My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Back to Germany


__ADS_3

Dering telepon dari handphone Boss muda menyadarkan nya dari lamunan, panggilan masuk ternyata dari Claudia.


Kringggg...


Kringggg...


Boss muda mengangkat teleponya.


"Ya hallo Clau" ucap Boss muda.


"Kamu dimana Han kenapa sampai sore begini belum kembali kesini" tanya Claudia penasaran.


"Ah tadi aku menemani Papah makan siang dulu" jawab Boss muda.


"Apa ada Zoi sekarang disamping kamu Han?" tanya Claudia merasa cemas.


"Tidak dia sudah pulang, yasudah aku udah mau jalan nih ke Rumah sakit kamu tunggu ya" jawab Boss muda berusaha mengalihkan pembicaraan.


"Yasudah aku tunggu kamu" jawab Claudia.


Boss muda yang sedari tadi masih berdiri didepan kosan Zoi akhirnya beranjak pergi menuju Rumah sakit untuk menemui Claudia.


Keesokan harinya Boss muda mengantar Claudia pulang dari Rumah sakit ke apartemennya.


Sedangkan Zoi berangkat kerja seperti biasanya, ketika siang hari Zoi tengah sibuk mencatat pesanan pelanggan Madam Cus memanggil Zoi.


"Zoi come here!" ucap Madam Cus.


"Oke, wait Madam" menjawab pelan karena masih mencatat pesanan pelanggan.


Setelah beberapa saat Zoi sudah mulai senggang dengan pekerjaan nya, lalu menemui Madam Cus.


"Ada apa Madam?" tanya Zoi sedikit penasaran.


"Zoi, saya sudah dengar dari Boss besar kalau kamu sebentar lagi akan menikah dengan Boss muda, iya kan?" tanya Madam Cus.


"Iii iya Madam" jawab Zoi dengan malu-malu.


"Selamat untuk itu ya Zoi saya ikut senang, tapi tadi Boss besar menyuruh saya untuk memberhentikan kamu hari ini juga" ucap Madam Cus.


"Tapi Madam kan pernikahan saya masih beberapa Minggu lagi" Zoi sedikit berkaca-kaca.

__ADS_1


"Ya tapi banyak hal yang harus kamu lakukan menjelang pernikahan kamu Zoi, kamu engga bisa menghabiskan waktu kamu untuk terus bekerja direstoran ini" ucap Madam Cus sambil menenangkan Zoi.


"Iya Madam tapi saya belum siap untuk berpisah sama teman-teman disini" Zoi menangis.


"Boss besar bilang ke saya kamu akan bekerja di kantor propertinya Zoi dan kamu juga akan daftar kuliah, belum lagi kamu harus siapkan pernikahan kamu" ucap Madam Cus.


"Iya Madam lalu bagaimana saya harus berpamitan dengan teman-teman disini, sedangkan pernikahan saya harus dirahasiakan?" tanya Zoi.


"Kamu bilang saja kalau kamu mau pulang ke Malang dan fokus merawat Om kamu yang tengah sakit, kamu kan cerita ke saya kalau suami Tante kamu masih sakit-sakitan" jawab Madam Cus.


"Baiklah Madam saya akan bicara begitu nanti saya pasti akan sangat rindu dengan restoran ini" Zoi kembali meneteskan air matanya.


"Zoi setelah semua urusan kamu dan pernikahan kamu beres kamu bisa berkunjung kemari kapan pun itu" jawab Madam Cus.


Zoi dan Madam Cus berpelukan.


Malam hari saat karyawan restoran sudah selesai bekerja dan menutup restoran, Madam Cus membuat mereka berkumpul sejenak.


"Ayo semua kita kumpul dulu, ada hal yang mau saya dan Zoi sampaikan" ucap Madam Cus.


"Ada apa dengan Zoi, Madam?" tanya Farah.


"Oke jadi begini mulai hari ini Zoi akan berhenti bekerja direstoran ini, dikarenakan Om nya yang sakit meminta nya pulang jadi Zoi harus pulang secepatnya". ucap Madam Cus.


"Zoi kenapa mendadak begini" tanya Farah sambil menangis.


