My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Acting Zoi


__ADS_3

Saat tengah mengompres pelan lebam dipipi Boss muda, Zoi teringat akan momen tadi pagi Claudia memeluk Boss muda dan Boss muda dibawa kabur ke apartemen nya Claudia, mood Zoi pun berubah menjadi kesal lalu.


"Aaaaaaaaaaa Zoi kekencengan" Boss muda berteriak kesakitan.


Zoi yang kesal mengingat momen tadi pagi mengompres lebam dipipi Boss muda dengan kencang bahkan menekan-nekan kencang kompresan itu ke pipi lebam Boss muda, membuat Boss muda berteriak-teriak.


"Rasain nih" ucap Zoi dalam hati.


"Aduhhhh stop,,,Zoi please Aaaaaa sakit" teriak Boss muda.


Melihat Boss muda kesakitan begitu Zoi pun tersenyum tipis, dan berhenti mengerjai Boss muda.


"Kamu sengaja ya? kamu dendam sama saya" tanya Boss muda.


"Engga kok sayang, uluh-uluh aku kan tayang sama Boss muda" hahaha Zoi tertawa.


"Ish dasar gadis kerdil ngeselin" celetuk Boss muda.


"Biarin, makanya jangan suka mau diculik si Tante Claudia itu" jawab Zoi.


"Hah apa Tante?" Boss muda tertawa geli.


"Iya dia itu Tante sihir" celetuk Zoi.


"Kamu cemburu ya?" tanya Boss muda.


"Bukanya Boss muda ya yang cemburu dengan Pak Nio?" ledek Zoi.


Mendengar Zoi menyebutkan nama Nio seketika Boss muda pun kesal kembali, dan tiba-tiba menggendong tubuh mungil Zoi.


"Ih Boss muda lepasin, mau apa gendong-gendong saya" teriak Zoi.


"Mau memberikan pelajaran sama kamu, karena sudah berani berduaan sama si Nio Nio itu" jawab Boss muda.


Boss muda menggendong tubuh mungil Zoi, lalu membaringkan nya diatas ranjang, Boss muda mulai mendekatkan bibirnya untuk mencium Zoi namun tiba-tiba.


"Aaaaaaaaaaa....." teriak Boss muda.


Zoi mencubit pipi lebam Boss muda hingga membuat Boss muda kesakitan dan tak jadi mencium Zoi.


"Ish kamu tuh, awas aja ya nanti kalau wajah saya sudah sembuh kamu ga akan bisa lagi mengerjai saya, tapi saya yang akan mengerjai kamu sampai pagi" ucap Boss muda.


"Apa lakukan saja itu pada Claudia" celetuk Zoi mulai memasang wajah sedihnya.


"Sembarangan maksud kamu apa Zoi?" tanya Boss muda.


"Bukankah Boss muda sangat merindukan Claudia sampai-sampai Boss muda mau diajak pergi bersamanya" ucap Zoi.


"Zoi dengar, Claudia bilang ke saya dia kerampokan waktu diJerman jadi dia belum baca pesan saya terhadapnya, tadi saya sudah mau bilang saya ingin mengakhiri hubungan dengan dia, tapi dia masih dalam kondisi trauma akibat syok mengalami perampokan itu" jawab Boss muda.


"Lantas kenapa Boss muda menyiapkan loby sebegitu cantiknya hanya untuk menyambut kedatangan kembali Claudia?" tanya Zoi kesal.

__ADS_1


"Hah? apa loby yang dirias itu?" tanya Boss muda.


"Iya mana ada bunga-bunga dan juga balon nya" ucap Zoi.


"Siapa bilang saya menyiapkan itu semua untuk menyambut Claudia? bahkan saya tidak tahu Claudia akan datang hari ini" jawab Boss muda.


"Jadi?" tanya Zoi mulai memasang wajah cerianya.


"Ya saya menyiapkan semuanya untuk kamu, meskipun tidak seperti yang kamu harapkan Zoi, semua jadi berantakan akibat Claudia" jawab Boss muda.


"Heumm so sweet" Zoi tersenyum dan mengecup pipi Boss muda.


"Saya janji akan mempersiapkan ulang semuanya" jawab Boss muda.


Zoi pun tersenyum tersipu malu, keesokan harinya seperti biasa mereka tetap pergi kekantor masing-masing karena Boss muda belum mengumumkan pernikahannya kepada semua karyawan, Boss muda harus mempersiapkan ulang semuanya dengan waktu yang pas agar tidak ada lagi gangguan.


