Hemm sini saya praktekkan" jawab Zoi.


"Boleh" ucap Boss muda.


Zoi pun meraih tangan Boss muda yang sudah pasrah ingin merasakan bantingan dari isteri nya itu tak lama bukannya dibanting malah Zoi menarik tangan Boss muda hingga Boss muda mendekat kearah Zoi lalu Zoi pun menge* cup bibir Boss muda.


Boss muda yang speechless hanya terdiam bengong Zoi yang melihat wajah lucu Boss muda langsung kabur dari ruangan Boss muda dengan tersenyum manis.


"Ehh kok kabur Zoi" teriak Boss muda.


Zoi tetap kabur dari ruangan Boss muda membuat Boss muda tersenyum malu mendapatkan perlakuan manis dari Zoi.


Zoi yang sudah mencuri satu kecu* pan dari Boss muda kemudian langsung kabur tersenyum sepanjang menuju ruangan kerja tiba-tiba Claudia muncul dihadapannya.


"Astaga" kaget Zoi.


"Sepertinya ada yang sedang berbahagia setelah membuat ketiga karyawan terbaik diperusahaan ini dipecat secara memalukan seperti tadi" celetuk Claudia.


"Lebih tepatnya bahagia karena sangat dicintai oleh suaminya yang merupakan Boss kamu" jawab Zoi.


"Saya belum kalah dari kamu Zoi" ucap Claudia.


"Dan kamu juga tidak akan menang dari saya Clau" jawab Zoi.


"Kamu harusnya mengalah demi kebaikan Boss muda coba kamu berkaca Zoi, lihat diri kamu sama sekali tidak pantas mendampingi Han kamu tidak sepadan dan tidak akan mampu membantu Han dalam menjalankan perusahaan sebesar ini" ucap Claudia.


"Dengar Claudia yang Boss muda butuhkan itu seorang isteri bukan rekan bisnis" jawab Zoi.


Tiba-tiba dari arah belakang Boss muda pun muncul.


"Ya betul 💯 buat kamu isteri ku" ucap Boss muda.

__ADS_1


"Han" ucap Claudia seraya menengok kearah suara itu.


"Boss muda kenapa kesini?" tanya Zoi.


"Saya tidak akan membiarkan isteri saya kabur begitu saja setelah dia melakukan perbuatan tidak bertanggungjawab seperti tadi" jawab Boss muda.


"Maksudnya apa Boss muda?" tanya Zoi.


Boss muda pun berdiri dihadapan Zoi sekaligus juga dihadapan Claudia lalu tangan kanan Boss muda meraih pinggang mungil Zoi dan tak lama menarik pinggang Zoi dan menge* cup bibir ranum Zoi didepan Claudia dan didepan karyawan yang melihatnya.


"Menjijikkan" ucap Claudia yang langsung pergi dari hadapan Boss muda dan Zoi.


"Emm Boss muda" ucap Zoi.


"Kenapa kamu tidak senang? sekarang kita impas kamu semangat ya kerjanya sayang" ucap Boss muda.


Zoi pun langsung berlari malu menuju ruangan kerjanya membuat Boss muda yang memperhatikan nya dari jauh tersenyum senang.


Sore hari Claudia datang keruangan Boss muda untuk membujuk Boss muda agar menarik kembali keputusan nya tadi pagi.


"Han aku mohon jangan perlakukan aku seperti ini" ucap Claudia.


"Kenapa memangnyaapa perlakuan aku masih terlalu baik untuk seorang penghina dari isteri aku?" jawab Boss muda.


"Han semua file penting untuk meeting tentang kerjasama perusahaan kamu dengan Chopra group ada ditangan aku Han" ucap Claudia.


"Apa yang akan kamu lakukan" bentak Boss muda.


"Aku akan hancurkan file ini" jawab Claudia.


"Apa kamu sudah gila? jangan main-main Clau itu kerjasama yang bernilai ratusan miliar" teriak Boss muda.


"Karena itu Han aku mohon biarkan aku kerja disini aku tidak peduli kamu akan memecat kedua cecunguk itu yang penting izinkan aku untuk tetap membantu kamu diperusahaan ini" ucap Claudia.


Visual para pemain


Boss muda Han



Mizoi alias Zoi



Claudia si Tante pelakor

__ADS_1



__ADS_2