My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Keusilan Zoi


__ADS_3

Sesampainya Zoi dimeja kerjanya, Zoi senyam senyum sendiri mengingat perlakuan Boss muda tadi dituangnya.


"Dihh Boss muda itu udah ganteng, so sweet banget lagi rasanya aku beruntung sekali bisa menjadi isterinya, meskipun saat ini belum jadi isteri sungguhan tapi aku udah bahagia banget dengan perlakuan-perlakuan romantisnya" ucap Zoi dalam hati.


Ketika jam istirahat makan siang Zoi dan rekan satu divisinya seperti biasa makan di kantin bersama, tak lama Boss muda datang kekantin untuk makan siang juga.


"Eh lihat tuh, bukanya itu Boss muda ya?" ucap Tara.


"Wah iya tuh" jawab Dave.


"Ebuset tumben banget dia mau makan di kantin bareng karyawan sini" ucap Anres.


"Iya ih mana mukanya berseri-seri gitu macem orang lagi jatuh cinta aja" jawab Mumut.


"Iya ya padahal aku belum bilang yes, pas dia nembak aku" ucap Celine.


"Ye mimpi disiang bolong" jawab Mumut.


"Duh jadi canggung nih makan" ucap Tara.


"Ah udah biarin, dia ga bakalan merhatiin ini staff biasa kaya kita" jawab Dave.


"Memangnya Boss muda biasanya ga pernah makan siang di kantin ya selama ini?" tanya Zoi.


"Boro-boro Zoi, dia kalo makan paling pergi kesalah satu cabang restorannya bareng klien-klien perusahaan kita" jawab Celine.


"Eh Zoi kamu pasti belum tau kan, Boss muda kan juga punya banyak bisnis restoran tau dikota ini maupun luar kota, restoran Jepang yg menunya enak-enak tau Zoi" ucap Mumut.


"Oh ya, aku belum tau" jawab Zoi dengan gugup pura-pura ga tau cari aman hahaha.


"Nanti kita harus makan bareng nih ajak Zoi ke restoran milik Boss muda" ucap Anres.


"Iya setuju tuh" jawab Mumut.


Boss muda duduk dimeja yang berada tepat dihadapan Zoi, Boss muda menatap Zoi, tapi Zoi langsung buang muka agar tidak ada yang curiga. Boss muda terus menerus menatap wajah Zoi yang tengah menyantap makan siangnya.


Zoi yang tak ingin orang-orang melihat Boss muda terus memperhatikan nya, tiba-tiba Zoi mengambil tisu dan mengelap keringet diwajah Dave yang duduk tepat disamping Zoi.


"Aduh kamu keringetan Dave" ucap Zoi.


"Ya ampun kamu perhatian banget sama aku Zoi, ga nyangka deh akhirnya doa-doaku terjawab sudah hari ini" jawab Dave.


Boss muda yang melihat Zoi mengelap keringat laki-laki lain mendadak wajahnya memerah, dengan expresi kesal Boss muda segera meninggalkan kantin.

__ADS_1


"Uhh akhirnya" ucap Zoi.


Menjelang sore Boss muda terus menerus bolak-balik ruangan Zoi, berusaha caper dengan bercengkrama dengan para staff disitu, tapi Zoi sama sekali tidak menengok kearah Boss muda, akhirnya Boss muda sudah sangat kesal dengan sikap cuek Zoi.


"Kamu" ucap Boss muda menatap Zoi.


"Saya, Boss muda?" tanya Zoi.


"Iya kamu, ikut keruangan saya" jawab Boss muda.


Semua staff disitu hanya terdiam keheranan Boss muda menyuruh Zoi keruangan kerjanya.


Zoi pun ikut berjalan dibelakang Boss muda menuju keruangannya.


Didalam lift Boss muda menatap Zoi terus-menerus seperti hendak menerkamnya, tapi Zoi sama sekali tidak peduli malah memalingkan pandangannya.


Sesampainya diruangan Boss muda.


"Duduk" perintah Boss muda pada Zoi.


"Baik Boss muda" jawab Zoi.


"Kamu sore ini pulang sama saya!" ucap Boss muda.


"Ga usah bantah" ucap Boss muda.