Pagi hari Zoi masuk keruangan nya, disana sudah ada staff lain yang semuanya terlihat lesu dan tak bertenaga hari ini.


"Ada apa nih ko pada lesu?" tanya Zoi.


"Gimana kita gak lesu Zoi" jawab Mumut.


"Iya emang kamu ga baca pengumuman yang ditempel diloby?" tanya Celine.


"Bete banget padahal kan kita udah cape banget kerja masa masih harus lembur Sabtu Minggu ini" celetuk Dave.


"Iya Boss muda kejam banget" sahut Anres.


"andai ada keadilan ya" ucap Tara.


"Iya" jawab Mumut dengan wajah cemberut.


Melihat staff lain jadi murung begitu, Zoi jadi tidak tega dan mulai memikirkan ide.


Boss muda yang suka caper bolak-balik keruangan kerja Zoi, pagi itu juga dia mulai mengunjungi ruangan kerja Zoi.


"Eh eh sutt suttt Boss muda tuh" ucap Tara.


Sontak staff lain pun mulai terlihat serius bekerja, sementara Zoi mulai melancarkan aksinya.


Hikzzzz..hikzzzzz ( Zoi pura-pura menangis ).


Melihat Zoi menangis Boss muda panik dan langsung menghampiri nya.


"Zoi kamu kenapa?" tanya Boss muda.


Sementara staff lain yang melihat Zoi tiba-tiba menangis merasa keheranan.


"Mati, Hikzzzz Hikzzzz" jawab Zoi sembari terus pura-pura menangis.


"Siapa yang mati Zoi, apa itu saudara kamu?" tanya Boss muda.

__ADS_1


"Yang mati, yang mati adalah hati nurani pemilik perusahaan ini" jawab Zoi.


"Hah apa?" Boss muda keheranan.


"Iya pemilik perusahaan ini sudah mati hati nuraninya, dengan membuat semua karyawan nya bekerja tanpa libur" ucap Zoi sambil terus berpura-pura menangis.


"Zoi cukup" Boss muda kesal dikerjain Zoi.


"Coba Boss muda pikir, mata semua karyawan disini dibuat buta mereka dibuat tak bisa melihat keindahan diluar sana, yang mereka bisa lihat hanya kantor ini dan pemilik kantor ini saja, kebahagiaan mereka direnggut mereka kerja bagai kuda, bahkan layaknya sapi peras" jawab Zoi Hikzzzz Hikzzzz.


"Intinya saja Zoi!" ucap Boss muda yang sudah paham kalau isteri usilnya ini sedang berakting sekarang.


"Jadi bolehkan Sabtu Minggu ini semua karyawan libur" tanya Zoi dengan cengengesan nya.


"Iya Boss muda" sahut Mumut, Celine, Tara, Dave dan Anres.


"Zoi awas kamu" pelan Boss muda.


"Gimana Boss muda?" tanya Zoi.


"Ya tentu saya tidak jadi membuat semua karyawan lembur Sabtu Minggu ini" jawab Boss muda.


Lalu pergi dari ruangan Zoi dengan memasang wajah cemberut.


Yeeeeeee....... (Staff diruangan Zoi bersorak)


"Wah kamu hebat Zoi" ucap Celine.


Tiba-tiba telepon dari meja kerja Zoi berbunyi.


Kringggg.....


Kringgggg...


"Hallo" ucap Zoi.


"Keruangan saya sekarang" jawab Boss muda.


Langsung menutup teleponnya.


Zoi pun langsung buru-buru pergi menuju ruangan Boss muda, Zoi pun mengetuk pintu ruangan Boss muda.


Tokkk...


tokkk...


"Masuk" teriak Boss muda yang tengah berdiri didepan pintu.


Zoi pun masuk kedalam ruangan Boss muda, lalu berdiri dihadapan Boss muda.


"Boss muda ada apa memanggil saya?" tanya Zoi sedikit takut.

__ADS_1


"Ada apa? wah kamu tuh udah buat saya kesal hari ini, sangat kesal kamu sadar Zoi kamu sudah buat saya harus membatalkan semua staff disini untuk lembur Sabtu dan Minggu" jawab Boss muda.


"Lalu saya harus apa Boss muda" Zoi sangat gugup kali ini.


__ADS_2