My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Drama tabrakan


__ADS_3

Claudia yang mendengar pernyataan Han untuk memilih menikah dengan Zoi sangat marah, karena bagi Claudia Zoi adalah suatu ancaman.


Claudia sangat mengenal Boss muda jadi dia tau bahwa Boss muda memiliki rasa kepada Zoi dan itu akan menjadi kesulitan ketika Claudia kembali nanti dari Jerman, Claudia takut Boss muda berubah pikiran untuk bercerai jika wanita yang menjadi isterinya itu Zoi.


"Kamu bere*gsek Han" ucap Claudia sambil pergi berlari meninggalkan rumah Boss besar.


Boss muda yang panik melihat Claudia pergi begitu saja langsung mengejar Claudia, disusul Zoi yang ikut mengejar Boss muda, Claudia yang marah sambil terisak tangis tak sadar menyebrang ketengah jalan kemudian.


Braghtttt....


Tubuh Claudia terjatuh ke aspal setelah terserempet mobil yang melaju dijalanan cukup kencang, Boss muda yang melihat Claudia tergeletak diaspal langsung panik dan menangis, Boss muda segera membawa Claudia dengan mobil si penabrak ke Rumah sakit terdekat.


Zoi yang kaget melihat Claudia tergeletak diaspal langsung berlari untuk menolong namun Zoi tersandung dan jatuh hingga lututnya berdarah, Zoi berusaha bangun dan segera mengikuti mobil yang membawa Claudia dengan tukang ojek yang kebetulan lewat.


Dirumah sakit Boss muda dan Zoi menunggu didepan ruangan pasien, Boss muda diam seribu kata sama sekali tak menghiraukan Zoi yang ada disampingnya.


Sangat terlihat jelas kekhawatiran diwajah Boss muda serta rasa penyesalannya yang begitu dalam.


Setelah satu jam menunggu, Dokter keluar dari kamar pasien.


"Bagaimana Dok keadaan Claudia" tanya Boss muda dengan wajah paniknya.


"Tidak ada masalah serius, dan tidak ada luka parah, hanya saja pasien menderita keletihan sehingga membuatnya pingsan terlalu lama" ucap Dokter.


"Boleh saya masuk sekarang Dok" tanya Boss muda yang sudah khawatir sejak tadi.


"Ya tentu silahkan, kalau begitu saya permisi dulu ya" jawab Dokter sambil berlalu pergi.


"Iya terimakasih banyak Dok" ucap Boss muda.


Saat hendak membuka pintu masuk kedalam ruangan pasien Boss muda terhenti dan berbalik ke arah Zoi.

__ADS_1


"Tadinya saya sempat ragu apakah mempertahankan Claudia adalah keputusan yang tepat atau tidak, tapi setelah saya melihat Claudia tergeletak diaspal seperti tadi saya menyadari kalau saya tidak bisa kehilangan Claudia" ucap Boss muda.


"Apa maksud Boss muda bicara seperti ini sama saya?" tanya Zoi yang sedih dengan ucapan Boss muda.


"Saya memang akan menikahi kamu, tapi jangan pernah berharap lebih terhadap pernikahan kita kelak, karena saya tidak mungkin mencintai kamu" jawab Boss muda.


"Tugas saya disini hanya mencintai Boss muda dengan segenap hati saya karena saya sudah memilih Boss muda untuk menjadi pendamping hidup saya, urusan Boss muda mencintai saya atau tidak itu masalah Boss muda dan hati Boss muda sendiri saya tidak berhak ikut campur" ucap Zoi dengan mata yang sudah berbinar menahan tangisnya.


"Baik kita lihat sekuat apa kamu bertahan, sekarang saya minta kamu pulang karena saya akan terus menjaga Claudia disini" jawab Boss muda dengan dinginnya.


"Yasudah saya pulang duluan sampaikan salam saya pada Claudia semoga dia lekas pulih" ucap Zoi menggigit bibirnya untuk menahan agar air matanya tak menetes.


Boss muda masuk kedalam ruangan pasien, sedangkan Zoi memutuskan untuk kembali ke rumah Boss besar dengan kaki agak sedikit pincang karena lutut yang berdarah Zoi berjalan pelan dan menangis tersedu-sedu.


