My Boss My Lovely

My Boss My Lovely
Kepergok


__ADS_3

Pukul 06.00 pagi alarm milik Boss muda berbunyi, kringgg kringgg sinar matahari pagi juga sudah menyelusup ke sela-sela gordeng kamar Boss muda, sedang kan Boss muda masih tidur diatas tubuh mungil Zoi.


Zoi yang sudah terbangun duluan lebih memilih untuk menikmati kebersamaan nya dengan Boss muda ini, setelah beberapa saat Boss muda mulai terbangun.


"Hmm" Boss muda menguap dan membuka matanya, dilihat nya Zoi yang berada dibawah tubuh nya, sontak Boss muda kaget sambil langsung turun dari tubuh Zoi.


"Astaga, kamu ternyata kembali juga kan kerumah saya? lagian segala kabur-kaburan si" ucap Boss muda sambil mengucek-ngucek matanya.


Zoi yang kesal mendengar ucapan Boss muda akhirnya memutarkan kembali Voice note semalam, yang berisi ancaman jika Zoi tidak pulang kerumah Boss muda malam ini, maka Boss muda akan melompat dari lantai 2 rumahnya.


Boss muda yang mendengarkan voice note itu merasakan malu dan menutupi wajahnya dari Zoi.


"Gimana? masih beranggapan kalo saya mau kembali kesini?" ucap Zoi.


"Apa salah nya voice note itu semua orang pun kalau sedang mabuk bisa bicara apapun itu" jawab Boss muda dengan sedikit rasa malu.


"Yaudah terserah tapi lain kali kalo mabuk-mabukan lagi jangan ganggu saya" ucap Zoi, sambil bangun dari kasur hendak pergi meninggalkan Boss muda.


Boss muda langsung menarik tangan Zoi, Zoi pun jatuh dipangkuan Boss muda, Boss muda memeluk pinggang Zoi dengan kedua tangan nya.


"Ih Boss muda lepasin saya" ucap Zoi kesal.


"Kalau semalaman saja kamu sanggup tidur dengan saya, kenapa sekarang kamu berontak?" tanya Boss muda dengan sedihnya.


"Ya terus sekarang apa mau Boss muda" ucap Zoi sambil berusaha lepas dari pangkuan Boss muda.

__ADS_1


"Saya mau kamu tinggal lagi dirumah saya, nanti saya akan suruh anak buah saya untuk mengambil barang-barang kamu lagi, sekarang kamu katakan kemana kamu bawa barang-barang kamu itu?" tanya Boss muda.


"Oke oke saya akan jawab tapi lepaskan saya dulu" ucap Zoi.


Perlahan Boss muda melepaskan pelukan nya dari pinggang Zoi, Zoi pun tak menyia-nyiakan nya untuk kabur dari Boss muda, Zoi segera lari menuju pintu depan, Boss muda yang tidak mau Zoi pergi lagi dari rumahnya mengejar Zoi.


Zoi berhasil membuka kunci pintu depan rumah Boss muda dan pintu rumah pun terbuka baru sedikit, karena Boss muda kembali meraih tubuh mungil Zoi, dipangku nya Zoi menuju kamar Boss muda, walaupun Zoi masih memberontak Boss muda tetap membawa Zoi ke kamarnya.


Sementara itu Claudia tiba dihalaman rumah Boss muda, melangkah menuju pintu depan rumah Boss muda, saat hendak mengetuk pintu ternyata pintu depan sudah terbuka, Claudia pun langsung nyelonong masuk untuk menemui Boss muda.


Sedikit cerita Claudia mengetahui alamat rumah baru Boss muda karena saat mereka bertemu Claudia meminta alamat rumah Boss muda.


Dikamar Boss muda terpaksa menidurkan Zoi diatas kasur karena masih berontak untuk kabur dari rumah Boss muda, kedua tangan Zoi dipegangi oleh Boss muda, sekarang Boss muda berada diatas tubuh Zoi karena terus berteriak Boss muda mencium bibir Zoi, membuat Zoi berhenti berteriak dan malah menyukai nya.