Meli, Ranti dan yang lainya ikut memeluk Zoi sembari terisak tangis.


Malam ini malam yang berat untuk Zoi karena harus berhenti dari restoran.


Ditempat berbeda Claudia sedang mengemasi barang-barang nya untuk kembali ke Jerman besok pagi, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu apartemennya.


Tokk..tokk..tokkk.


Claudia membukakan pintu, ternyata Boss muda datang malam-malam ke apartemen Claudia, tersenyum sambil membawakan sebuket bunga mawar merah.


"Han aku ga nyangka kamu dateng lagi malam-malam begini, padahal tadi pagi kamu udah jemput aku dari Rumah sakit" ucap Claudia tersenyum.


"Hm gimana ya abis saya sudah kangen kamu" Boss muda menggoda Claudia.


"Ayo masuk, kan besok pagi juga kita ketemu Han kamu antar aku ke airport kan?" tanya Claudia sambil menggandeng tangan Boss muda masuk ke dalam.

__ADS_1


"Ya tapi saya ingin setiap saat bersama kamu Clau, nih untuk kamu" jawab Boss muda yang sudah duduk dikursi dan memberikan buket bunganya.


"Waw ini cantik banget Han bunganya" Claudia berseri-seri.


Claudia mencium bibir Boss muda dengan gemasnya, Boss muda tak tinggal diam dia membalas ciuman Claudia dan bermain dibibir Claudia dengan nafsunya.


Claudia membuka jas Boss muda, sambil terus berciuman.Boss muda yang sudah sangat terangsang menggendong Claudia ke atas ranjang nya dengan terus berciuman.


Claudia membuka kancing kemeja Boss muda dan melepaskan kemeja Boss muda sementara Boss muda tak henti-hentinya menciumi leher Claudia, perlahan tangan Claudia membuka gesper Boss muda dan hendak membuka kancing celana Boss muda.


Tiba-tiba Boss muda menghentikan ciuman nya dan menahan tangan Claudia.


"Kenapa Han? aku tau kamu juga ingin kan?" Claudia sedikit heran.


"Maaf Clau aku tidak bisa" jawab Boss muda segera mengambil posisi duduk.


"Tapi aku menginginkan nya Han, anggap saja ini malam pertama kamu Han lagi pula kamu tidak akan melakukan malam pertama dengan Zoi, jadi lakukan saja sekarang dengan aku Han" Claudia meyakinkan Boss muda.


"Aa aku harus pulang Clau, besok pagi aku akan antar kamu ke Bandara" Boss muda memakai kemeja nya dan keluar dari apartemen Claudia.


Sementara Claudia masih terdiam diatas kasurnya, memikirkan Boss muda akan melakukan nya dengan Zoi.


Claudia memukul-mukul kasurnya sembari menangis dan berteriak-teriak.


Aaaaa aaa sial..


Keesokan harinya Boss muda mengantar Claudia ke Bandara.


"Clau kamu jaga diri baik-baik disana ya, aku pasti menunggu kamu untuk kembali" ucap Boss muda sedikit bersedih.


"Ya Han aku akan sering menelpon kamu, aku mau kamu janji Han untuk tidak akan pernah menyentuh Zoi" ucap Claudia.


Boss muda terdiam beberapa saat seolah tak yakin bisa menahan dirinya dari Zoi.


"Han jawab aku" Claudia sedikit panik.


"Ii iya Clau aku akan menjaga jarak dari Zoi" jawab Boss muda dengan suara bergetar.


Akhirnya tiba penerbangan Claudia, Claudia pun memeluk Boss muda dengan sangat erat dan berpamitan lalu bergegas pergi menuju pesawat.


Sambil melambaikan tangannya Claudia berlalu pergi.Boss muda pun tersenyum menahan sedihnya ditinggalkan harus berpisah dengan Claudia lagi.

__ADS_1


Tiba-tiba ingatan Boss muda muncul.


"Astaga hampir lupa Papah kan nyuruh saya jemput Zoi dikosan nya, duh disuruh nya jam 08.00 pagi lagi ini udah lewat" Boss muda berbicara sendiri dan berlari menuju mobilnya.


__ADS_2