Ya Zoi memang menangis tersedu-sedu tapi bukan karena lututnya yang berdarah, melainkan hatinya yang sudah sangat terluka mendengar perkataan Boss muda tadi, sambil memukul-mukul dadanya yang terasa sesak Zoi terus berjalan dengan lutut yang masih berdarah keluar dari Rumah sakit.


Didalam ruangan pasien Boss muda menggenggam tangan Claudia, sebenarnya Claudia mendengarkan perkataan Boss muda dan Zoi tadi jadi dia agak sedikit lega dan sudah tidak khawatir lagi.


"Maafin aku Han, aku engga bermaksud tadi tapi pikiran aku kacau banget tadi sampai-sampai aku gak sadar berjalan ketengah jalan, ini konyol sekali Han" jawab Claudia dengan tersenyum.


"Saya mau jelaskan soal tadi Clau" ucap Boss muda.


"It's ok Han aku sudah mendengar semuanya, sekarang aku yakin kalau kamu sangat mencintai aku dan hanya berpura-pura menikahinya" Claudia tersenyum senang.


"Ya aku sangat lega kamu sudah percaya lagi sama aku Clau, seperti yang kamu mau setelah kamu kembali dari Jerman nanti saya akan langsung ceraikan Zoi" Boss muda meyakinkan Claudia.


Sementara Zoi sudah sampai dirumah Boss besar, Zoi menemui Boss besar yang sedari tadi sudah menunggunya.


"Zoi kaki kamu kenapa Nak sampai berdarah begini, dan mana Han?" tanya Boss besar sambil memegangi Zoi untuk duduk.


Zoi menceritakan segalanya kepada Boss besar.

__ADS_1


"Alah palingan wanita itu caper sama si Han untuk menggoyahkan hati Han lagi, saya sudah hafal betul trik dia" ucap Boss besar kesal sambil mengoleskan betadine ke lutut Zoi.


"Saya akan tetap menikah dengan Boss muda, tapi apa boleh saya mengajukan syarat Boss besar?" Zoi sedikit ragu untuk bilang.


"Ya tentu apa syaratnya? sebisa mungkin akan saya kabulkan persyaratan kamu Zoi" jawab Boss besar.


"Saya ingin kuliah dan masih ingin bekerja juga Boss besar" ucap Zoi dengan menundukkan kepalanya.


"Kamu mau kuliah itu bagus Zoi saya akan dukung itu, nanti saya akan suruh Han temani kamu untuk mendaftar ya, dan kamu masih boleh bekerja tapi tidak direstoran lagi Zoi!" jawab Boss besar.


"Wah terimakasih banyak Boss besar, tapi kenapa tidak direstoran lagi?" Zoi sedikit kecewa.


"Karena saya akan membuat kamu lebih dekat lagi dengan Han, kamu akan saya tempatkan dikantor properti sebagai salah satu staff disana, dengan begitu 24 jam kamu akan bersama Han" senyum Boss besar.


"Em iya Zoi setuju Boss besar" sambil tersenyum ceria.


Tiba-tiba handphone Boss besar berbunyi.


Kringgggggg..


Kringggggg...


Dilihatnya ternyata itu telepon dari Boss muda.


"Ya halo, pulang kamu Han bukan malah menelpon Papah" ucap Boss besar dengan nada tingginya.


"Pah, Han akan merawat Claudia disini besok dia baru bisa boleh pulang nanti Han akan segera menemui Papah karena ada Hal yang mau Han bicarakan" ucap Boss muda.


"Kamu itu lebih mementingkan wanita itu daripada calon isteri mu sendiri, kamu tau Zoi pulang dengan lutut yang berdarah dia terjatuh saat hendak menolong wanita mu itu, tau ga!" Boss besar marah.


"Aaa apa Pah? Zoi berdarah lututnya?" tanya Boss muda sedikit khawatir.

__ADS_1


"Ah sudahlah Papah tidak mau bicara lagi" Boss besar menutup teleponnya.


__ADS_2