"Baik Boss muda" jawab Zoi.


Sore hari pulang kerja Zoi menunggu disamping mobil Boss muda berharap karyawan lain tidak ada yang melihatnya sambil menundukan kepalanya, Boss muda pun datang menghampiri Zoi langsung masuk kedalam mobil Boss muda dengan panik.


"Kamu kaya ******* aja Zoi ngendap-ngendap gitu" ucap Boss muda.


"Ish Boss muda itu emang paling seneng bikin saya susah" jawab Zoi.


Boss muda pun mulai melajukan mobilnya bukan kearah rumah melainkan ketaman hiburan yang banyak aneka permainan anak-anak, dan juga aneka jajanan.


"Ko kita kesini Boss muda?" tanya Zoi.


"Udah kamu ikut aja" jawab Boss muda.


Boss muda dan Zoi berjalan-jalan di taman, dengan saling melempar senyum, tiba-tiba Zoi melihat tukang ice cream digerobak kecil yang sedang menunggu pembeli.


"Boss muda, saya mau ice cream itu!" ucap Zoi menunjuk jajanan ice cream digerobak kecil.

__ADS_1


"Ish kamu tuh kaya anak kecil aja, udah ga usah" jawab Boss muda.


Tiba-tiba Zoi pura-pura menangis.


Huhuhuhu,, Huhuhuhu.


"Paman tega banget, ga mau beliin aku ice cream yang manis itu padahal aku udah jadi keponakan yang baik dan rajin" ucap Zoi mengencangkan suaranya agar orang sekitar mendengar.


Zoi dan Boss muda pun jadi pusat perhatian Ibu-ibu yang membawa anak-anak mereka ditaman, dan Ibu-ibu itu mulai bergunjing.


"Eh Jeng, liat tuh muka Paman nya ganteng tapi pelit banget sama ponakan sendiri, masa minta ice cream aja ga dibeliin" ucap salah satu Ibu-ibu.


"Iya ya, ternyata tampan wajahnya belum tentu tampan hatinya, tega banget ponakannya cantik begitu tapi ga mau beliin" jawab Ibu-ibu lainya.


Boss muda yang m mendengar gunjingan Ibu-ibu ditaman itu seketika melotot kearah Zoi dan menariknya menuju gerobak ice cream, Boss muda pun memborong semua ice cream itu dengan wajah cemberutnya.


Zoi yang merasa senang dibelikan Ice cream sebanyak itu langsung memakannya, satu ditangan kiri satunya lagi ditangan kanan, Zoi tersenyum manis seolah-olah meledek wajah cemberut Boss muda.


Tak lama Zoi membagikan ice cream itu kepada anak-anak yang berkunjung ketaman itu, Zoi terlihat sangat bahagia membagikan ice cream itu begitu juga anak-anak ditaman yang menerimanya.


"Boss muda terimakasih ya sudah belikan saya ice cream" ucap Zoi.


"Bukan saya yang belikan, tapi kamu yang maksa" jawab Boss muda dengan kembali memasang wajah cemberutnya.


"Ih Boss muda kan saya terpaksa tadi begitu, tidak ada cara lain" ucap Zoi.


"Ish" ucap Boss muda.


"Ayo pulang udah mulai gelap nih" ajak Boss muda.


"Tapi nanti kita kesini lagi ya!" ucap Zoi.


"Hmm gimana ya" ledek Boss muda.


"Ih ayolah Boss muda kan ganteng udah gitu baik" gombal Zoi.


"Dimana-mana tuh yang gombalin cowoknya bukan ceweknya" jawab Boss muda.


"Biarin" ucap Zoi sambil menggandeng tangan Boss muda.


Boss muda dan Zoi pun pulang kerumah mereka, Zoi sangat senang dengan semua perlakuan Boss muda tapi Zoi juga takut bagaimana kalau sewaktu-waktu Claudia akan mengambil kebahagiaan ini darinya.


Sampai saat ini Boss muda belum juga memberikan jawaban apakah dia akan tetap mempertahankan pernikahan nya dengan Zoi, dan melupakan Claudia, ataukah tetap menunggu Claudia dan akhirnya menceraikan Zoi.

__ADS_1


__ADS_2