Tak lama langkah kaki Claudia menuju kamar Boss muda, Claudia melihat Boss muda sedang bersama Zoi dengan posisi mereka sedang berciuman, Claudia sangat marah.


"Apa-apan ini Han?" teriak Claudia.


Boss muda dan Zoi kaget atas kedatangan Claudia, Zoi dan Boss muda langsung berhenti berciuman dan terdiam melihat Claudia yang sangat marah, Claudia menghampiri Zoi kemudian menarik Zoi menjauh dari Boss muda, Claudia yang sangat marah kemudian hendak menampar pipi Zoi, namun dihentikan oleh Boss muda.


"Udah cukup Clau, aku yang salah bukan Zoi kalau kamu mau marah marah sama aku aja" ucap Boss muda.


Claudia berdiri dihadapan Zoi menatap penuh kemarahan.


"Kamu, bukan kah saya sudah peringatkan kamu untuk menjauhi Han? kenapa kamu engga mengerti juga, asal kamu tau kamu itu cuma dijadikan pelarian saja oleh Han disaat saya tidak ada bersamanya" ucap Claudia.

__ADS_1


"Saat ini kamu sudah ada disini kan, kenapa dia tidak menghubungi kamu saat mabuk, dan kenapa dia memaksa saya terus menerus untuk tinggal bersamanya, kamu tanyakan itu sendiri sama dia bukan saya" jawab Zoi tegas sambil pergi dari hadapan Claudia dan Boss muda.


"Mungkin kamu benar Clau buat saya Zoi hanya pelarian saja disaat saya merindukan kamu" ucap Boss muda.


"Iya memang hanya sebatas itu jadi sekarang aku minta sama kamu Han lupakan wanita itu, atau kamu akan benar-benar kehilangan saya selamanya" ucap Claudia.


"Apa maksud kamu Clau, kehilangan kamu selama-lamanya?" tanya Boss muda.


"Kalau kamu masih berhubungan terus menerus dengan wanita itu, aku akan selamanya menetap di Jerman dan kamu gak akan pernah melihat aku lagi, paham!" jawab Claudia sambil meneteskan air matanya.


"Jangan pernah meninggalkan saya lagi Clau, saya janji tidak akan pernah menemui Zoi lagi" ucap Boss muda.


"Baguslah kalau kamu paham, sekarang kamu mandi aku tunggu dibawah jangan sampai Papah kamu menunggu dengan janji yang sudah kita buat" ucap Claudia sambil berlalu meninggalkan kamar Boss muda.


Boss muda terdiam sejenak memikirkan keadaan Zoi saat ini, ingin rasanya saat ini dia berlari menyusul Zoi.


Zoi yang pagi ini mengalami banyak hal duduk dipinggiran jalan seraya menenangkan dirinya.


"Kalau aku boleh jujur ingin rasanya aku memperjuangkan cinta ku terhadap Boss muda, apa aku tidak berhak untuk bersama dia? apa aku hanya sekedar pelampiasannya saja? sebenarnya seperti apa perasaan kamu terhadap aku Boss muda?" Zoi merasa sedih atas apa yang terjadi hari ini tapi Zoi tak ingin melepaskan Boss muda dan bimbang harus berbuat apa.


Boss muda dan Claudia sudah didalam mobil untuk pergi menemui Boss besar, Claudia sedikit tersenyum lega karena setelah ini dia akan meminta untuk bertunangan terlebih dahulu dengan Boss muda supaya setelah dia bekerja satu tahun lagi di Jerman dia bisa langsung menikahi Boss muda.


Boss muda menyetir mobil dengan sedikit melamun pikirannya terus menerus memikirkan Zoi, dia mulai ragu dengan keputusan nya untuk mempertahankan Claudia, bertahun-tahun Boss muda mencintai Claudia baru kali ini hatinya goyah karena Zoi.


Setelah hampir satu jam perjalanan Boss muda dan Claudia, Akhirnya sampai dirumah Boss besar.

__ADS_1


__ADS_2